Cara Membuat Blog dengan Laravel untuk Pemula

Laravel adalah salah satu framework PHP yang populer digunakan untuk pengembangan web. Dengan kekuatan dan fleksibilitasnya, kita dapat membuat blog yang dinamis dan responsif dengan mudah. Berikut adalah langkah-langkah lengkap untuk membuat blog dengan Laravel:

1. Melakukan Instalasi Laravel

Pertama-tama, kita perlu menginstal Laravel. Buka terminal dan jalankan perintah composer create-project --prefer-dist laravel/laravel nama-proyek untuk membuat proyek Laravel baru.

2. Melakukan Konfigurasi Database

Setelah proyek dibuat, kita perlu mengatur koneksi database di file .env. Isi konfigurasi database sesuai dengan pengaturan database yang kita miliki.

3. Menghubungkan Laravel dengan Bootstrap

Bootstrap adalah salah satu framework CSS yang paling populer. Untuk menghubungkan Laravel dengan Bootstrap, kita dapat menggunakan Laravel Mix. Instal terlebih dahulu Bootstrap melalui npm, lalu tambahkan referensinya di file resources/sass/app.scss.

Tertarik jadi Graphic Designer? Baca Graphic Designer di sini.

4. Membuat Tabel Artikel

Gunakan migrasi Laravel untuk membuat tabel artikel. Buat migrasi dengan perintah php artisan make:migration create_articles_table. Kemudian, definisikan struktur tabel artikel di dalam file migrasi yang baru dibuat.

5. Membuat Halaman Tambah Artikel

Buat route untuk menampilkan halaman tambah artikel. Kemudian, buat controller dan view untuk halaman tersebut. Form tambah artikel dapat dibuat menggunakan Blade, template engine bawaan Laravel.

6. Menampilkan Seluruh Artikel

Gunakan Eloquent, ORM bawaan Laravel, untuk mengambil dan menampilkan seluruh artikel dari database. Buat route, controller, dan view yang sesuai untuk halaman yang menampilkan seluruh artikel.

7. Menampilkan Detail Artikel

Buat route dinamis untuk menampilkan detail artikel berdasarkan ID atau slug. Kemudian, buat controller dan view untuk halaman detail artikel. Gunakan Eloquent untuk mengambil data artikel yang sesuai dari database.

Tertarik jadi Data Analyst? Baca panduan lengkap Data Analysis ini.

8. Membuat Halaman Admin

Buat halaman admin untuk mengelola artikel. Halaman ini bisa berisi fitur seperti CRUD (Create, Read, Update, Delete) untuk artikel. Gunakan middleware untuk membatasi akses hanya untuk pengguna yang telah login.

9. Membuat Fitur Edit Artikel

Tambahkan fitur edit artikel di halaman admin. Buat route, controller, dan view untuk halaman edit artikel. Gunakan form untuk mengubah data artikel yang sudah ada di database.

10. Membuat Fitur Hapus Artikel

Buat fitur hapus artikel di halaman admin. Ketika pengguna mengklik tombol hapus, lakukan proses penghapusan data artikel dari database.

11. Membuat Halaman Register dan Login

Buat halaman register dan login untuk pengguna. Gunakan fitur authentication bawaan Laravel untuk menyederhanakan proses ini.

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

12. Mengarahkan Halaman Setelah Login

Setelah berhasil login, arahkan pengguna ke halaman admin jika mereka adalah admin. Jika bukan admin, arahkan mereka ke halaman dashboard biasa.

13. Membatasi Akses Halaman Admin

Gunakan middleware untuk membatasi akses ke halaman admin hanya untuk pengguna yang telah login dan memiliki peran admin.

14. Mempermudah Navigasi

Tambahkan navigasi di seluruh halaman untuk mempermudah pengguna dalam berpindah halaman. Gunakan partial view untuk menyederhanakan proses ini.

15. Mengonlinekan Blog

Setelah selesai mengembangkan blog, onlinekan proyek kita dengan mendeploy ke server. Gunakan layanan seperti Heroku, DigitalOcean, atau shared hosting untuk mengonlinekan blog kita.

Siap Go Online dengan Laravel Blog?

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kita dapat membuat blog dengan Laravel yang fungsional dan elegan, bahkan sebagai pemula. Dengan memahami cara kerja framework Laravel dan prinsip dasar pembuatan aplikasi web, kita dapat membangun proyek yang semakin kompleks di masa depan. Selamat mencoba!

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan