5 Pertanyaan Interview Ini Ternyata Tak Perlu Dijawab, Berikut Alasannya

Dalam proses interview kerja, terdapat beberapa pertanyaan yang sering diajukan tetapi sebenarnya tidaak perlu dijawab secara langsung. Meskipun tampak penting, menjawab pertanyaan-pertanyaan ini bisa berdampak negatif pada peluang kita untuk mendapatkan posisi yang kita inginkan.
Berikut adalah lima pertanyaan interview yang sebenarnya tak perlu dijawab, beserta alasannya:

1. “Berapa Gaji yang Anda Inginkan?”

Alasan: Jika kita memberikan angka tertentu, mungkin memberikan batasan pada negosiasi gaji nantinya. Selain itu, pertanyaan ini bisa membuat kita terkesan hanya peduli tentang gaji, bukan kontribusi terhadap perusahaan.

2. “Apakah Anda Sedang Melamar Posisi Lain?”

Alasan: Menjawab pertanyaan ini dengan jujur bisa memberikan kesan bahwa kita tidak sepenuhnya fokus pada posisi yang sedang kita lamar. Hal ini bisa merugikan kita dalam penilaian perekrut.

3. “Apakah Anda Memiliki Keluarga?”

Alasan: Pertanyaan ini terkait dengan kehidupan pribadi kita dan tidak relevan dengan kemampuan kita untuk melakukan pekerjaan yang diinginkan. Selain itu, pertanyaan ini bisa menimbulkan diskriminasi terhadap calon karyawan berdasarkan status keluarga.

4. “Apa Agama Anda?”

Alasan: Pertanyaan ini tidak relevan dengan kualifikasi atau kemampuan kerja kita . Diskriminasi berdasarkan agama merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan melanggar prinsip-prinsip keadilan dalam dunia kerja.

5. “Apakah Anda Sedang Hamil atau Berencana untuk Hamil?”

Alasan: Pertanyaan ini juga terkait dengan kehidupan pribadi kita dan tidak relevan dengan kualifikasi atau kemampuan kerja kita. Diskriminasi berdasarkan kehamilan adalah pelanggaran hukum dan etika dalam dunia kerja.

Bagaimana Mengatasi Pertanyaan-pertanyaan Ini:

  1. Abaikan Pertanyaan tersebut: kita dapat mengalihkan pembicaraan ke topik lain yang lebih relevan dengan kualifikasi dan pengalaman yang kita miliki.
  2. Berikan Respon yang Diplomatik: Jika merasa tidak nyaman untuk mengabaikan pertanyaan tersebut sepenuhnya, kita dapat memberikan jawaban yang diplomatis dan singkat, kemudian mengalihkan pembicaraan ke topik lain.
  3. Berikan Penjelasan Mengapa Pertanyaan Tersebut Tidak Relevan: Jika dirasa perlu, kita dapat menjelaskan dengan sopan mengapa pertanyaan tersebut tidak relevan atau tidak pantas diajukan dalam konteks wawancara kerja.

Memahami bahwa tidak semua pertanyaan wawancara perlu dijawab secara langsung dapat membantu kita mempertahankan kendali atas proses wawancara dan menjaga integritas serta hak-hak kita sebagai calon karyawan. Selalu prioritaskan jawaban yang menunjukkan kualifikasi, pengalaman, dan kemampuan kita yang relevan dengan posisi yang dilamar. Good luck!.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/.

Tinggalkan Balasan