Relational Database: Definisi, Fungsi, dan Contohnya

Definisi Relational Database

Dalam dunia teknologi informasi, basis data relasional (relational database) adalah tipe basis data yang menggunakan model data relasional untuk menyimpan dan mengelola data. Model data relasional ini didasarkan pada teori himpunan matematika dan terdiri dari tabel-tabel yang terkait satu sama lain melalui kunci asing (foreign keys). Setiap tabel dalam basis data relasional terdiri dari baris-baris (records) dan kolom-kolom (fields) yang mewakili entitas dan atribut-atributnya.

Tertarik jadi Data Analyst? Baca panduan lengkap Data Analysis ini.

Fungsi Relational Database

  1. Menyediakan Struktur Data yang Terstruktur: Relational database menyediakan struktur data yang terstruktur dalam bentuk tabel-tabel, yang memudahkan dalam penyimpanan dan pengelolaan data.
  2. Menyimpan Data yang Terkait: Dengan menggunakan kunci asing (foreign keys), relational database dapat menyimpan data yang terkait antara satu tabel dengan tabel lainnya.
  3. Memungkinkan Penggunaan SQL: Relational database menggunakan Structured Query Language (SQL) sebagai bahasa untuk mengakses dan memanipulasi data, sehingga memudahkan dalam pengelolaan basis data.
  4. Mendukung Integritas Data: Relational database mendukung berbagai jenis integritas data, seperti integritas referensial dan integritas domain, untuk memastikan keandalan dan konsistensi data.
  5. Memungkinkan Kueri yang Kompleks: Dengan menggunakan SQL, relational database memungkinkan pengguna untuk membuat kueri-kueri yang kompleks untuk mengambil data sesuai dengan kebutuhan.

Mau jadi UI-UX Designer? Cek panduan lengkap UI-UX Design berikut.

Contoh Relational Database

Contoh sederhana dari relational database adalah basis data untuk sebuah perusahaan yang mencakup tabel-tabel berikut:

  1. Tabel Karyawan (Employee): Tabel ini berisi informasi tentang karyawan, seperti ID karyawan, nama, alamat, dan posisi.
  2. Tabel Departemen (Department): Tabel ini berisi informasi tentang departemen dalam perusahaan, seperti ID departemen, nama departemen, dan lokasi departemen.
  3. Tabel Proyek (Project): Tabel ini berisi informasi tentang proyek-proyek yang sedang berjalan, seperti ID proyek, nama proyek, dan ID departemen yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.
  4. Tabel Penugasan (Assignment): Tabel ini berisi informasi tentang penugasan karyawan pada proyek tertentu, seperti ID penugasan, ID karyawan, ID proyek, dan tanggal mulai penugasan.

Mau jago Microsoft Excel? Simak panduan lengkap Excel di sini.

Dalam contoh ini, tabel-tabel tersebut saling terkait satu sama lain melalui kunci asing (foreign keys), misalnya karyawan dapat ditugaskan pada proyek tertentu yang terhubung dengan departemen yang bersangkutan. Dengan menggunakan relational database, perusahaan dapat dengan mudah mengelola informasi tentang karyawan, departemen, dan proyek-proyek yang sedang berjalan dengan efisien dan efektif.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan