Ringkasan Buku Talk Triggers by Jay Baer & Daniel Lemin

Judul buku: Talk Triggers: The Complete Guide to Creating Customers with Word of Mouth

Penulis: Jay Baer & Daniel Lemin

Penerbit: Portfolio

Tahun penerbitan: 2018

“Talk Triggers: Panduan Lengkap untuk Menciptakan Pelanggan dengan Word of Mouth” adalah buku yang menggambarkan strategi yang kuat untuk meningkatkan bisnis Anda melalui perbincangan mulut ke mulut. Buku ini ditulis oleh Jay Baer dan Daniel Lemin. Mereka mengajarkan bahwa kunci kesuksesan dalam bisnis adalah menciptakan “Talk Triggers” atau pemicu pembicaraan yang unik dan menarik.

Talk Triggers adalah apa yang membuat pelanggan Anda bercerita tentang bisnis Anda kepada orang lain dengan sukarela. Ini bukan tentang iklan atau promosi berlebihan, melainkan tentang memberikan pengalaman yang luar biasa bagi pelanggan sehingga mereka merasa terdorong untuk berbagi pengalaman mereka dengan orang lain.

Salah satu contoh Talk Triggers yang efektif adalah memberikan pelayanan pelanggan yang luar biasa. Jika pelanggan Anda merasa diperlakukan dengan ramah, respon cepat terhadap pertanyaan mereka, atau solusi yang unik untuk masalah mereka, mereka akan senang untuk berbicara tentang pengalaman mereka kepada teman, keluarga, dan kolega.

Selain itu, Talk Triggers juga bisa berbentuk produk atau layanan yang unik dan inovatif. Misalnya, jika bisnis Anda menyediakan fitur yang tak biasa atau manfaat tambahan yang tidak dimiliki pesaing, pelanggan akan lebih cenderung berbicara tentang keistimewaan tersebut dengan orang lain.

Tetapi, untuk benar-benar efektif, Talk Triggers harus konsisten dan otentik. Ini harus menjadi bagian dari DNA bisnis Anda, bukan hanya trik pemasaran sesaat. Sebagai pemilik bisnis, Anda harus memastikan bahwa seluruh tim Anda terlibat dalam menyediakan pengalaman yang konsisten dan istimewa kepada setiap pelanggan.

Buku “Talk Triggers” ini berfungsi sebagai panduan lengkap bagi para pengusaha dan pemasar untuk mengembangkan strategi yang kuat dalam menciptakan pelanggan setia melalui rekomendasi dari mulut ke mulut. Dengan mengadaptasi prinsip-prinsip dari buku ini, Anda dapat menciptakan pemicu pembicaraan yang kuat dan membangun basis pelanggan yang lebih besar dan lebih setia untuk bisnis Anda.

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

Key Summary:

  1. Pemicu pembicaraan adalah kunci untuk membangun brand advocacy: Kita perlu mengidentifikasi apa yang membuat bisnis kita unik dan menarik sehingga pelanggan merasa terdorong untuk berbicara tentangnya dengan orang lain. Dengan menciptakan pengalaman yang luar biasa, baik melalui pelayanan pelanggan yang ramah maupun fitur produk yang inovatif, kita dapat memicu pembicaraan yang positif.
  2. Word of mouth (mulut ke mulut) adalah media pemasaran yang paling kuat: Kita harus berfokus pada membangun pengalaman pelanggan yang begitu luar biasa sehingga mereka secara sukarela berbagi pengalaman positif tentang bisnis kita kepada orang lain. Dengan begitu, kita dapat memanfaatkan kekuatan word of mouth sebagai alat pemasaran yang kuat dan efektif.
  3. Talk Triggers harus unik, relevan, dan berbeda dari pesaing: Kita perlu melakukan riset pasar untuk memahami apa yang membuat bisnis kita berbeda dari pesaing. Dengan menemukan dan mengimplementasikan pemicu pembicaraan yang unik dan relevan, kita dapat membangun identitas bisnis yang kuat dan menarik minat pelanggan potensial.
  4. Pemicu pembicaraan harus konsisten dan terintegrasi dalam seluruh organisasi: Kita harus melibatkan seluruh tim dalam mengadopsi pemicu pembicaraan. Dengan memastikan bahwa setiap anggota tim memahami dan berkontribusi dalam memberikan pengalaman yang konsisten dan luar biasa kepada pelanggan, kita dapat membangun kepercayaan dan loyalitas yang lebih dalam.
  5. Pemicu pembicaraan dapat dihasilkan melalui pelayanan pelanggan yang luar biasa: Kita harus memberikan perhatian khusus pada pelayanan pelanggan dengan merespons pertanyaan dan masalah pelanggan dengan cepat dan ramah. Dengan memberikan pengalaman yang positif dan memuaskan, kita mendorong pelanggan untuk berbagi pengalaman mereka dengan orang lain.
  6. Produk atau layanan yang unik dapat menjadi pemicu pembicaraan yang kuat: Kita harus berpikir kreatif dalam menciptakan fitur produk atau layanan tambahan yang tidak dimiliki oleh pesaing. Dengan menyediakan sesuatu yang benar-benar unik dan menarik, kita dapat membangun keingintahuan dan minat pelanggan potensial.
  7. Penghargaan dan pengakuan kepada pelanggan dapat menjadi pemicu pembicaraan: Kita harus menghargai pelanggan dengan memberikan penghargaan dan insentif yang relevan. Dengan memberikan perlakuan istimewa kepada pelanggan setia, kita dapat menciptakan pengalaman yang tak terlupakan yang akan mereka ceritakan kepada orang lain.
  8. Menggunakan cerita pelanggan yang autentik sebagai pemicu pembicaraan: Kita dapat meminta pelanggan untuk berbagi pengalaman mereka dan menggunakannya sebagai testimonial yang menarik. Dengan menggambarkan cerita-cerita pelanggan yang autentik dan menginspirasi, kita dapat membangun kepercayaan dan ketertarikan dari calon pelanggan.
  9. Menciptakan pemicu pembicaraan dengan “tidak lazim” dan “mengejutkan”: Kita bisa mencoba pendekatan yang tidak biasa dan mengejutkan dalam memberikan pelayanan atau mengemas produk kita. Dengan memberikan pengalaman yang tak terduga, kita dapat memicu kejutan positif yang akan dibicarakan oleh pelanggan kepada orang lain.
  10. Pemicu pembicaraan yang efektif harus dapat diukur dan dilacak: Kita perlu memantau dan menganalisis dampak dari pemicu pembicaraan yang kita gunakan. Dengan melacak dan mengukur sejauh mana pelanggan berbicara tentang bisnis kita, kita dapat mengevaluasi keberhasilan strategi dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.
  11. Kreativitas dalam menciptakan pemicu pembicaraan akan membedakan bisnis kita: Kita perlu berpikir di luar kotak dan mencari cara baru untuk memikat perhatian pelanggan. Dengan memperkenalkan ide-ide kreatif dan unik, kita dapat menciptakan pemicu pembicaraan yang akan membuat bisnis kita menonjol di tengah persaingan.
  12. Menggunakan platform media sosial sebagai alat untuk memperkuat pemicu pembicaraan: Kita harus memanfaatkan kekuatan media sosial untuk memperluas jangkauan pemicu pembicaraan kita. Dengan membuat konten yang menarik dan meminta pelanggan untuk berbagi pengalaman mereka di platform media sosial, kita dapat menciptakan buzz dan meningkatkan kehadiran bisnis kita secara online.
  13. Pelatihan dan keterlibatan tim adalah kunci sukses dalam menerapkan pemicu pembicaraan: Kita harus melibatkan seluruh tim dalam proses implementasi pemicu pembicaraan. Dengan memberikan pelatihan dan mendukung mereka dalam memberikan pengalaman luar biasa kepada pelanggan, kita dapat membangun budaya kerja yang fokus pada kepuasan pelanggan dan memaksimalkan potensi pemicu pembicaraan.
  14. Mengukur keberhasilan dan melakukan penyesuaian terhadap pemicu pembicaraan: Kita harus secara teratur mengukur dan mengevaluasi dampak dari pemicu pembicaraan yang kita gunakan. Dengan menganalisis data dan mendengarkan umpan balik pelanggan, kita dapat mengidentifikasi apakah strategi kita efektif atau perlu disesuaikan untuk meningkatkan hasil yang diinginkan.
  15. Menjaga pemicu pembicaraan sebagai bagian integral dari budaya dan strategi bisnis kita: Kita harus membuat pemicu pembicaraan sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya dan strategi bisnis kita.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan