Focus Group Discussion: Definisi, Tujuan dan Cara Menjalankannya

Di dalam dunia riset, terdapat sejumlah metode yang digunakan untuk menggali pemahaman mendalam tentang berbagai topik. Salah satu metode yang paling menonjol dalam riset kualitatif adalah Focus Group Discussion (FGD). Dalam FGD, kita dan para peserta lainnya akan berkumpul dalam sebuah ruang untuk berbagi pengalaman, pandangan, dan perspektif tentang suatu topik tertentu.
Mari kita telusuri lebih lanjut mengenai arti, teknis pelaksanaan, dan cara menjalankan FGD dengan efektif. Yuk simak!.

1. Apa itu FGD?

Focus Group Discussion (FGD) adalah metode riset kualitatif yang melibatkan kelompok kecil peserta untuk berdiskusi terfokus tentang topik tertentu yang relevan dengan penelitian. Dalam FGD, peserta dipandu oleh seorang moderator untuk berbagi pandangan, pendapat, dan pengalaman mereka terkait dengan topik yang dibahas. Diskusi ini bertujuan untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang perspektif kita dan peserta lain dan mengeksplorasi berbagai sudut pandang.

2. Tujuan FGD

Tujuan utama dari FGD adalah:

  • Mendapatkan pemahaman mendalam tentang pendapat, sikap, dan pengalaman peserta terkait dengan topik penelitian.
  • Mengidentifikasi pola-pola umum dan tema-tema utama dalam persepsi peserta.
  • Mengeksplorasi ide-ide baru dan mendapatkan wawasan yang mungkin tidak muncul dalam wawancara individu.

3. Perbedaan FGD dengan Interview

Perbedaan antara FGD dan wawancara (interview) adalah:

  • Interaksi antara Peserta: FGD melibatkan interaksi antara peserta dalam sebuah kelompok yang dipandu oleh seorang moderator, sementara wawancara adalah interaksi satu lawan satu antara peneliti dan peserta.
  • Variasi dalam Tanggapan: FGD cenderung menghasilkan variasi tanggapan yang lebih kaya karena melibatkan diskusi antar peserta yang memiliki pengalaman dan perspektif yang berbeda.

4. Teknis Pelaksanaan FGD

Langkah-langkah dalam pelaksanaan FGD meliputi:

  • Pemilihan Peserta: Peserta dipilih berdasarkan kriteria yang relevan dengan topik penelitian untuk memastikan keragaman pandangan.
  • Desain Panduan Diskusi: Moderator mempersiapkan panduan diskusi yang terstruktur untuk memandu diskusi sesuai dengan tujuan penelitian.
  • Pelaksanaan Diskusi: FGD dilaksanakan dengan mengumpulkan data melalui diskusi kelompok yang dipandu oleh moderator. Diskusi direkam untuk analisis lebih lanjut.
  • Analisis Data: Data dari FGD dianalisis untuk mengidentifikasi pola-pola umum, tema-tema utama, dan temuan yang relevan dengan topik penelitian.

5. Cara Menjalankannya

Untuk menjalankan FGD dengan baik, langkah-langkah berikut dapat diikuti:

  • Pendahuluan: Moderator memperkenalkan diri dan tujuan FGD, serta menjelaskan aturan partisipasi dan kerahasiaan.
  • Pendahuluan Topik: Moderator memperkenalkan topik diskusi dan memberikan konteks singkat tentang masalah yang akan dibahas.
  • Diskusi Utama: Peserta diajak untuk berbagi pandangan, pengalaman, dan pendapat mereka tentang topik penelitian. Moderator memfasilitasi diskusi dan mengarahkan percakapan agar tetap terfokus.
  • Pertanyaan Pendalaman: Moderator mengajukan pertanyaan pendalaman untuk menggali lebih dalam perspektif peserta dan memperjelas pemahaman tentang topik.
  • Ringkasan dan Penutup: Moderator merangkum temuan utama dari diskusi dan meminta peserta untuk memberikan tanggapan terakhir sebelum mengakhiri FGD.

Dengan menjalankan FGD secara efektif, kita dapat mendapatkan wawasan yang mendalam tentang topik penelitian dan mengumpulkan data kualitatif yang berharga untuk analisis lebih lanjut. Sebagai peserta kita juga dapat mempersiapkan hal-hal saat pelaksanaan FGD. Semoga membantu!.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/.

Tinggalkan Balasan