Review Buku Words That Work: It’s Not What You Say,

Judul buku: Words That Work: It’s Not What You Say, It’s What People Hear

Nama penulis: Frank Luntz

Nama penerbit: Hyperion

Tahun penerbitan: 2007

“Words That Work: It’s Not What You Say, It’s What People Hear” ditulis oleh Frank Luntz, seorang pakar komunikasi politik dan strategi pesan. Dalam buku ini, Luntz membahas pentingnya pemilihan kata yang tepat dalam komunikasi, terutama dalam konteks politik dan bisnis.

Luntz mengemukakan bahwa pesan yang kita sampaikan bisa saja benar secara faktual, tetapi jika tidak disampaikan dengan cara yang tepat, pesan tersebut bisa mudah salah dimengerti atau bahkan ditolak oleh pendengar. Ia menekankan bahwa pentingnya memahami audiens dan mengkomunikasikan pesan dengan menggunakan kata-kata yang resonan dan efektif.

Buku ini menawarkan panduan praktis tentang bagaimana memilih kata-kata yang kuat dan mempengaruhi, serta menghindari jebakan komunikasi yang umum terjadi. Luntz menggunakan contoh-contoh nyata dan studi kasus untuk mengilustrasikan konsep-konsepnya.

Selain itu, buku ini juga membahas teknik-teknik persuasif dalam komunikasi, seperti penggunaan framing atau penyajian pesan dengan sudut pandang yang menguntungkan, serta penggunaan emosi dan cerita untuk meningkatkan daya tarik pesan. Luntz juga mengupas strategi untuk membangun hubungan yang baik dengan audiens dan cara mengatasi perbedaan pendapat.

“Words That Work: It’s Not What You Say, It’s What People Hear” memberikan wawasan berharga tentang kekuatan kata-kata dalam berkomunikasi dan bagaimana mempengaruhi orang lain melalui pesan yang disampaikan. Buku ini relevan bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan komunikasi mereka, baik dalam konteks bisnis, politik, maupun kehidupan sehari-hari.

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

Key Summary:

  1. Memahami audiens adalah prinsip penting dalam komunikasi efektif. Kita perlu mengenali nilai-nilai, kebutuhan, dan keinginan audiens agar pesan kita bisa diterima dengan lebih baik. Melalui pemahaman ini, kita dapat menyesuaikan gaya dan kata-kata yang tepat untuk mempengaruhi mereka.
  2. Penggunaan kata yang emosional adalah sebuah insight penting. Kita perlu memilih kata-kata yang bisa membangkitkan emosi dan membuat audiens merasa terhubung dengan pesan kita. Hal ini akan membantu kita mencapai resonansi dengan mereka dan mempengaruhi cara mereka memandang dan merespons pesan tersebut.
  3. Framing, atau cara penyajian pesan, memiliki dampak besar pada persepsi audiens. Kita perlu mempresentasikan pesan dengan sudut pandang yang menguntungkan dan relevan bagi mereka. Dengan framing yang tepat, kita dapat membentuk cara audiens memahami konten dan mengarahkan respons mereka.
  4. Penggunaan cerita atau narasi adalah teknik efektif dalam komunikasi. Melalui cerita, kita dapat mengeksplorasi pengalaman pribadi atau contoh nyata untuk membuat pesan kita lebih meyakinkan dan menghidupkan. Cerita membantu kita menjelaskan konsep secara konkret dan membuat audiens lebih terlibat dengan pesan yang kita sampaikan.
  5. Hindari penggunaan bahasa teknis atau jargon yang sulit dipahami. Kita perlu menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dicerna agar audiens dapat mengerti pesan kita dengan mudah. Menghindari kelebihan terminologi khusus akan memastikan bahwa pesan kita dapat dijangkau oleh sebanyak mungkin orang.
  6. Mendengarkan aktif adalah keterampilan penting dalam komunikasi efektif. Ketika kita benar-benar mendengarkan audiens dengan penuh perhatian, kita dapat menunjukkan minat dan empati terhadap mereka. Hal ini memperkuat hubungan kita dengan mereka dan membantu kita memahami kebutuhan dan perspektif mereka secara lebih baik.
  7. Konsistensi adalah prinsip utama dalam komunikasi. Kita perlu memastikan pesan yang kita sampaikan sejalan dengan tindakan yang kita lakukan. Konsistensi menciptakan kepercayaan dan membangun reputasi yang kuat dalam komunikasi kita.
  8. Hindari argumen yang defensif atau agresif. Kita harus menghindari memaksakan pendapat atau terlibat dalam debat emosional. Sebaliknya, gunakan argumen yang logis dan berdasarkan data yang valid serta tetap menghormati sudut pandang orang lain. Pendekatan yang tenang dan penuh pengertian akan membantu menciptakan dialog yang lebih efektif.
  9. Gunakan kekuatan kata-kata untuk menggambarkan visi dan tujuan kita. Kita perlu menggambarkan masa depan yang menarik dan memotivasi agar audiens dapat memahami kepentingan dan manfaat dari apa yang kita sampaikan. Penggunaan kata-kata yang membangkitkan imajinasi akan membantu kita mempengaruhi pandangan dan sikap audiens.
  10. Pahami isu-isu yang relevan bagi audiens kita. Kita harus selalu mengikuti perkembangan sosial, politik, dan budaya agar bisa menghindari kesalahan atau kontroversi yang tidak diinginkan dalam komunikasi kita. Pemahaman konteks akan memastikan bahwa pesan kita tetap relevan dan dapat diterima dengan baik oleh audiens.
  11. Gunakan pertanyaan yang tepat untuk mendorong pemikiran dan keterlibatan audiens. Pertanyaan yang dirumuskan dengan baik dapat membantu kita menggali poin-poin penting dari pesan kita dan memicu audiens untuk berpikir lebih dalam. Pertanyaan yang tepat juga membuka peluang untuk berdialog dan membangun pemahaman bersama.
  12. Perhatikan penampilan dan sikap kita. Penampilan fisik yang profesional dan sikap yang percaya diri akan membangun kredibilitas dalam komunikasi kita. Penampilan dan sikap yang baik mencerminkan rasa hormat terhadap audiens dan mempengaruhi cara mereka menerima pesan kita.
  13. Jadilah konkret dalam komunikasi kita. Kita perlu menghindari pernyataan yang abstrak atau umum, dan sebaliknya memberikan contoh konkret dan spesifik yang membantu audiens memahami pesan dengan lebih baik. Melalui contoh konkret, kita dapat menggambarkan situasi, masalah, atau solusi dengan lebih jelas.
  14. Gunakan cerita sukses atau testimoni untuk mendukung pesan kita. Cerita dan bukti nyata akan memperkuat kepercayaan audiens terhadap keefektifan atau manfaat dari pesan yang kita sampaikan. Cerita sukses memberikan bukti nyata tentang pengaruh positif yang dapat dicapai melalui tindakan yang kita ajukan.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill