Fathya Tyas Yudila Utami Fathya Tyas Yudila Utami, 20. Sedang dalam masa studi pada tahun ketiga di jurusan Antropologi Sosial. Sengaja tidak belajar berenang agar tetap tenggelam dalam arus sastra yang memabukkan. Menamai dirinya sebagai buruh tulis yang tuna kata, sebab terkadang huruf-huruf jahil tidak pulang ke dalam kepala. Bercita menerbitkan anak-anak kata yang telah lahir sejak lama dalam satu, dua, seribu halaman (bila mampu) agar diketahui pernah berbagi udara yang sama dengan mahluk bumi lainnya.

4 Catatan Soal SEO Ini Bisa Bikin Artikelmu Nongkrong di List Utama Google, Loh!

2 min read

Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana mesin pencarian seperti Google mampu menampilkan sederet rekomendasi artikel pada laman utama mereka? Ternyata, Google mampu mendeteksinya lewat penggunaan keyword yang kamu tulis loh, sobat MySkill.id. Ya, penggunaan kata kunci semacam ini merupakan salah satu unsur yang menjadikan tulisanmu masuk dalam kategori SEO-friendly. Lantas, apa sih SEO ini?

Istilah SEO (Search Engine Optimization) memang sudah malang melintang di dunia kepenulisan artikel. Para writer memanfaatkannya untuk mendongkrak traffic pada website yang mereka miliki. Untuk mengaplikasikannya, kamu harus memperhatikan elemen yang ada dalam sebuah SEO. Maka dari itu, MySkill.id telah merangkum empat “hukum” yang tidak boleh tertinggal bila akan menggunakan aturan SEO pada tulisanmu! Jangan sampai terlewat, let’s scroll down!

1. Keberadaan Keyword dalam Ketentuan SEO-Friendly

Kata kunci jadi penting dalam penulisan SEO.
Keyword dan Google yang saling bertaut

Adanya kata kunci pada sebuah artikel akan memudahkan Google dalam menampilkan rekomendasi yang relevan dengan apa yang tertulis pada mesin pencariannya. Hal inilah mengapa mesin ajaib ini secara cepat dapat menampilkan segala sesuatu yang kamu butuhkan, karena telah bertaut dengan kata kunci yang sesuai.

Mengenai keyword ini, kamu dapat mengakses Google Trend untuk melihat kecenderungan seperti apa yang memiliki magnet paling besar dalam menarik minat audience. Sebaran kata kunci ini dapat kamu sematkan pada setiap bagian artikel ya, sobat MySkill.id. Namun, jangan sampai berlebihan menggunakannya! Kamu harus pandai menyisipkan keyword agar artikel tersebut tetap enak saat audience membacanya. 

2. SEO-Friendly dan Sub-Judul Artikel

Isi artikel harus dibagi ke dalam beberapa sub-judul.
Membagi isi artikel dalam beberapa sub-judul

Artikel yang ramah SEO biasanya terbagi lagi dalam beberapa sub-judul nih, sobat MySkill.id. Nah, apabila kamu memperhatikan headline sebuah artikel, biasanya mereka akan menuliskan judul dengan menyertakan besaran angka di depan. Penulisan headline semacam itulah yang nantinya akan melahirkan rentetan sub-judul pada artikel yang mereka miliki, membuat bacaan menjadi lebih kaya informasi tentunya. 

Selain memudahkan kamu dalam menyisipkan keyword, keberadaan sub-judul turut membantu audience untuk mengetahui isi dari artikel dalam bentuk poin-poin yang jelas. Artikel yang SEO-friendly ini cocok banget untuk para viewers yang menerapkan sistem membaca cepat! Sangat efisien dalam segi waktu dan tenaga. Kamu tidak perlu merasa pusing lagi untuk menyimpulkan sebuah artikel yang bernarasi panjang. 

Baca Juga: 3 Jawaban Pertanyaan Seputar Google Analytics Bagi Pemula

3. Jumlah Kata: Syarat Menjadi Artikel yang Ramah SEO

Perhatikan jumlah kata dalam penulisan SEO.
Perhitungkan banyak kata di dalamnya!

