What to Say When You Talk to Your Self

3 min read

What to Say When You Talk to Your Self

Judul buku: What to Say When You Talk to Your Self

Penulis: Shad Helmstetter, Ph.D.

Penerbit: Pocket Books

Tahun Penerbitan: 1986

Buku “What to Say When You Talk to Your Self” karya Shad Helmstetter, Ph.D., adalah karya yang revolusioner dalam bidang psikologi pribadi dan pengembangan diri. Diterbitkan pertama kali pada tahun 1986, buku ini telah membantu jutaan orang di seluruh dunia untuk mengubah cara berpikir dan berbicara pada diri sendiri, dan mencapai keberhasilan serta kesejahteraan dalam hidup.

Dalam buku ini, Helmstetter menyoroti betapa pentingnya peran dialog internal dalam membentuk pikiran dan perilaku kita. Ia menggambarkan bahwa seringkali kita tidak menyadari betapa kuatnya pengaruh kata-kata yang kita ucapkan pada diri sendiri, terutama dalam alam bawah sadar kita. Pikiran dan kata-kata negatif yang sering kali muncul secara otomatis tanpa kita sadari dapat menjadi penghambat bagi kemajuan dan kebahagiaan kita.

Melalui penjelasan ilmiah dan praktis, buku ini mengajarkan pembaca untuk mengenali pola pikir negatif dan menggantinya dengan afirmasi atau kata-kata positif yang menguatkan. Helmstetter menjelaskan bahwa pengulangan kata-kata positif ini akan membantu mengubah program mental di dalam alam bawah sadar kita, sehingga kita dapat mencapai potensi terbaik dalam hidup.

Buku ini juga membahas tentang bagaimana pengalaman masa lalu, seperti pengalaman negatif atau trauma, dapat membentuk pola pikir kita saat ini. Helmstetter menunjukkan cara mengatasi pengalaman masa lalu yang merugikan dengan mengubah cara berbicara pada diri sendiri, sehingga kita dapat melepaskan beban emosional dan membebaskan diri dari batasan diri sendiri.

Selain itu, Helmstetter menyediakan latihan-latihan praktis yang dapat dilakukan pembaca untuk mengembangkan kepercayaan diri, memotivasi diri sendiri, dan mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan. Buku ini memberikan panduan langkah demi langkah untuk menciptakan perubahan positif dalam kehidupan, mulai dari mengatasi rasa takut, menghadapi tantangan, hingga mengelola stres dan meraih kesuksesan.

Dengan gaya penulisan yang mudah dipahami dan pendekatan ilmiah yang didukung oleh penelitian, buku “What to Say When You Talk to Your Self” menjadi sumber inspirasi bagi siapa saja yang ingin mengoptimalkan potensi diri dan mencapai kehidupan yang lebih baik. Buku ini telah membantu banyak orang untuk mencapai perubahan batin yang mendalam, sehingga dapat mengubah nasib dan kebahagiaan dalam hidup mereka. Sebagai klasik dalam genre psikologi pribadi, buku ini tetap relevan dan menjadi referensi penting bagi siapa saja yang tertarik untuk menggali potensi terbaik dalam diri mereka sendiri.

Key Summary:

