Mengenal Referral Marketing: Definisi, Manfaat, Jenis, Contoh & Bedanya dengan Affiliate Marketing

Referral, dalam konteks pemasaran, merujuk pada praktik mendapatkan pelanggan baru melalui rekomendasi atau referensi dari pelanggan yang sudah ada atau pihak ketiga. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan apa yang dimaksud dengan Referral Marketing, manfaatnya, jenis-jenis referral untuk menarik pelanggan, memberikan contoh referral, dan membandingkannya dengan praktik pemasaran afiliasi.

Mau jadi Sales atau Business Development? Baca panduan lengkap Sales & Business Development berikut

Apa itu Referral Marketing?

Referral Marketing adalah strategi pemasaran di mana bisnis mengandalkan rekomendasi atau referensi dari pelanggan yang sudah ada, mitra bisnis, atau pihak ketiga untuk mendapatkan pelanggan baru. Ini adalah bentuk pemasaran word-of-mouth yang kuat, di mana orang mempercayai rekomendasi dari teman, keluarga, atau orang-orang yang mereka kenal.

Manfaat Referral Marketing:

  1. Kepercayaan yang Lebih Tinggi: Pelanggan cenderung lebih percaya pada rekomendasi dari orang yang mereka kenal daripada iklan atau promosi lainnya.
  2. Pelanggan yang Lebih Setia: Pelanggan yang datang melalui referensi cenderung lebih setia dan memiliki tingkat retensi yang lebih tinggi.
  3. Biaya Akuisisi Pelanggan yang Lebih Rendah: Referral Marketing seringkali lebih ekonomis daripada iklan tradisional atau pemasaran online.
  4. Pertumbuhan Organik: Referral dapat menyebabkan pertumbuhan organik bisnis Anda melalui jaringan rekomendasi yang berkembang.

Mau jadi Product Manager? Baca panduan lengkap Product Manager berikut.

Jenis-jenis Referral untuk Menarik Pelanggan:

  1. Referral Mundur: Ini terjadi ketika pelanggan yang sudah ada merujuk pelanggan baru kepada bisnis. Misalnya, seorang pelanggan yang puas merujuk temannya untuk menggunakan layanan yang sama.
  2. Referral Pihak Ketiga: Ini terjadi ketika pihak ketiga, seperti selebriti atau pengaruh, merekomendasikan produk atau layanan Anda. Pengaruh media sosial yang populer seringkali digunakan dalam strategi ini.
  3. Referral Partner Bisnis: Bisnis dapat bekerja sama dengan mitra bisnis untuk merujuk pelanggan satu sama lain. Misalnya, restoran dapat merujuk pelanggan ke agen perjalanan yang sebelumnya mereka kerja sama.

Mau jadi HRD? Simak panduan lengkap Human Resource Development di sini.

Contoh Referral:

  1. Program Penghargaan Pelanggan: Bisnis dapat menawarkan program penghargaan kepada pelanggan yang merujuk pelanggan baru. Ketika pelanggan merujuk orang lain, mereka menerima diskon atau hadiah sebagai imbalan.
  2. Kode Referral: Bisnis dapat memberikan pelanggan kode referral yang dapat mereka bagikan dengan orang lain. Ketika orang lain menggunakan kode tersebut saat berbelanja, pelanggan yang merujuk akan mendapatkan imbalan.
  3. Ulasan dan Testimoni: Ulasan dan testimoni positif dari pelanggan dapat berfungsi sebagai bentuk referral. Mereka dapat dipublikasikan di situs web atau media sosial bisnis Anda.

Perbedaan antara Referral dan Affiliate Marketing:

  1. Sumber Rekomendasi: Dalam Referral Marketing, rekomendasi datang dari pelanggan yang sudah ada, mitra bisnis, atau pihak ketiga. Dalam Affiliate Marketing, rekomendasi datang dari afiliasi atau mitra pemasaran yang berperan sebagai perantara.
  2. Hubungan Bisnis: Dalam Referral Marketing, bisnis tidak selalu memiliki hubungan bisnis formal dengan pihak yang merujuk. Dalam Affiliate Marketing, bisnis memiliki kontrak atau kesepakatan formal dengan afiliasi.
  3. Tujuan Pemasaran: Referral Marketing bertujuan untuk mendapatkan pelanggan baru melalui rekomendasi. Affiliate Marketing bertujuan untuk mendapatkan penjualan atau konversi melalui mitra pemasaran.

Mau jago Microsoft Excel? Simak panduan lengkap Excel di sini.

Penutup:

Referral Marketing adalah strategi yang kuat untuk membangun bisnis dan mendapatkan pelanggan baru melalui rekomendasi dan referensi. Dengan manfaatnya yang mencakup kepercayaan yang lebih tinggi dan biaya akuisisi pelanggan yang lebih rendah, Referral Marketing telah menjadi strategi yang populer dalam dunia pemasaran modern.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan