Kata yang Harus Dihindari Saat Membuat Resume

Resume merupakan dokumen penting dalam mencari pekerjaan yang dapat memberikan kesan pertama kepada calon perekrut. Oleh karena itu, penggunaan kata-kata yang tepat dapat membuat resume kita menonjol dan mengesankan. Namun, terdapat beberapa kata yang sebaiknya dihindari karena dapat merugikan kesan yang ingin kita sampaikan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas kata yang sebaiknya dihindari saat membuat resume. Yuk simak!.

Kata yang Harus Dihindari dalam Membuat Resume

  1. Penggunaan Kata Klise: Hindari menggunakan kata-kata klise yang sering digunakan dalam resume, seperti “pengalaman yang luas”, “komunikator yang kuat”, atau “tim pemimpin”. Kata-kata seperti ini cenderung terlalu umum dan tidak memberikan gambaran yang konkret tentang kemampuan dan prestasi kita.
  2. Kata-Kata Negatif: Hindari menggunakan kata-kata negatif seperti “belum pernah”, “tidak bisa”, atau “belum memiliki pengalaman”. Sebaliknya, fokuslah pada pencapaian dan kemampuan positif kita.
  3. Kata-Kata Ambigu: Hindari menggunakan kata-kata yang ambigu atau tidak jelas, seperti “mungkin”, “berharap”, atau “mencoba”. Ini dapat menunjukkan ketidakpastian atau kurangnya keyakinan dalam kemampuan kita.
  4. Kata-Kata Berlebihan: Hindari menggunakan kata-kata berlebihan yang tidak didukung oleh bukti konkret. Contohnya adalah “ahli”, “master”, atau “genius”. Sebaiknya fokus pada pencapaian yang nyata dan bukti konkret dari kemampuan kita.
  5. Kata-Kata Formal yang Tidak Relevan: Hindari menggunakan kata-kata formal yang terlalu kaku dan tidak relevan dengan pekerjaan yang kita lamar. Ini dapat membuat resume terdengar tidak alami dan tidak menarik perhatian.
  6. Kata-Kata Umum yang Tidak Spesifik: Hindari menggunakan kata-kata umum yang tidak spesifik, seperti “berhasil”, “efektif”, atau “sukses”. Sebaiknya berikan contoh konkret dari pencapaian kita yang mendukung klaim tersebut.
  7. Kata-Kata yang Terlalu Formal atau Terlalu Informal: Hindari menggunakan kata-kata yang terlalu formal atau terlalu informal tergantung pada budaya perusahaan yang kita lamar. Sebaiknya sesuaikan gaya dan tone resume kita dengan gaya komunikasi yang sesuai dengan budaya perusahaan tersebut.

Kesimpulan

Penggunaan kata-kata yang tepat dan bijak dalam resume dapat membuat kita menonjol dan memberikan kesan yang positif kepada calon perekrut. Hindari penggunaan kata-kata klise, negatif, ambigu, berlebihan, formal yang tidak relevan, umum yang tidak spesifik, serta kata-kata yang terlalu formal atau terlalu informal. Dengan memperhatikan hal ini, kita dapat membuat resume yang efektif dan mengesankan. Semoga membantu!.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/.

Tinggalkan Balasan