Menjadi sangat penting untuk memperhatikan jumlah kata yang ada dalam sebuah artikel. Usahakan untuk tidak membuatnya terlalu pendek maupun terlampau panjang ya, sobat MySkill.id. Kalau kata lagunya Hindia sih, secukupnya. Kamu harus mengenal dulu apa-apa saja yang seharusnya masuk dalam artikel tersebut. Selalu ingat untuk jangan menyulitkan pembaca dengan kalimat yang panjang tetapi tidak bermakna.

Kamu dapat menuliskan sebuah artikel paling sedikit dalam 500 kata. Kamu dapat mulai menggarap tulisan tersebut dengan membuat gambaran kasarnya terlebih dahulu. Setelahnya lakukanlah screening untuk mengurangi atau menambah kalimat yang kamu rasa perlu ada di dalamnya. Di tahap inilah kamu dapat memadatkan isi artikel, tidak terlalu berlebihan ataupun kekurangan supaya tergolong SEO-friendly.

4. Penautan Link Membantu Peningkatan SEO dalam Artikel

Ingat juga tentang tautan di SEO.
Tingkatkan SEO dengan tautan link

Menautkan link dalam artikel merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas dari SEO. Link tersebut terbagi menjadi dua, yaitu internal link dan external link. Internal link merupakan tautan yang terhubung masih dengan website yang sama dan akan mengarahkan kamu kepada artikel lain yang sejalan keywordnya. Sedangkan external link adalah penautan dengan website berbeda guna memberi referensi bacaan yang lebih.

Dua model link ini awamnya mudah sekali kamu jumpai dalam sebuah artikel sebab keberadaannya yang mudah untuk terdeteksi. Bagaimana tidak, biasanya tautan link akan tersaji dengan tulisan bercetak biru yang membuatnya berbeda dengan kalimat lainnya nih, sobat MySkill.id. Hanya dengan satu klik saja, Google akan membawamu menuju artikel lain yang bisa menjadi bahan bacaan pilihan yang kamu butuhkan!

Jangan ragu untuk mengoptimalkan kualitas artikel agar semakin SEO-friendly dengan menerapkan empat hal di atas, ya! Tunggu apa lagi, jangan menunda hal baik hanya karena malas memulainya. Supaya kamu semakin bersemangat mengulik artikel yang berlabel “Ramah SEO”, MySkill.id punya tawaran menarik untukmu! Kamu dapat mempelajari penulisan artikel SEO-friendly ini dengan mendaftarkan diri pada kelas dalam kategori strategi konten yang kami miliki.

Cukup dengan mengakses MySkill.id temukanlah kelas-kelas rekomendasi terbaik dengan sederet benefit yang hanya bisa kamu jumpai di sini. Setelah melakukan pembayaran, kamu langsung bisa mengakses modul pembelajaran yang telah tersedia. Buruan daftar yuk, kelas Menulis Artikel Ramah SEO sudah menantimu!

Buat kamu yang ingin meningkatkan kualitas skill dan CV untuk menunjang karir, yuk join Myskill.id! Di sini, kami menyediakan berbagai pelatihan upskilling via e-learning dan bootcamp yang bisa kamu ikuti dengan berbagai praktisi dan cara yang menyenangkan.

Baca Juga: 5 Tips Copywriting Ini Bisa Menghipnotis Audiens Bila Kamu Memahaminya

Editor: Agnes Zefanya Yonatan

Fathya Tyas Yudila Utami Fathya Tyas Yudila Utami, 20. Sedang dalam masa studi pada tahun ketiga di jurusan Antropologi Sosial. Sengaja tidak belajar berenang agar tetap tenggelam dalam arus sastra yang memabukkan. Menamai dirinya sebagai buruh tulis yang tuna kata, sebab terkadang huruf-huruf jahil tidak pulang ke dalam kepala. Bercita menerbitkan anak-anak kata yang telah lahir sejak lama dalam satu, dua, seribu halaman (bila mampu) agar diketahui pernah berbagi udara yang sama dengan mahluk bumi lainnya.