Ingin Berbagi File Secara Online? Coba Manfaatkan Dropbox!

Selain Google Drive, Dropbox merupakan salah satu alat penyimpanan file yang menjadi pilihan utama para pekerja. Layanan penyimpanan berbasis cloud ini telah menjadi favorit di kalangan pekerja kantoran, dan hal tersebut bukan tanpa alasan. Dropbox tidak hanya menyediakan penyimpanan yang aman, tetapi juga berbagai fitur yang memudahkan pengguna dalam menyusun dan berbagi file. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai apa itu Dropbox, fungsi-fungsinya, serta perbedaannya dengan Google Drive.

Apa Itu Dropbox?

Dilansir dari Business Insider, Dropbox adalah layanan penyimpanan cloud yang memungkinkan penggunanya menyimpan file secara online dan melakukan sinkronisasi ke berbagai perangkat. Meskipun konsepnya mirip dengan Google Drive, Dropbox versi gratis menyediakan kapasitas penyimpanan 2 GB, sedangkan Google Drive dapat menyimpan hingga 5 GB pada versi gratisnya. Namun, Dropbox memberikan opsi untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan dengan melakukan upgrade ke versi berbayar. Keunggulan Dropbox terletak pada kemudahan berbagi file secara online dan sistem keamanan yang ketat.

Fungsi Dropbox

Dropbox memiliki beberapa fungsi yang sangat berguna bagi para pekerja kantoran. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  1. Membagikan dan Mengedit Dokumen
  • Mirip dengan Google Drive, Dropbox memungkinkan pengguna untuk membagikan dokumen dengan orang lain dari mana saja dan kapan saja.
  • Selain itu, pengguna juga dapat mengedit dokumen yang sudah dibagikan, memudahkan kolaborasi dalam tim.

2. Backup File

  • Dropbox memungkinkan pengguna untuk melakukan backup file-file penting, mengamankan data dari kemungkinan kerusakan komputer atau laptop yang tidak terduga.
  • Foto-foto atau file lainnya di ponsel juga dapat di-backup melalui aplikasi Dropbox.

Fitur Dropbox

Dropbox memiliki sejumlah fitur yang membuatnya menjadi alat penyimpanan yang efisien dan produktif. Beberapa fitur tersebut antara lain:

  1. Dropbox Paper
  • Dropbox Paper adalah fitur alat produktivitas yang memungkinkan pengguna membuat dan mengedit file dengan tim secara bersamaan.

2. Integrasi

  • Dropbox dapat diintegrasikan dengan berbagai aplikasi tugas seperti Trello, Slack, Gmail, dan lainnya, meningkatkan produktivitas kerja.

3. Penyimpanan Berbasis Cloud

  • Dropbox menyediakan penyimpanan berbasis cloud, menghilangkan kebutuhan untuk perangkat fisik seperti harddisk.

4. Peringatan dan Pemberitahuan

  • Dropbox dilengkapi dengan fitur keamanan yang memberikan peringatan dan pemberitahuan jika ada aktivitas mencurigakan, seperti peretasan file atau kebocoran data.

Perbedaan Dropbox dan Google Drive

Meskipun serupa dalam konsep sebagai layanan penyimpanan cloud, terdapat perbedaan antara Dropbox dan Google Drive, yaitu:

  1. Memori Penyimpanan
  • Dropbox versi gratis menyediakan 2 GB, sedangkan Google Drive mencapai 5 GB pada versi gratis.

2. Kompatibilitas

  • Dropbox dapat digunakan di berbagai sistem operasi, termasuk Mac, iOS, Windows, Android, dan Linux. Sementara itu, Google Drive hanya kompatibel dengan Mac, Android, dan Windows.

3. Harga

  • Untuk kapasitas 2 TB, Dropbox memerlukan biaya sebesar 120 dolar AS per tahun, sedangkan Google Drive memerlukan biaya tambahan 100 dolar AS per tahun.

Penutup

Dropbox adalah pilihan yang baik bagi para pekerja yang menginginkan penyimpanan file yang efisien, kemampuan berbagi yang baik, dan tingkat keamanan yang tinggi. Fitur-fitur dan kemudahan penggunaan membuat Dropbox menjadi alat yang layak dipertimbangkan dalam lingkungan kerja. Jadi, jika Anda ingin mencoba alternatif penyimpanan file yang handal, segera download aplikasi Dropbox di desktop atau ponsel Anda. Selamat bekerja lebih efisien dengan Dropbox!

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/.

Tinggalkan Balasan