Rangkuman Buku The Design of Everyday Things

Judul Buku: The Design of Everyday Things

Penulis: Don Norman

Penerbit: Basic Books

Tahun Penerbitan: 1988

“The Design of Everyday Things” adalah buku yang ditulis oleh Don Norman dan diterbitkan oleh Basic Books pada tahun 1988. Buku ini membahas pentingnya desain yang baik dalam objek dan produk sehari-hari, serta bagaimana desain yang buruk dapat mempengaruhi pengalaman pengguna dan kinerja kita.

Dalam buku ini, Norman mengajak kita untuk memandang objek-objek sehari-hari, mulai dari pintu, kran air, hingga perangkat elektronik, dari sudut pandang desain yang lebih mendalam. Ia mengungkapkan betapa pentingnya peran desainer dalam menciptakan produk yang dapat dengan mudah dipahami, digunakan, dan memberikan nilai tambah bagi pengguna.

Norman membahas prinsip-prinsip desain yang efektif, seperti visibility (keterlihatan), feedback (umpan balik), constraints (batasan), dan mapping (pemetaan). Ia mengilustrasikan bagaimana desain yang baik dapat menghilangkan kesalahan dan kebingungan pengguna, serta meningkatkan keseluruhan pengalaman dan kepuasan pengguna.

Buku ini juga mengupas tentang kesalahan desain yang umum terjadi, seperti pintu yang ambigu, tombol yang tidak jelas, atau tata letak yang membingungkan. Norman menjelaskan bagaimana kesalahan ini dapat dihindari melalui pendekatan desain yang berfokus pada pengguna, pengujian, dan iterasi.

Selain itu, Norman membahas konsep “affordance,” yaitu kemampuan objek untuk memberikan petunjuk yang jelas tentang bagaimana pengguna dapat menggunakannya. Ia juga menggali masalah dalam desain sistem kompleks, seperti antarmuka pengguna komputer, dan memberikan saran tentang cara memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada.

Dalam “The Design of Everyday Things”, Norman mengajak kita untuk memandang objek-objek sehari-hari dengan sudut pandang yang baru, sebagai desain yang mempengaruhi interaksi kita dengan lingkungan. Buku ini memberikan wawasan yang mendalam tentang pentingnya desain yang baik, dan bagaimana kita sebagai pengguna dapat menjadi kontributor dalam proses perbaikan desain melalui pemahaman yang lebih baik tentang prinsip-prinsip desain yang efektif.

Tertarik jadi Data Analyst? Baca panduan lengkap Data Analysis ini.

Key Summary:

  1. Kita sering mengalami kesulitan dalam menggunakan objek sehari-hari karena desain yang buruk. Kita perlu menyadari bahwa masalahnya bukan pada diri kita, melainkan pada desain yang tidak mempertimbangkan pengguna. Dengan meningkatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip desain, kita dapat mengidentifikasi kelemahan dan memberikan masukan yang berharga untuk perbaikan.
  2. Desain yang baik harus mengutamakan keterlihatan, yaitu kemampuan pengguna untuk melihat dan memahami bagaimana mengoperasikan sebuah objek. Kita perlu memperhatikan bagaimana objek tersebut memberikan petunjuk visual yang jelas, seperti label, tanda, atau tampilan yang terlihat dengan jelas. Hal ini membantu kita menghindari kesalahan dan kebingungan dalam penggunaan.
  3. Feedback yang jelas adalah kunci untuk memahami respons dari objek yang kita gunakan. Kita perlu mencari objek yang memberikan umpan balik yang jelas tentang apakah tindakan kita berhasil atau tidak, seperti suara, gerakan, atau perubahan visual. Dengan umpan balik yang baik, kita dapat memahami efek dari tindakan kita dan melakukan penyesuaian yang diperlukan.
  4. Batasan yang jelas pada objek membantu kita memahami batas-batas penggunaan dan menghindari kesalahan. Kita perlu mencari objek yang memiliki batasan yang jelas, seperti tombol yang hanya bisa ditekan ke arah tertentu atau kunci yang hanya bisa dipasang dengan orientasi yang benar. Batasan ini mempermudah penggunaan dan mengurangi risiko kesalahan.
  5. Pemetaan yang baik antara kontrol dan fungsinya mempermudah kita dalam mengoperasikan objek. Kita perlu mencari objek yang memiliki tata letak kontrol yang intuitif, di mana posisi dan penampilan kontrol sesuai dengan fungsi yang diinginkan. Pemetaan yang baik meminimalkan kesalahan dan mempercepat pemahaman tentang cara mengoperasikan objek tersebut.
  6. Kesalahan pengguna sering kali disalahkan pada pengguna sendiri, padahal sebenarnya kesalahan tersebut disebabkan oleh desain yang buruk. Kita perlu mengubah perspektif dan melihat kesalahan sebagai masalah desain yang dapat diperbaiki. Dengan memahami bahwa desain yang buruk dapat menyebabkan kesalahan, kita dapat mengajukan masukan untuk perbaikan desain yang lebih baik.
  7. Perbaikan desain tidak hanya tanggung jawab para desainer, tetapi juga tanggung jawab kita sebagai pengguna. Kita dapat memberikan umpan balik kepada produsen dan pembuat produk tentang kekurangan desain yang kita temui. Dengan berpartisipasi dalam proses perbaikan desain, kita dapat memberikan kontribusi untuk menciptakan produk yang lebih baik untuk semua pengguna.
  8. Memahami prinsip-prinsip desain membantu kita menjadi pengguna yang lebih cerdas dan kritis terhadap objek sehari-hari. Kita perlu membaca dan belajar tentang prinsip-prinsip desain yang efektif agar kita dapat mengenali kelemahan dalam objek dan memberikan masukan yang berharga untuk perbaikan. Dengan meningkatkan pemahaman kita tentang desain, kita dapat menjadi konsumen yang lebih cerdas.
  9. Kita sering merasa frustrasi ketika objek tidak bekerja sesuai harapan kita. Kita perlu mengubah pola pikir dan melihat masalah tersebut sebagai masalah desain yang dapat diatasi. Dengan mencari solusi alternatif atau memberikan masukan kepada pembuat produk, kita dapat membantu meningkatkan desain objek tersebut agar lebih responsif dan efektif.
  10. Objek yang dirancang dengan baik memberikan pengalaman pengguna yang menyenangkan dan memudahkan tugas sehari-hari kita. Kita perlu mencari objek yang memiliki desain yang intuitif dan mudah digunakan, sehingga kita dapat menikmati penggunaannya tanpa hambatan. Dengan memilih produk yang memiliki desain yang baik, kita dapat meningkatkan efisiensi dan kepuasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan