Account Executive vs Business Development: Peran dan Skill yang Wajib Dikuasai

Dalam dunia bisnis, peran Account Executive (AE) dan Business Development (BD) seringkali serupa, tetapi keduanya memiliki fokus dan tanggung jawab yang sedikit berbeda. Artikel ini akan membahas perbedaan peran serta skill yang wajib dimiliki oleh Account Executive dan Business Development.

Mau jadi Sales atau Business Development? Baca panduan lengkap Sales & Business Development berikut

Account Executive vs Business Development, Serupa tapi Tak Sama

Account Executive dan Business Development seringkali ditempatkan dalam tim penjualan dan memiliki tujuan yang sama, yaitu menarik pelanggan dan meningkatkan pendapatan perusahaan. Namun, peran dan pendekatan satu sama lain terhadap tujuan tersebut berbeda.

Account Executive (AE), Jembatan antara Perusahaan dengan Klien

Account Executive adalah individu yang bertanggung jawab atas menjaga hubungan yang baik dengan klien yang sudah ada dan memastikan kepuasan pelanggan. Tugas utama kita meliputi memenuhi kebutuhan klien, menawarkan solusi atau produk yang sesuai dengan kebutuhan kita, dan memastikan pelanggan tetap setia terhadap perusahaan.

Business Development (BD), Mencari Peluang Bisnis hingga Deal dengan Klien

Business Development adalah tim yang bertanggung jawab untuk mencari dan mengembangkan peluang bisnis baru. Kita akan fokus pada strategi jangka panjang untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan perusahaan. Tugas-tugas kita meliputi identifikasi peluang baru, menjalin kemitraan strategis, dan menegosiasikan kesepakatan dengan klien baru.

Mau jago Microsoft Excel? Simak panduan lengkap Excel di sini.

Skill yang Harus Dimiliki Account Executive dan Business Development

Meskipun peran Account Executive dan Business Development berbeda, keduanya membutuhkan keterampilan yang serupa untuk berhasil dalam pekerjaan:

  1. Kemampuan Komunikasi yang Baik: Baik Account Executive maupun Business Development harus memiliki kemampuan komunikasi yang kuat untuk berinteraksi dengan klien dan menjelaskan produk atau layanan perusahaan dengan jelas.
  2. Pemahaman Industri: Keduanya perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang industri dan pasar yang kita layani agar dapat memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan klien.
  3. Keterampilan Negosiasi: Kemampuan untuk bernegosiasi dengan klien baru atau eksisting adalah kunci untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
  4. Kemampuan Penyelesaian Masalah: Account Executive dan Business Development harus dapat mengidentifikasi masalah klien dan menawarkan solusi yang efektif.
  5. Kemampuan Manajemen Waktu: Dalam pekerjaan yang seringkali memiliki target dan batas waktu yang ketat, keduanya perlu memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik untuk mengelola tugas-tugas kita dengan efisien.
  6. Orientasi pada Hasil: Keduanya harus memiliki fokus yang kuat pada mencapai target penjualan dan pertumbuhan bisnis.

Mau jadi Product Manager? Baca panduan lengkap Product Manager berikut.

Mulai Upgrade Skill Kamu dengan Menjadi Account Executive atau Business Development!

Apakah kamu tertarik untuk memulai karier di bidang penjualan dan bisnis? Menjadi seorang Account Executive atau Business Development adalah pilihan yang menarik. Dengan mengembangkan keterampilan komunikasi, pengetahuan industri, kemampuan negosiasi, dan kemampuan manajemen waktu kita, kita dapat menjadi sukses dalam peran ini. Jadi, mulailah memperkuat dan meningkatkan skill kita, dan siapkan diri kita untuk meraih kesuksesan dalam dunia penjualan dan bisnis yang dinamis ini. Semangat, ya!

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan