Ghulam Farras Muhammad Ghulam Farras, 22 tahun. Saat ini sedang menempuh kuliah Jurusan Sastra Jerman UNESA dan bercita-cita menjadi dosen. Sangat mencintai bahasa dan tertarik dengan dunia jurnalistik dan kepenulisan. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca, menulis, dan mengantuk.

7 Istilah YouTube Ads yang Wajib Banget Kamu Ketahui!

2 min read

Istilah Youtube Ads

Siapa sih yang gak kenal YouTube? Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa pasti mengenalnya. Sejak pertama kali muncul pada tahun 2005, YouTube mengalami banyak perkembangan. Saat ini, semua orang bisa mendapat uang melalui YouTube Ads. Hal tersebut membuat profesi sebagai YouTuber tumbuh bak jamur di musim hujan. Buat kamu yang ingin mendapat uang dari menjadi YouTuber, kamu wajib mengetahui 7 istilah YouTube Ads berikut!

1. AdSense

Istilah Youtube Ads https://blog.arfadia.com/content/images/2018/10/google-adsense-logo-1-compressor.jpg
Tujuan utama kebanyakan youtuber

Istilah YouTube Ads yang satu ini menjadi tujuan dari banyak YouTuber yang membuat kanal YouTube. Bisa kita bilang hampir semua YouTuber menginginkannya. Apa lagi kalau bukan Google Adsense. Seperti namanya, Google Adsense merupakan layanan media kerja sama milik Google untuk menampilkan iklan. Dengan ini, seorang YouTuber akan mendapat uang dari iklan yang muncul di video mereka.

2. Monetized

Istilah Youtube Ads https://i.ytimg.com/vi/r9DlcBcXaj4/maxresdefault.jpg
Sedikit lagi dapat duit, nih!

Monetized merupakan kondisi saat kita bisa memonetisasi kanal YouTube. Monetisasi? Apa lagi itu? Mudahnya, monetisasi adalah proses menguangkan jerih payah kamu setelah membuat video. Penguangan ini tentu saja melalui bantuan dari Google AdSense.

Kamu harus memenuhi beberapa kriteria untuk bisa memonetisasi kanal YouTube, seperti jumlah views dan jumlah jam tayang. Hal tersebut tentu saja untuk menjaga kepuasan para pemasang iklan. Udah ngiklan mahal-mahal, taunya gak ada yang ngeliat. Rugi, kan?

3. CPV, CPM, dan CPA

Istilah Youtube Ads https://thenextscoop.com/wp-content/uploads/2017/03/Use-CPM-CPC-and-CPA-to-convert-customers-1280x720.png
Bidding strategy untuk iklan di kanal kamu

Ini dia istilah ketiga yang wajib kamu ketahui. CPV, CPM, dan CPA merupakan bidding strategy untuk para pemasang iklan di video kamu. Ketiganya sendiri merupakan akronim dari Cost per View (CPV), Cost per Mile (CPM), dan Cost per Acquisition (CPA).

Saat kamu membuat akun Google AdSense dan menyambungkannya ke kanal YouTube, kamu harus menentukan melalui metode apa para pemasang iklan membayar iklan yang muncul di video kamu. Berikut penjelasan mengenai ketiga metode bidding strategy di atas:

  1. CPV: Pemasang iklan membayar sejumlah views video kamu.
  2. CPM: Pembayaran terjadi setelah iklan mendapat jatah 1000 kali tayang.
  3. CPA: Kamu akan mendapat uang sesuai dengan jumlah orang yang menekan iklan.

4. TrueView Ads

Istilah Youtube Ads https://www.affde.com/uploads/article/117671/3vY6vyafKUqepcMl.png
Iklan yang sering kita jumpai

TrueView Ads merupakan salah satu dari tiga jenis iklan di YouTube. Jenis iklan ini merupakan jenis yang paling sering kita temui saat menonton YouTube. Biasanya, TrueView Ads menggunakan metode bidding strategy CPV dan CPA. Pemasang iklan hanya akan membayar ketika ada orang yang menonton iklan mereka lebih dari 30 detik atau melakukan interaksi dengan iklan tersebut.

5. Preroll Ads

Istilah Youtube Ads https://lisbdnet.com/wp-content/uploads/2021/10/What-is-pre-roll-advertising.jpg
Iklan musuh sejuta umat

Kamu pernah gak saat tengah asyik nonton video tiba-tiba muncul iklan? Ngeselin  banget pasti, kan? Iklan yang ngeselin itu termasuk ke dalam jenis Preroll Ads. Iklan ini bisa muncul baik di awal, di tengah, maupun di akhir video. Nah, yang lebih ngeselinnya lagi, iklan ini gak bisa kamu skip sehingga membuat kamu harus menunggu hingga iklan tersebut selesai.

Baca juga: Murah Meriah! Simak 5 Rahasia Jadi YouTuber Lewat Ponsel Cerdas!

6. Bumper Ads

Sering kita jumpai di ponsel cerdas

Buat kamu pengguna ponsel cerdas, kamu pasti sering berjumpa dengan jenis iklan yang satu ini. Bumper Ads  merupakan jenis iklan yang memiliki durasi lebih pendek dari dua jenis iklan sebelumnya. Maka dari itu, para pemasang iklan jenis ini lebih memilih untuk menampilkan iklan mereka di ponsel cerdas.

Baca juga: Berapa Gaji YouTuber Pemula? Ini Perhitungannya!

7. Demonetized

Momok bagi sebagian YouTuber

Demonetized merupakan kondisi yang berkebalikan dengan monetized. Maka dari itu, istilah ini menjadi momok bagi sebagian YouTuber. Banyak hal yang menyebabkan terjadinya demonetized pada kanal YouTube kamu, seperti penipuan, konten seksual, hate speech, kekerasan, perundungan, umpatan, narkotika dan zat adiktif lainnya, serta isu-isu kontroversial.

Kondisi ini biasanya muncul berbarengan dengan icon berbentuk dolar berwarna kuning atau merah. Warna tersebut menunjukkan tingkat keparahan pelanggaran kebijakan publik. Jadi, patuhi segala peraturan yang ada di YouTube dan jangan sampai kanal YouTube kamu kena ‘dolar kuning’, yah!

Baca juga: Mengenal YouTube Ads dari Definisi dan Jenisnya, Yuk!

Itu dia 7 istilah YouTube Ads yang wajib banget kamu ketahui! Semua istilah di atas akan sangat membantu kamu, baik yang ingin memulai untuk menjadi YouTuber maupun yang ingin ngiklan di YouTube. 

Nah, buat kamu yang ingin ngiklan di YouTube, kamu harus memiliki pemahaman mengenai YouTube Ads secara komprehensif terlebih dahulu. Oleh karena itu, kamu bisa mengikuti kelas YouTube Ads Dasar bersama MySkill.id! Selain itu, kamu juga bisa mengikuti berbagai kelas mengenai Online Marketing dan belajar cara memasang iklan di berbagai platform, loh! Jadi, tunggu apa lagi? Ayo segera bergabung bersama MySkill.id!

Editor: Bynta Ayu Hanifa

Ghulam Farras Muhammad Ghulam Farras, 22 tahun. Saat ini sedang menempuh kuliah Jurusan Sastra Jerman UNESA dan bercita-cita menjadi dosen. Sangat mencintai bahasa dan tertarik dengan dunia jurnalistik dan kepenulisan. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca, menulis, dan mengantuk.