  1. Kekuatan Dialog Internal: Poin penting yang diajarkan oleh buku ini adalah kesadaran akan kekuatan dialog internal kita. Dialog yang kita miliki dengan diri sendiri dapat mempengaruhi pikiran dan perilaku kita sehari-hari. Dengan mengarahkan dialog kita ke arah yang lebih positif dan mendukung, kita dapat menciptakan perubahan positif dalam hidup.
  2. Sadari Pola Pikir Negatif: Buku ini mengajarkan tentang pentingnya menyadari pola pikir negatif yang sering muncul dalam benak kita. Kita perlu mengenali dan mengidentifikasi pola pikir tersebut agar dapat menggantinya dengan pikiran yang lebih positif dan membantu. Dengan mengubah pola pikir negatif, kita dapat meningkatkan kepercayaan diri dan meraih kesuksesan dalam hidup.
  3. Pengaruh Pengalaman Masa Lalu: Buku ini mengingatkan kita tentang bagaimana pengalaman masa lalu kita dapat membentuk pola pikir dan percakapan batin kita saat ini. Pengalaman masa lalu, terutama yang negatif, dapat menjadi penghalang bagi perkembangan diri kita. Namun, dengan menyadari pengaruhnya, kita dapat mengatasi dampak negatifnya dan berkembang secara positif.
  4. Ubah Cara Berbicara pada Diri Sendiri: Poin ini menekankan pentingnya menggantikan kata-kata negatif dengan afirmasi positif. Kita dapat menciptakan afirmasi yang mendukung diri sendiri dan mengulangnya secara teratur untuk membentuk program mental baru yang positif. Dengan cara ini, kita akan merasa lebih termotivasi dan memiliki pandangan yang lebih positif terhadap diri dan kehidupan.
  5. Pentingnya Kepercayaan Diri: Buku ini menyoroti pentingnya memiliki kepercayaan diri yang kuat. Kepercayaan diri yang kokoh akan membantu kita menghadapi tantangan hidup dengan lebih percaya diri dan optimis. Dengan menghadirkan afirmasi positif dalam diri kita, kita dapat mengembangkan kepercayaan diri yang lebih tinggi dan mencapai potensi terbaik dalam hidup.
  6. Gunakan Afirmasi yang Kuat dan Spesifik: Poin ini menjelaskan tentang pentingnya menggunakan afirmasi yang kuat, spesifik, dan relevan dengan tujuan hidup kita. Afirmasi yang tepat akan membantu mengarahkan pikiran kita ke arah yang mendukung dan membantu mencapai tujuan-tujuan kita. Dalam buku ini, kita diberikan panduan untuk menciptakan afirmasi pribadi yang sesuai dengan kebutuhan dan impian kita.
  7. Peran Pengulangan dan Latihan: Buku ini menekankan bahwa menciptakan perubahan dalam pikiran dan perilaku kita memerlukan latihan dan pengulangan yang konsisten. Dengan mengulang afirmasi dan latihan pengarahan pikiran secara teratur, kita dapat menginternalisasi pikiran positif dan menciptakan perubahan yang lebih permanen dalam pola pikir kita.
  8. Berkomitmen pada Proses Perubahan: Poin ini menekankan pentingnya berkomitmen pada proses perubahan diri. Perubahan tidak terjadi dalam semalam, tetapi dengan komitmen yang kuat dan konsistensi dalam berlatih, kita dapat merasakan perubahan yang nyata dalam pikiran dan perilaku kita. Helmstetter memberikan tips untuk tetap konsisten dan berkomitmen pada perjalanan perubahan diri ini.
  9. Dampak Positif pada Diri Sendiri dan Orang Lain: Buku ini memberikan wawasan tentang bagaimana perubahan positif dalam dialog internal kita dapat memberikan dampak positif pada diri sendiri dan orang lain di sekitar kita. Pikiran dan kata-kata positif dapat menciptakan lingkungan yang mendukung dan mempengaruhi hubungan dengan orang lain secara positif.
  10. Jadilah Pemimpin Dalam Percakapan Batin Kita: Poin ini mengajarkan kita untuk menjadi pemimpin dalam percakapan batin kita dan mengambil kendali atas pikiran kita. Dengan mengarahkan dialog internal kita ke arah yang positif dan mendukung, kita dapat membentuk pola pikir yang mendukung dan membantu kita meraih tujuan hidup dengan lebih baik. Helmstetter memberikan panduan tentang bagaimana menjadi pemimpin dalam percakapan batin kita untuk mencapai perubahan positif dalam hidup.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/

The Song of Significance

MySkill
2 min read

The Creative Act

MySkill
2 min read