6 Cara Menulis Pengalaman Kerja dalam CV dan Contohnya

Pengalaman kerja adalah salah satu bagian paling penting dalam CV yang dapat memengaruhi kesan pertama calon majikan terhadap kita. Cara menyajikan pengalaman kerja dalam CV dapat membuat perbedaan besar dalam menonjolkan kualifikasi dan kemampuan kita.
Berikut adalah enam cara efektif untuk menulis pengalaman kerja dalam CV beserta contohnya. Yuk simak!

1. Gunakan Format Terbalik Kronologis

Susun pengalaman kerja kita secara terbalik kronologis, artinya mulai dari pekerjaan yang paling baru hingga yang paling lama. Ini memungkinkan calon majikan untuk melihat pengalaman kerja kita yang paling relevan terlebih dahulu.

Contoh:

Juni 2020 - Sekarang
Posisi: Analis Keuangan
Perusahaan: ABC Corporation, Jakarta

- Bertanggung jawab untuk menganalisis laporan keuangan bulanan dan menyusun laporan analisis keuangan untuk manajemen.
- Mengembangkan model keuangan yang kompleks untuk membantu dalam pengambilan keputusan investasi.
- Berkolaborasi dengan tim keuangan untuk mengoptimalkan proses pelaporan keuangan dan meningkatkan efisiensi.

2. Jelaskan Tanggung Jawab dan Pencapaian

Jelaskan tanggung jawab kita dalam setiap posisi kerja dan soroti pencapaian yang telah kita capai. Gunakan bahasa yang kuat dan spesifik untuk menunjukkan kontribusi kita dalam pekerjaan tersebut.

Contoh:

Agustus 2018 - Mei 2020
Posisi: Marketing Executive
Perusahaan: XYZ Marketing Agency, Surabaya

- Merencanakan dan melaksanakan kampanye pemasaran digital yang berhasil meningkatkan jumlah pengikut media sosial perusahaan sebesar 30% dalam enam bulan.
- Mengelola anggaran pemasaran dengan efisien dan mencapai ROI positif sebesar 20% untuk setiap kampanye yang diluncurkan.

3. Gunakan Angka dan Data

Sertakan angka dan data konkret untuk mendukung pencapaian kita dalam pengalaman kerja. Ini dapat membantu calon majikan untuk melihat dampak nyata dari kontribusi kita dalam pekerjaan tersebut.

Contoh:

Januari 2017 - Juli 2018
Posisi: Sales Representative
Perusahaan: PT Sejahtera, Bandung

- Mencapai target penjualan bulanan dengan rata-rata 150% setiap bulannya selama periode 18 bulan berturut-turut.
- Membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan dan meningkatkan retensi pelanggan sebesar 25%.

4. Soroti Keterampilan yang Relevan

Jelaskan keterampilan yang kita kembangkan dan terapkan dalam setiap posisi kerja, terutama yang relevan dengan posisi yang sedang kita lamar.

Contoh:

Februari 2015 - Desember 2016
Posisi: Web Developer
Perusahaan: Teknologi Maju, Jakarta

- Mengembangkan situs web responsif menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript, meningkatkan pengalaman pengguna dan waktu muat halaman.
- Berkolaborasi dengan tim desain untuk mengimplementasikan desain web yang menarik dan intuitif.

5. Gunakan Kata Kerja yang Kuat

Gunakan kata kerja yang kuat dan aktif untuk menjelaskan tanggung jawab dan pencapaian kita dalam pengalaman kerja. Hal ini akan membuat CV terasa lebih dinamis dan menarik.

Contoh:

Mei 2019 - Sekarang
Posisi: Project Manager
Perusahaan: PT Inovasi Cerdas, Jakarta

- Memimpin tim proyek dalam merencanakan, mengelola, dan melaksanakan proyek-proyek TI besar dengan anggaran hingga $500.000.
- Mengkoordinasikan komunikasi antara berbagai stakeholder proyek dan memastikan kelancaran proyek dari awal hingga akhir.

6. Sesuaikan dengan Posisi yang Dilamar

Sesuaikan pengalaman kerja kita dengan posisi yang sedang kita lamar. Soroti pengalaman kerja dan keterampilan yang paling relevan dengan persyaratan dan tanggung jawab posisi tersebut.

Menyajikan pengalaman kerja dalam CV dengan cara yang efektif dan menarik dapat membuat kita menonjol di antara calon pelamar lainnya. Dengan mengikuti tips di atas dan menyertakan contoh konkret dari pengalaman kerjakita, kita dapat meningkatkan peluang untuk dipanggil ke tahap wawancara dan berhasil mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan. Selamat mencoba!.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/.

Tinggalkan Balasan