Mengenal Guerilla Marketing: Definisi, Manfaat, Jenis dan Contohnya

Guerilla marketing adalah strategi pemasaran kreatif dan tak konvensional yang menekankan kreativitas, inovasi, dan interaksi langsung dengan konsumen untuk mencapai tujuan pemasaran. Artikel ini akan membahas apa itu guerilla marketing, manfaatnya, jenis-jenisnya, contoh penerapannya, dan perbedaan antara guerilla marketing dan viral marketing.

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

Apa itu Guerilla Marketing dalam Digital Marketing?

Guerilla marketing adalah pendekatan pemasaran yang bertujuan untuk mencapai hasil maksimal dengan anggaran minimal. Ini melibatkan penggunaan taktik kreatif, tak konvensional, dan seringkali tidak terduga untuk menarik perhatian dan terlibat dengan audiens target.

Manfaat Guerilla Marketing

  1. Memaksimalkan Anggaran Pemasaran: Guerilla marketing sering kali lebih ekonomis dibandingkan dengan metode pemasaran tradisional, memungkinkan bisnis dengan anggaran terbatas untuk bersaing secara efektif.
  2. Memiliki Dampak yang Kuat: Taktik guerilla marketing yang kreatif dan inovatif memiliki potensi untuk membuat kesan yang mendalam pada konsumen dan memicu buzz di sekitarnya.
  3. Meningkatkan Interaksi dan Keterlibatan: Guerilla marketing cenderung melibatkan konsumen secara langsung, memungkinkan interaksi yang lebih mendalam dan personal.

Mau jadi Sales atau Business Development? Baca panduan lengkap Sales & Business Development berikut

Jenis-Jenis Guerilla Marketing

  1. Street Marketing: Meliputi kegiatan seperti graffiti, stiker, atau instalasi seni di lokasi publik yang strategis untuk menarik perhatian.
  2. Event Ambush: Memanfaatkan acara publik atau event besar untuk mempromosikan produk atau merek secara tidak resmi.
  3. Flash Mobs: Mengumpulkan sekelompok orang untuk melakukan aksi yang tidak terduga atau kreatif di tempat umum untuk menarik perhatian.
  4. Publicity Stunts: Mengorganisir kejadian atau aksi tak terduga untuk menciptakan buzz dan menarik perhatian media.

Mau jadi Product Manager? Baca panduan lengkap Product Manager berikut.

Contoh Penerapan Guerilla Marketing

  1. Red Bull Stratos: Red Bull menciptakan buzz besar dengan proyek “Stratos”, di mana Felix Baumgartner melakukan lompatan bebas dari luar angkasa. Acara ini ditonton oleh jutaan orang secara langsung dan menjadi pembicaraan hangat di seluruh dunia.
  2. The Piano Stairs: Sebuah perusahaan membuat tangga biasa di stasiun kereta bawah tanah menjadi tangga piano interaktif. Hal ini memancing orang-orang untuk naik tangga sambil bermain musik, menciptakan momen yang menyenangkan dan tidak terduga.

Apakah Guerilla Marketing dan Viral Marketing Sama?

Meskipun guerilla marketing dan viral marketing memiliki tujuan yang serupa yaitu menciptakan buzz dan interaksi dengan audiens, mereka adalah konsep yang berbeda.

Mau lancar Bahasa Inggris? Baca panduan lengkap bahasa Inggris, TOEFL, IETLS & Beasiswa ini.

  • Guerilla Marketing: Fokus pada taktik dan strategi kreatif dan tak konvensional untuk menarik perhatian dan terlibat dengan konsumen. Ini bisa termasuk tindakan langsung di lokasi fisik atau kegiatan yang menonjol di media sosial.
  • Viral Marketing: Lebih fokus pada penyebaran konten atau kampanye yang secara alami menyebar dengan cepat dan menciptakan buzz di platform online. Viral marketing dapat mencakup video, meme, atau konten yang dapat dengan mudah dibagikan.

Dalam ringkasan, guerilla marketing adalah pendekatan pemasaran yang mencakup strategi kreatif dan tak konvensional untuk mencapai hasil maksimal dengan anggaran terbatas, sementara viral marketing fokus pada penyebaran cepat dan alami dari konten atau kampanye di platform online. Meskipun berbeda, keduanya dapat saling melengkapi dalam mencapai tujuan pemasaran.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan