5 Perbedaan Business Intelligence dan Business Analytics

3 min read

Business Intelligence (BI) dan Business Analytics (BA) merupakan profesi yang memegang peranan penting dalam sebuah perusahaan. Keduanya menjadi kunci sekaligus penentu strategi untuk mengembangkan suatu bisnis ke depannya.

Sekilas, BI dan BA memang terlihat sama baik dari segi tugas maupun fungsinya. Namun, meski sama-sama berkecimpung dalam analisis data, kedua pekerjaan tersebut ternyata sangat berbeda, lo!

Lalu, apa saja yang membedakan antara BI dan BA? Yuk, simak 5 perbedaan Business Intelligence dan Business Analytics berikut ini!

1. Definisi Business Intelligence dan Business Analytics

BI dan BA sebagai profesi penentu kemajuan dan strategi bisnis

Business Intelligence adalah seorang yang bertugas mengumpulkan dan mengolah data suatu perusahaan. Data tersebut biasanya berupa review customer atau marketing campaign yang sudah terlaksana.

Dalam hal ini, BI bertugas untuk menganalisis data masa lalu perusahaan. Selain itu, BI harus memahami segala kondisi saat ini sehingga ia mampu mengambil keputusan yang bijak demi meningkatkan kinerja perusahaan dalam waktu yang dekat.

Selanjutnya, Business Analytics merupakan seseorang yang berperan untuk menyusun dan memprediksi langkah bisnis selanjutnya. Pekerjaan tersebut tentu berdasarkan analisis data perusahaan yang telah tersedia.

BA bertugas mengolah data perusahaan di masa lalu dan sekarang guna menentukan inovasi baru untuk bisnis berikutnya. BA juga memperkirakan bagaimana langkah perusahaan di masa depan yang lebih baik.

Sederhananya, BI bertanggung jawab memaksimalkan strategi bisnis saat ini, sedangkan BA bertanggung jawab memprediksi dan mengubah strategi bisnis baru di masa mendatang.

2. Fokus Pekerjaan Business Intelligence dan BA

Fokus pekerjaan BI dan BA untuk mendukung kinerja perusahaan

Bukan hanya berbeda dalam menganalisis data masa sekarang atau masa depan, BI dan BA ternyata juga memiliki beberapa tugas yang berbeda, lo! Nah, berikut adalah perbedaan antara BI dan BA dari segi tugas atau pekerjaan:

a. Business Intelligence

  1. Menganalisis perilaku konsumen, kondisi pasar, dan tren yang sedang berlangsung.
  2. Meningkatkan kualitas produk dan pelayanan.
  3. Menciptakan brand awareness danpeningkatan penjualan.
  4. Menentukan keputusan yang harus diambil sehingga operasional perusahaan berjalan dengan baik sesuai rencana.
  5. Mengukur kinerja perusahaan maupun karyawan melalui KPI (Key Performance Indicator).

Baca juga: Business Intelligence: Pengertian dan Prospek Karier di Era Digital

b. Business Analytics

  1. Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan perusahaan.
  2. Memberi insight dan inovasi bisnis yang baru.
  3. Membaca kondisi pasar dan peluang bisnis di masa mendatang sehingga meminimalisir risiko perusahaan.
  4. Menyempurnakan metode bisnis yang sudah terlaksana.

3. Jenis-Jenis BI dan BA

Jenis-jenis BI dan BA sebagai alat analisis data

BI dan BA sebagai seperangkat alat analisis data perusahaan terbagi dalam beberapa jenis, yakni:

a. Business Intelligence

1) Enterprise Reporting

BI jenis ini berfungsi untuk menyusun laporan terkait data statis dan mendistribusikannya kepada banyak orang.

2) Cube Analysis

BI jenis ini berfungsi untuk menyediakan analisis OLTP multidimensional.

3) Ad Hoc Query and Analysis

BI jenis ini berfungsi untuk memberi akses pada pengguna supaya dapat melakukan query dan menggali informasi pada database.

4) Statistical Analysis dan Data Mining

BI jenis ini berfungsi untuk melakukan analisis prediksi.

5) Delivery Report and Alert

BI jenis ini berfungsi untuk mengirim laporan secara lengkap.

b. Business Analytics

1) Descriptive Analytics

Analisis deskriptif merupakan data yang berisi informasi bisnis yang sudah terlaksana. Analisis ini berguna untuk mendapat gambaran apa saja yang terjadi pada perusahaan di masa lalu dan masa sekarang.

Descriptive analytics juga membantu perusahaan dalam mengidentifikasi kelebihan, kekurangan, serta memberi insight seputar customer behaviour. Adapun beberapa data yang tersaji pada analisis deskriptif yakni jumlah penjualan, stok barang, rata-rata produksi, dan lain-lain.

2) Diagnostic Analytics

Analisis diagnostik berperan untuk mengetahui penyebab suatu peristiwa dalam perusahaan. Data analisis ini berkaitan dengan “apa” yang terjadi di masa lalu, “bagaimana” cara mengatasinya, dan “mengapa” hal itu terulang di masa sekarang.

3) Predictive Analytics

Analisis prediktif dalam dunia BA memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi karena berhubungan dengan sesuatu yang tak terlihat. Predictive analytics memperkirakan segala kemungkinan yang akan terjadi pada masa mendatang sehingga bisa meminimalisir risiko perusahaan.

Di samping itu, analisis prediktif juga berperan menentukan rancangan strategi penjualan serta marketing yang sesuai.

4) Prescriptive Analytics

Hampir sama dengan sebelumnya, analisis preskriptif berfungsi untuk memberi rekomendasi langkah perusahaan yang tepat. Langkah ini berupa uji coba berulang untuk mempelajari relasi antara berbagai tindakan dan hasilnya.

4. Tools yang Dipakai saat Bekerja

Business
Tools pendukung profesi BI dan BA

Ketika melakukan pekerjaannya, BI dan BA memiliki masing-masing tools sesuai job desc yang tertera dalam perusahaan. Berikut adalah tools dari profesi BI dan BA:

a. Business Intelligence

  1. Microsoft Power BI
  2. Tableau
  3. Dundas
  4. QlikView
  5. FineReport
  6. Domo

b. Business Analytics

  1. Wrike
  2. Trello
  3. Balsamiq
  4. Microsoft Visio
  5. Xplenty
  6. Rational RequisitePro
  7. Abacus

5. Skill yang Harus Dimiliki

Business
Skill yang harus ada dalam diri BI dan BA

Seorang yang memegang profesi BI dan BA memang harus memiliki kemampuan analisis data yang mumpuni. Namun, berikut adalah beberapa skill spesifik yang harus ada pada diri BI dan BA:

a. Business Intelligence

  1. Penguasaan aplikasi olah data.
  2. Kemampuan problem solving yang baik.
  3. Memiliki keilmuanstatistika.
  4. Produktif dan tepat waktu.

b. Business Analytics

  1. Penguasaan aplikasi olah data dan software survei.
  2. Kemampuan analisis SWOT.
  3. Kreatif dan inovatif dalam membaca tren yang sedang berlangsung.
  4. Skill riset yang mendalam terkait pasar dan marketing.
  5. Financial planning yang baik.

Itulah 5 perbedaan Business Intelligence dan Business Analytics mulai dari definisi, fokus pekerjaan, jenis-jenis, hingga tools maupun skill yang harus ada.

Tertarik menjadi seorang BI atau BA? Yuk, kuasai dulu kemampuan analisis dan visualisasi data dengan mengikuti E-Learning Data Analytics: SQL, Data Visualization: Power BI, dan Data Visualization: Tableau bersama MySkill.id!

Editor: Deden Usman Hafidi