Memahami MVVM: Pengertian, Alur Kerja dan Perbedaan dengan MVC

MVVM (Model-View-ViewModel) adalah salah satu pola arsitektur yang penting dalam pengembangan perangkat lunak modern. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan apa yang dimaksud dengan MVVM, alur kerjanya, mengapa memilih MVVM, dan perbandingannya dengan pola arsitektur lain seperti MVC (Model-View-Controller).

Apa Itu MVVM?

MVVM adalah singkatan dari Model-View-ViewModel. Ini adalah pola arsitektur perangkat lunak yang digunakan untuk memisahkan antara tampilan (View) dari logika bisnis (Model) dan tampilan tampilan (ViewModel). Ide utama di balik MVVM adalah memisahkan antara bagian logika bisnis dan tampilan aplikasi, sehingga membuat kode lebih terstruktur dan mudah dikelola.

  • Model: Ini adalah komponen yang bertanggung jawab untuk mengelola data dan logika bisnis aplikasi. Model merepresentasikan entitas dan operasi yang berhubungan dengan data.
  • View: View adalah elemen yang menangani tampilan atau presentasi aplikasi. Ini berisi elemen-elemen antarmuka pengguna, seperti tombol, teks, dan gambar, yang menampilkan informasi dari ViewModel.
  • ViewModel: ViewModel adalah penghubung antara Model dan View. Ini mengambil data dari Model, memprosesnya, dan menyiapkan data untuk ditampilkan di View. ViewModel juga mengatur logika antarmuka pengguna yang tidak boleh berada dalam Model atau View.

Tertarik Jadi Software engineering? Baca panduan lengkap Software Engineering di sini.

Alur Kerja MVVM

Alur kerja dalam MVVM dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Pengguna berinteraksi dengan tampilan (View) aplikasi. Ini bisa berupa klik tombol, pengisian formulir, atau interaksi lainnya.
  2. Tampilan meneruskan permintaan pengguna ke ViewModel. ViewModel akan mengambil permintaan tersebut dan berinteraksi dengan Model sesuai kebutuhan.
  3. ViewModel memproses data dari Model. Ini bisa termasuk mengambil data dari database, melakukan perhitungan, atau melakukan operasi lain yang diperlukan.
  4. ViewModel mengirimkan hasilnya kembali ke tampilan (View). Tampilan akan menampilkan data yang diberikan oleh ViewModel kepada pengguna.
  5. Pengguna melihat hasilnya dan dapat terus berinteraksi. Proses ini berulang ketika pengguna melakukan tindakan lebih lanjut di aplikasi.

Tertarik jadi Data Analyst? Baca panduan lengkap Data Analysis ini.

Kenapa Memilih MVVM?

Ada beberapa alasan mengapa pengembang memilih MVVM sebagai pola arsitektur:

  1. Pemisahan Tugas yang Jelas: MVVM memungkinkan pemisahan yang jelas antara logika bisnis (Model), tampilan (View), dan penghubung (ViewModel), sehingga memudahkan pengembangan dan pemeliharaan kode.
  2. Pengujian yang Mudah: Karena logika bisnis terkonsentrasi dalam ViewModel, pengujian unit menjadi lebih mudah dan terpisah dari tampilan.
  3. Kode yang Lebih Bersih: ViewModel mengelola logika antarmuka pengguna, yang berarti tampilan (View) dapat lebih bersih dan terfokus pada tampilan saja, tanpa campur tangan dalam logika bisnis.
  4. Fleksibilitas dalam Desain Antarmuka Pengguna: MVVM memungkinkan pengembang untuk merancang antarmuka pengguna dengan lebih fleksibel, memungkinkan tampilan yang dapat diubah dengan cepat dan mudah.

Mau jadi HRD? Simak panduan lengkap Human Resource Development di sini.

Perbedaan MVVM vs MVC

Meskipun MVVM dan MVC memiliki tujuan yang sama dalam memisahkan tampilan, logika bisnis, dan model data, ada beberapa perbedaan kunci antara keduanya:

  1. ViewModel vs Controller: Dalam MVVM, ViewModel bertanggung jawab untuk menghubungkan Model dan View, sedangkan dalam MVC, Controller mengatur alur kerja aplikasi dan mengendalikan interaksi pengguna.
  2. Hubungan dengan Tampilan: Dalam MVVM, ViewModel lebih dekat dengan tampilan dan dapat memiliki banyak ViewModel yang terhubung dengan satu tampilan. Dalam MVC, Controller lebih independen dan lebih sering terkait dengan satu tampilan.
  3. Tampilan Aktif vs Pasif: Dalam MVVM, tampilan (View) lebih pasif dan hanya menampilkan data dari ViewModel. Dalam MVC, tampilan (View) lebih aktif dan dapat berinteraksi langsung dengan Controller.

Mau lancar Bahasa Inggris? Baca panduan lengkap bahasa Inggris, TOEFL, IETLS & Beasiswa ini.

Dalam pengembangan perangkat lunak modern, pemilihan antara MVVM dan MVC tergantung pada kebutuhan dan preferensi pengembang. MVVM menjadi lebih populer dalam pengembangan aplikasi berbasis antarmuka pengguna (UI) karena memungkinkan pengembangan yang lebih terstruktur dan fleksibel. Namun, kedua pola arsitektur ini dapat digunakan dengan sukses sesuai dengan situasi dan kebutuhan proyek.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan