Apa Itu ROAS: Pengertian, Peran Penting, Rumus & Contoh

ROAS (Return on Ad Spend) adalah metrik yang digunakan dalam dunia pemasaran digital untuk mengukur efisiensi dan efektivitas pengeluaran iklan. Metrik ini membantu para pemasar dan pengiklan untuk menilai sejauh mana iklan mereka menghasilkan keuntungan berdasarkan jumlah uang yang dihabiskan untuk iklan. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan pengertian ROAS, mengapa ROAS penting, rumus menghitung ROAS, memberikan contoh penggunaan ROAS, dan memberikan penutup.

Pengertian ROAS (Return on Ad Spend)

ROAS adalah singkatan dari Return on Ad Spend, yang dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai “Pengembalian dari Pengeluaran Iklan.” Metrik ini memberikan pandangan tentang seberapa efektif iklan dalam menghasilkan pendapatan. ROAS diukur sebagai rasio atau persentase yang mencerminkan berapa banyak pendapatan yang dihasilkan dari setiap dolar atau unit mata uang yang dihabiskan untuk iklan. Semakin tinggi ROAS, semakin baik hasilnya, karena itu berarti iklan menghasilkan keuntungan lebih besar daripada biayanya.

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

Mengapa ROAS Penting

ROAS memiliki peran penting dalam pemasaran digital dan periklanan online. Berikut adalah beberapa alasan mengapa ROAS penting:

  1. Pengukuran Keuntungan: ROAS memberikan pengukuran yang jelas tentang berapa banyak keuntungan yang dihasilkan dari setiap kampanye iklan. Ini memungkinkan pengiklan untuk menilai apakah kampanye tersebut berhasil atau tidak.
  2. Optimisasi Iklan: Dengan ROAS, pengiklan dapat mengidentifikasi kampanye iklan yang menguntungkan dan yang tidak. Mereka dapat mengalokasikan lebih banyak anggaran untuk kampanye yang berkinerja baik dan mengurangi anggaran untuk yang tidak berkinerja.
  3. Efisiensi Pengeluaran: ROAS membantu pengiklan untuk mengelola pengeluaran iklan dengan lebih efisien. Mereka dapat menghindari pemborosan anggaran pada iklan yang tidak menghasilkan hasil yang diinginkan.
  4. Perencanaan Anggaran: ROAS membantu dalam perencanaan anggaran iklan. Dengan mengetahui berapa banyak pendapatan yang dapat diharapkan dari setiap dolar iklan, pengiklan dapat menentukan berapa banyak yang ingin mereka alokasikan untuk iklan.

Tertarik Jadi Software engineering? Baca panduan lengkap Software Engineering di sini.

Rumus Menghitung ROAS

Rumus dasar untuk menghitung ROAS adalah sebagai berikut:

ROAS = Pendapatan Kotor / Biaya Iklan

Dalam rumus ini, “Pendapatan Kotor” adalah jumlah pendapatan yang diperoleh dari hasil iklan, dan “Biaya Iklan” adalah total biaya yang dikeluarkan untuk iklan.

Sebagai contoh, jika suatu perusahaan menghabiskan $1,000 untuk iklan dan menghasilkan $5,000 dalam pendapatan dari kampanye iklan tersebut, maka ROAS-nya adalah:

ROAS = $5,000 (Pendapatan Kotor) / $1,000 (Biaya Iklan) = 5

Dalam hal ini, ROAS adalah 5, yang berarti perusahaan tersebut menghasilkan $5 untuk setiap $1 yang dihabiskan untuk iklan.

Mau jadi Product Manager? Baca panduan lengkap Product Manager berikut.

Contoh ROAS

Misalkan sebuah toko online menghabiskan $2,000 untuk kampanye iklan di platform periklanan online. Selama kampanye tersebut, mereka menghasilkan total pendapatan kotor sebesar $8,000 dari penjualan yang berasal dari iklan tersebut.

Untuk menghitung ROAS, kita gunakan rumus:

ROAS = Pendapatan Kotor / Biaya Iklan

ROAS = $8,000 (Pendapatan Kotor) / $2,000 (Biaya Iklan) = 4

Dalam hal ini, ROAS adalah 4, yang berarti bahwa toko online tersebut menghasilkan $4 untuk setiap $1 yang dihabiskan untuk kampanye iklan tersebut.

Mau jadi Sales atau Business Development? Baca panduan lengkap Sales & Business Development berikut

Penutup

ROAS (Return on Ad Spend) adalah metrik penting dalam pemasaran digital yang membantu pengiklan dan pemasar untuk mengukur efisiensi dan efektivitas kampanye iklan. Dengan ROAS, mereka dapat memahami seberapa efektif iklan dalam menghasilkan keuntungan dan dapat mengoptimalkan pengeluaran iklan mereka. Dalam dunia pemasaran digital yang kompetitif, ROAS menjadi alat penting dalam mengukur kesuksesan kampanye iklan dan memastikan penggunaan anggaran yang efisien.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan