Cara Mempromosikan Diri Saat Interview untuk Menarik Perhatian Recruiter

Wawancara kerja adalah panggung untuk menampilkan kemampuan dan kepribadian kita kepada recruiter. Namun, untuk membuat kesan yang kuat, kita perlu mempromosikan diri dengan cara yang menarik tanpa terkesan berlebihan.
Berikut adalah beberapa tips yang My Skill rangkum dan bisa kita terapkan dengan bagaimana mempromosika diri dengan bahasa yang baik. Yuk simak!

1. Kenali Nilai dan Keterampilan Diri

Sebelum wawancara, kenali dengan baik nilai-nilai dan keterampilan diri sendiri. Ketahui apa yang membuat kita unik dan berbeda dari kandidat lain. Ini akan membantu kita tampil dengan lebih percaya diri dan meyakinkan.

2. Ceritakan Kisah Sukses

Jadikan wawancara sebagai kesempatan untuk menceritakan kisah sukses kita. Ceritakan pengalaman atau proyek yang paling kita banggakan dan jelaskan bagaimana kita mengatasi tantangan dan mencapai hasil yang signifikan. Kisah-kisah ini akan membantu recruiter memahami kemampuan dan potensi yang ada dalam diri kita dengan lebih baik.

3. Tunjukkan Ketertarikan dan Antusiasme

Berikan sinyal kepada recruiter bahwa kita benar-benar tertarik dengan perusahaan dan posisi yang kita lamar. Bagikan dengan jujur mengapa kita tertarik dengan perusahaan tersebut, seperti budaya perusahaan yang terbuka, nilai-nilai perusahaan yang sejalan dengan kita , atau kesempatan pengembangan karir yang menarik.

4. Berikan Contoh yang Spesifik dan Relevan

Saat menjawab pertanyaan wawancara, berikan contoh konkret dan relevan dari pengalaman kita yang menunjukkan kemampuan dan kualitas yang dicari oleh perusahaan. Hindari jawaban yang terlalu umum atau berbelit-belit, dan pastikan untuk mengaitkan jawaban kita dengan tuntutan pekerjaan yang spesifik.

5. Gunakan Bahasa Tubuh yang Positif

Selain kata-kata , bahasa tubuh juga memberikan kesan yang kuat kepada recruiter. Gunakan bahasa tubuh yang positif, seperti senyum yang ramah, kontak mata yang mantap, dan sikap tubuh yang terbuka. Ini akan menciptakan hubungan yang baik dan menunjukkan bahwa kita adalah kandidat yang percaya diri dan antusias.

6. Ajukan Pertanyaan yang Relevan dan Tertarik

Saat diberi kesempatan untuk bertanya, jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan yang relevan dan menarik kepada recruiter. Ini menunjukkan minat kita dalam perusahaan dan peran yang kita lamar, dan juga membantu mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kesesuaian kita dengan perusahaan tersebut.

7. Lakukan Tindak Lanjut yang Tepat

Setelah wawancara selesai, jangan lupa untuk mengirimkan ucapan terima kasih kepada recruiter atas kesempatan wawancara. Sampaikan kembali apresiasi dan antusiasme kita untuk bekerja di perusahaan tersebut. Ini menunjukkan sikap profesionalisme kita dan meninggalkan kesan yang positif.

Menonjolkan diri saat wawancara adalah tentang menampilkan kepribadian dan kemampuan kita secara positif tanpa terkesan berlebihan. Dengan memahami nilai-nilai dan keterampilan kita, menceritakan kisah sukses dengan jelas, menunjukkan ketertarikan dan antusiasme, memberikan contoh konkret, menggunakan bahasa tubuh yang positif, bertanya dengan bijaksana, dan melakukan tindak lanjut yang tepat, kita dapat menarik perhatian recruiter dan meningkatkan peluang untuk sukses dalam interview kerja. Semoga membantu!

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/.

Tinggalkan Balasan