Shania Putri Ayuri Shania, 22 tahun. Mantan mahasiswi karena baru saja lulus. Suka masak dan cukup senang membaca. Memiliki ketertarikan terhadap bidang gizi, kuliner, dan manfaatnya terhadap kesehatan. Jika ada waktu senggang, biasanya dihabiskan untuk nonton Youtube atau baca cerita fiksi.

6 Poin Paling Jitu yang Oke Banget untuk Membuat CV Terlihat Menarik

2 min read

cv menarik

Siapa sih yang nggak tahu Curriculum Vitae? Terlebih bagi seorang jobseeker. Benar sekali, pembuatan CV yang menarik memiliki peranan penting ketika kamu melamar suatu pekerjaan. Melalui CV, perusahaan akan mempertimbangkan apakah kamu layak lolos atau tidak.

Cukup banyak yang merasa bahwa biodata diri ini adalah salah satu penyebab recruiter tidak menerima lamaran kerja. Walaupun terkesan simple, tentu perlu memperhatikan beberapa poin penting terkait apa saja yang dicantumkan.

Biar nggak bingung, mari kita bahas cara-cara jitu dalam menulis CV agar lolos scanning oleh para recruiter bareng MySkill.id!

1. Cantumkan Nama, Gelar, dan Detail Kontak dalam CV

Cara menyusun CV yang menarik
Identitas diri dalam CV sangat penting

Cantumkan nama panjang, gelar profesional jika ada, dan alamat. Alamat email dan nomor telepon aktif harus banget ditulis nih, karena merupakan salah satu cara agar recruiter dapat menghubungi kamu. Pastikan alamat email juga terlihat profesional, ya!

Kamu dapat menambahkan tautan profil LinkedIn. Jika melamar pada posisi yang berkaitan dengan desain, lampirkan juga tautan di mana portofolio tersedia. Bagaimana dengan link sosial media? Kamu bisa mencantumkannya, namun perlu diingat juga, terkadang recruiter juga melihat apa saja yang dibagikan dan disebarkan. Nah, tentu bisa dengan bijak memilih untuk menuliskannya atau tidak.

2. Riwayat Pendidikan

Cara menyusun CV yang menarik
Tulis riwayat pendidikan secara runtut dengan kronologis terbalik

Tulislah mulai dari yang terbaru dengan detail institusi dan tanggal atau waktu menempuh pendidikan. Bagi kamu seorang fresh graduates, pencantuman IPK juga terkadang merupakan salah satu hal yang menjadi pertimbangan perusahaan.

Paparkan riwayat pendidikan dengan runtut mulai dari pendidikan terakhir dan paling rendah SMA/SMK/Sederajat. Tidak perlu SMP bahkan SD, ya! Jika telah memperoleh gelar, bisa tuliskan juga project yang pernah kamu lakukan.

3. Tuliskan Pengalaman Organisasi dan Pengalaman Kerja yang Relevan

Cara menyusun CV yang menarik
Lengkapi dengan pengalaman organisasi dan kerja

“Aku fresh graduate, belum punya pengalaman kerja, aku harus gimana?” Tenang saja, pengalaman organisasi jadi cara paling aman dalam membuat CV. Namun, pastikan aktivitas yang kamu lakukan masih berhubungan, ya!

Bagi yang sudah punya pengalaman kerja, urutkan mulai dari yang paling baru dengan detail posisi atau jabatan, durasi bekerja, serta tanggung jawab atau deskripsi pekerjaannya. Ingat! Pastikan pengalaman memiliki relevansi yang tinggi terhadap posisi yang kamu lamar. 

4. Skills yang Kamu Miliki

Asah skills
Skills yang mendukung wajib banget ditulis agar dapat poin plus

Contohnya saat melamar posisi digital marketing specialist, beberapa job desk yang mendukung seperti digital strategist, social media strategist, digital campaign, SEO specialist, dan lainnya akan menjadi poin plus paling jitu untuk dilirik recruiter!

Saat ini sudah banyak tersedia platform kursus online untuk meningkatkan keterampilan salah satunya Myskill.id. Sertifikat yang kamu dapatkan setelah mengikuti pelatihan dapat kamu cantumkan jika bidangnya itu relevan, ya!

5. Format CV Harus Profesional Tetapi Tetap Menarik

Format yang profesional
Cukup bikin yang simple dan enak dibaca

Hal penting dalam CV adalah harus profesional namun tetap menarik. Menulis CV menggunakan salah satu bahasa saja, Indonesia atau Inggris, jangan setengah-setengah lho! Kalau kamu menggunakan campuran bahasa akan dinilai tidak konsisten. Pasti nggak mau kan?

Gunakan font yang readable seperti Arial, Calibri, atau Times New Roman biar recruiter tidak pusing. Pasti akan membutuhkan waktu lebih untuk membaca font yang terlalu aesthetic dan berliku-liku. Sudah banyak juga tersedia website penyedia template CV profesional yang menawarkan akses secara gratis, jadi sebenarnya kamu nggak perlu bingung lagi.

6. CV yang Singkat, Jelas, dan Padat akan Lebih Menarik

Susun yang ringkas dan jelas
Recruiter akan suka jika kamu menulis dengan jelas dan tidak bertele-tele

Menulis CV tiga halaman? It’s a big no. Jangan ya, dua halaman itu sudah maksimal. Tidak perlu mencantumkan segala hal meskipun banyak pengalaman, pilihlah yang paling berperan kuat dan relevan dengan posisi yang kamu lamar.

Hindari penggunaan kata-kata yang sudah populer atau mainstream, gunakan kata yang kaya makna. Misalnya dengan mengganti kata “memiliki banyak ide” menjadi “kreatif” atau “inovatif”.

Itu dia, 6 tips paling jitu menulis CV yang menarik agar recruiter melirik kamu. Bagi fresh graduates, kalian bisa banget untuk menerapkan cara penulisan ini dalam membuat biodata profesional. Yuk, berbagi pengalaman kiat-kiat mana saja yang menurut kalian paling ampuh agar perusahaan mau menerima lamaran kita!

Buat kamu yang ingin meningkatkan kualitas skill dan CV untuk menunjang karir, yuk join Myskill.id! Di sini, kami menyediakan berbagai pelatihan upskilling via e-learning dan bootcamp yang bisa kamu ikuti dengan berbagai praktisi dan cara yang menyenangkan.

Editor: Valentina Yasyfa

Shania Putri Ayuri Shania, 22 tahun. Mantan mahasiswi karena baru saja lulus. Suka masak dan cukup senang membaca. Memiliki ketertarikan terhadap bidang gizi, kuliner, dan manfaatnya terhadap kesehatan. Jika ada waktu senggang, biasanya dihabiskan untuk nonton Youtube atau baca cerita fiksi.