6 Tips Membeli Laptop Bekas agar Mendapatkan Pilihan yang Tepat

Ketika berencana untuk membeli laptop bekas, keraguan dan kekhawatiran adalah hal yang wajar. Namun, ada beberapa tips yang bisa membantu meminimalkan risiko mendapatkan laptop dengan kerusakan berlebihan atau harga yang tidak sesuai. Berikut adalah panduan membeli laptop bekas agar mendapatkan pilihan yang tepat

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

1. Pahami Spesifikasi Laptop

Memahami spesifikasi laptop adalah kunci. Ini meliputi jenis processor, ukuran layar, resolusi layar, ukuran memori, dan lain sebagainya. Sesuaikan spesifikasi ini dengan kebutuhan kita untuk menemukan laptop yang seimbang antara tidak terlalu canggih dan tidak terlalu ketinggalan zaman. Hindari spesifikasi seperti processor lama (Intel Core 2 Duo, Core 2 Quad, generasi 1-6 Intel Core, dan AMD A-series), penyimpanan terbatas (kurang dari 64 GB), dan memori HDD.

2. Hindari Pembelian Online

Salah satu tips penting untuk membeli laptop bekas adalah hindari membelinya secara online kecuali jika kita yakin dengan kepercayaan penjual. Membeli dari platform online membawa risiko penipuan, dan sulit untuk menilai kondisi fisik laptop. Disarankan untuk mengunjungi toko fisik di mana kita dapat memeriksa laptop secara langsung, memastikan penanganan barang bekas yang lebih profesional.

Tertarik jadi Data Analyst? Baca panduan lengkap Data Analysis ini.

3. Tes Kesehatan Baterai

Memeriksa kesehatan baterai sangat penting. Laptop dengan baterai yang memburuk dapat menyulitkan pengguna. Cari penjual atau toko yang memungkinkan kita untuk memeriksa berbagai aspek dari kondisi laptop. Jika kita memeriksa laptop dengan Windows 10, tes kesehatan baterai dapat dilakukan melalui command prompt dengan mengetik “powercfg/batteryreport.”

4. Tes Malfungsi RAM

Sebelum membeli laptop bekas, uji fungsionalitas RAM. RAM yang mengalami malfungsi dapat menyebabkan crash atau kesalahan. Untuk melakukan tes RAM pada sistem Windows, gunakan Memory Diagnostic Tool dengan mengetik “mdsched.exe” pada dialog Run. Hal ini akan memulai proses diagnostik memori, dan hasilnya dapat diperiksa melalui Windows Event Viewer.

Mau jago Microsoft Excel? Simak panduan lengkap Excel di sini.

5. Periksa Fungsi Penting Lainnya

Selain kesehatan baterai dan RAM, periksa komponen penting lainnya seperti konektivitas WiFi dan Bluetooth, fungsi keyboard dan trackpad, webcam, dan speaker. Pemeriksaan ini dapat dilakukan tanpa proses panjang atau perangkat lunak tambahan.

6. Bandingkan Harga

Tips terakhir adalah membandingkan harga di berbagai toko dan produk. Jangan lupa untuk membandingkan harga laptop bekas dengan laptop baru untuk memastikan kita tidak membayar jumlah yang hampir sama untuk perangkat yang sudah mengalami depresiasi. Selain itu, jelajahi merek laptop lain karena mungkin ada model dengan spesifikasi lebih baik dengan harga yang lebih terjangkau.

Mau lancar Bahasa Inggris? Baca panduan lengkap bahasa Inggris, TOEFL, IETLS & Beasiswa ini.

Dengan mengikuti tips ini, kita dapat menjalani proses pembelian laptop bekas dengan lebih percaya diri dan meminimalkan kemungkinan mendapatkan perangkat yang kurang optimal.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan