Kenali Perbedaan Business Intelligence dan Business Analytics

Dalam era digital ini, data menjadi salah satu aset terpenting bagi perusahaan untuk mengambil keputusan yang tepat dan strategis. Untuk menganalisis dan memahami data tersebut, perusahaan menggunakan dua konsep utama, yaitu Business Intelligence (BI) dan Business Analytics (BA). Meskipun sering digunakan secara bersamaan, kedua konsep ini sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang perbedaan antara Business Intelligence dan Business Analytics.

Business Intelligence (BI)

Business Intelligence (BI) adalah proses pengumpulan, analisis, presentasi, dan pemahaman informasi bisnis. Tujuan utama dari BI adalah untuk memberikan pandangan yang mendalam tentang kinerja bisnis saat ini berdasarkan data historis. BI menggunakan data historis yang telah terstruktur dengan baik untuk menyediakan laporan, grafik, dan dashboard yang membantu pengambilan keputusan.

Mau jadi Sales atau Business Development? Baca panduan lengkap Sales & Business Development berikut.

Business Analytics (BA)

Business Analytics (BA) adalah proses penggalian, interpretasi, dan komunikasi pola dalam data untuk membantu pengambilan keputusan bisnis. BA menggunakan data yang telah terkumpul, termasuk data historis dan data real-time, untuk mengidentifikasi tren, mengembangkan model prediksi, dan memberikan wawasan yang dapat diandalkan untuk mendukung pengambilan keputusan.

Perbedaan Utama antara BI dan BA

  1. Fokus Utama: BI lebih berfokus pada pemahaman kinerja bisnis saat ini berdasarkan data historis, sementara BA lebih berfokus pada pemahaman tren masa depan dan pengembangan model prediksi untuk membantu pengambilan keputusan.
  2. Sifat Data: BI menggunakan data yang telah terstruktur dengan baik dan biasanya bersifat statis, sementara BA menggunakan berbagai jenis data, termasuk data historis dan data real-time, dan bersifat dinamis.
  3. Tujuan: Tujuan BI adalah memberikan informasi yang jelas dan dapat dipahami tentang kinerja bisnis saat ini, sementara tujuan BA adalah memberikan wawasan yang mendalam tentang tren masa depan dan membantu dalam pengambilan keputusan strategis.
  4. Alat dan Teknik: BI menggunakan alat seperti laporan, grafik, dan dashboard untuk menyajikan informasi, sementara BA menggunakan teknik analisis statistik dan pemodelan data untuk mengidentifikasi pola dan tren dalam data.
  5. Waktu Respon: BI cenderung memberikan informasi yang lebih cepat karena menggunakan data yang telah terstruktur dengan baik, sementara BA mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk mengembangkan model prediksi yang akurat.

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

Studi Kasus: E-Commerce Company

Sebagai contoh, sebuah perusahaan e-commerce menggunakan BI untuk memantau kinerja penjualan produknya berdasarkan data historis. Mereka menggunakan laporan dan dashboard BI untuk melihat performa produk tertentu, daerah geografis yang menghasilkan penjualan tertinggi, dan lain sebagainya.

Di sisi lain, perusahaan yang sama menggunakan BA untuk menganalisis tren pembelian pelanggan dan mengembangkan model prediksi untuk mengidentifikasi produk yang mungkin diminati di masa depan. Mereka menggunakan teknik analisis data dan pemodelan statistik untuk mencapai tujuan ini.

Mau jago Microsoft Excel? Simak panduan lengkap Excel di sini.

Kesimpulan

Meskipun sering digunakan secara bersamaan, Business Intelligence (BI) dan Business Analytics (BA) memiliki perbedaan yang signifikan dalam pendekatan, fokus, dan tujuan mereka. Sementara BI lebih berfokus pada pemahaman kinerja bisnis saat ini berdasarkan data historis, BA lebih berfokus pada pemahaman tren masa depan dan pengembangan model prediksi untuk membantu pengambilan keputusan. Kedua konsep ini penting untuk membantu perusahaan mengambil keputusan yang tepat dan strategis dalam menghadapi tantangan bisnis yang kompleks di era digital ini.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan