Memahami OSI Layer: Definisi, Sejarah, Fungsi, Lapisan & Cara Kerja

OSI Layer, atau Open Systems Interconnection Layer, adalah kerangka kerja yang penting dalam dunia jaringan komputer yang membantu dalam pemahaman, pengembangan, dan pemeliharaan jaringan. Artikel ini akan menjelaskan apa itu OSI Layer, sejarah singkat OSI Layer, fungsi OSI Layer, tujuh lapisan OSI Layer, cara kerja OSI Layer, dan menutup dengan pentingnya pemahaman tentang model ini dalam pengelolaan jaringan.

Mau jago Microsoft Excel? Simak panduan lengkap Excel di sini.

Apa Itu OSI Layer?

OSI Layer adalah model referensi yang digunakan untuk menggambarkan bagaimana protokol jaringan berinteraksi dan berkomunikasi dalam suatu sistem jaringan. Model ini membagi fungsi jaringan ke dalam lapisan yang berbeda, memungkinkan pengembangan, pemecahan masalah, dan pengelolaan yang lebih mudah.

Tertarik Jadi Software engineering? Baca panduan lengkap Software Engineering di sini.

Sejarah Singkat OSI Layer

Model OSI pertama kali diperkenalkan oleh International Organization for Standardization (ISO) pada tahun 1984. Tujuan utama model ini adalah untuk menyediakan kerangka kerja yang seragam untuk komunikasi jaringan sehingga perangkat dan protokol dari berbagai vendor dapat berinteraksi dengan baik. Meskipun model ini tidak selalu diikuti secara ketat dalam implementasi jaringan nyata, itu tetap menjadi dasar penting dalam pengembangan jaringan komputer.

Tertarik jadi Graphic Designer? Baca panduan lengkap Graphic Design di sini.

Fungsi OSI Layer

Fungsi utama dari OSI Layer adalah:

  1. Pemisahan Tugas: Model ini memisahkan fungsi jaringan ke dalam lapisan-lapisan yang berbeda, setiap lapisan memiliki tanggung jawab yang berbeda.
  2. Interoperabilitas: Model OSI memastikan bahwa perangkat dan protokol dari vendor yang berbeda dapat berkomunikasi dengan baik jika mereka mengikuti standar yang sama.
  3. Pemecahan Masalah yang Efisien: Dengan memisahkan masalah ke dalam lapisan yang berbeda, model ini mempermudah identifikasi dan penyelesaian masalah dalam jaringan.

Tujuh Lapisan OSI Layer

Model OSI terdiri dari tujuh lapisan yang membentuk tumpukan protokol yang berurutan. Berikut adalah tujuh lapisan tersebut, dari lapisan terendah ke tertinggi:

  1. Physical Layer (Lapisan Fisik): Bertanggung jawab untuk mengirimkan bit-bit data melalui media fisik seperti kabel atau sinyal nirkabel.
  2. Data Link Layer (Lapisan Link Data): Menangani pengiriman frame data antara perangkat yang terhubung dalam satu segmen jaringan.
  3. Network Layer (Lapisan Jaringan): Bertugas untuk mengatur alamat logis, routing, dan mengirimkan paket data antar jaringan yang berbeda.
  4. Transport Layer (Lapisan Transportasi): Menyediakan kontrol kesalahan, pengiriman data yang handal, dan pengaturan aliran data antara dua perangkat.
  5. Session Layer (Lapisan Sesi): Bertanggung jawab untuk mengelola koneksi dan sesi komunikasi antara dua perangkat.
  6. Presentation Layer (Lapisan Presentasi): Menangani enkripsi, kompresi, dan pengkodean data untuk memastikan kompatibilitas antar sistem yang berbeda.
  7. Application Layer (Lapisan Aplikasi): Merupakan lapisan teratas yang berhubungan langsung dengan aplikasi dan layanan yang digunakan oleh pengguna akhir, seperti web browser atau email client.

Mau jadi Akuntan, Pajak atau Auditor? Baca panduan lengkap Akuntansi, Pajak dan Audit di sini

Bagaimana Cara Kerja OSI Layer?

Cara kerja OSI Layer dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Setiap lapisan berkomunikasi dengan lapisan yang berdekatan, baik di atas atau di bawahnya, melalui antarmuka yang ditentukan.
  • Data yang dikirim dari lapisan aplikasi ke lapisan fisik melalui tumpukan lapisan yang berurutan.
  • Setiap lapisan menambahkan informasi kontrol atau header yang relevan ke data sebelum meneruskannya ke lapisan di bawahnya.
  • Di sisi penerima, setiap lapisan menghapus header yang relevan sebelum meneruskan data ke lapisan di atasnya.
  • Proses ini berlanjut hingga data mencapai tujuannya.

Penutup

Model OSI Layer adalah landasan yang penting dalam dunia jaringan komputer. Ini membantu memahami bagaimana protokol jaringan berinteraksi dan berkomunikasi dalam sistem jaringan. Pemahaman yang baik tentang model ini membantu administrator jaringan dan pengembang dalam membangun, mengelola, dan memecahkan masalah jaringan dengan lebih efisien.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan