Memahami Standar Deviasi: Definisi, Fungsi, Rumus, Contoh & Nilai Standar

Standar deviasi adalah salah satu konsep penting dalam statistik yang digunakan untuk mengukur penyebaran data dari nilai rata-rata. Ini membantu Kita memahami sejauh mana data tersebar dari nilai tengah. Dalam artikel ini, Kita akan menjelaskan apa itu standar deviasi, fungsi dan rumusnya, memberikan contoh penggunaan standar deviasi, dan menguraikan apa yang dianggap sebagai nilai standar deviasi yang baik.

Apa itu Standar Deviasi?

Standar deviasi adalah ukuran statistik yang mengindikasikan sejauh mana data individu dalam kumpulan data menyebar dari nilai rata-ratanya. Semakin tinggi nilai standar deviasi, semakin besar penyebaran data dari rata-rata. Sebaliknya, semakin rendah nilai standar deviasi, semakin dekat data ke rata-rata.

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

Fungsi Standar Deviasi

Standar deviasi memiliki beberapa fungsi penting:

  1. Pengukuran Penyebaran: Standar deviasi digunakan untuk menentukan sejauh mana data tersebar. Ini membantu Kita memahami variasi atau ketidakpastian dalam kumpulan data.
  2. Identifikasi Outlier: Standar deviasi dapat membantu Kita mengidentifikasi data yang jauh dari rata-rata. Data-data ini disebut outlier dan mungkin memerlukan perhatian khusus.
  3. Perbandingan Data: Dengan membandingkan standar deviasi dari dua atau lebih kelompok data, Kita dapat menentukan kelompok mana yang memiliki tingkat variasi yang lebih tinggi atau lebih rendah.

Mau jadi UI-UX Designer? Cek panduan lengkap UI-UX Design berikut.

Rumus Standar Deviasi

Rumus standar deviasi digunakan untuk menghitung nilai standar deviasi dari kumpulan data. Rumus standar deviasi untuk populasi (σ) dan sampel (s) adalah sebagai berikut:

Standar Deviasi Populasi (σ):

Rumus Standar Deviasi Populasi

Standar Deviasi Sampel (s):

Rumus Standar Deviasi Sampel

Tertarik Jadi Software engineering? Baca panduan lengkap Software Engineering di sini.

Contoh Standar Deviasi

Misalkan Kita memiliki data nilai ujian matematika siswa dalam suatu kelas: [75, 82, 90, 68, 94]. Untuk menghitung standar deviasi, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Hitung Rata-Rata: Jumlahkan semua nilai dan bagi dengan jumlah data. (75 + 82 + 90 + 68 + 94) / 5 = 81.8.
  2. Hitung Selisih: Untuk setiap data, kurangkan nilai rata-rata dari data tersebut, kemudian kuadratkan selisihnya.
  • (75 – 81.8)^2 = 45.64
  • (82 – 81.8)^2 = 0.04
  • (90 – 81.8)^2 = 67.24
  • (68 – 81.8)^2 = 150.44
  • (94 – 81.8)^2 = 148.84
  1. Hitung Standar Deviasi: Jumlahkan hasil kuadrat selisih tersebut, lalu bagi dengan jumlah data (n). Akar kuadrat dari nilai ini adalah standar deviasi.
  • (45.64 + 0.04 + 67.24 + 150.44 + 148.84) / 5 = 82.24 / 5 = 16.45

Jadi, standar deviasi dari data ini adalah sekitar 16.45.

Mau jadi Product Manager? Baca panduan lengkap Product Manager berikut.

Berapa Nilai Standar Deviasi yang Baik?

Tidak ada nilai standar deviasi yang secara inheren baik atau buruk. Nilai standar deviasi yang “baik” sangat tergantung pada konteks dan tujuan analisis. Standar deviasi tinggi menunjukkan bahwa data memiliki variasi yang besar, sedangkan standar deviasi rendah menunjukkan sedikit variasi. Pemahaman nilai standar deviasi yang baik bergantung pada apakah variasi data dianggap sesuai dengan tujuan analisis kita atau tidak.

Misalnya, dalam konteks penelitian ilmiah, standar deviasi yang rendah mungkin diinginkan untuk menunjukkan konsistensi dalam data. Namun, dalam analisis keuangan, variasi yang lebih besar mungkin lebih umum karena data ekonomi sering kali bervariasi.

Kesimpulan

Standar deviasi adalah alat statistik yang penting untuk mengukur penyebaran data dari nilai rata-rata. Ini membantu Kita memahami variasi dalam data dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi outlier atau perbedaan antara kelompok data. Standar deviasi dihitung menggunakan rumus khusus, dan nilai standar deviasi yang “baik” sangat tergantung pada konteks analisis kita.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan