Ini Dia Sertifikasi yang Diperhatikan oleh Rekruter

Sertifikasi telah menjadi poin penting dalam memperkuat portofolio profesional, menunjukkan kepada rekruter bahwa kita memiliki keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk berhasil dalam industri tertentu. Artikel ini akan menjelaskan jenis sertifikasi berdasarkan profesi dan fokus pada sertifikasi software yang dapat memberikan nilai tambah besar saat melamar pekerjaan.

Tertarik jadi Data Analyst? Baca panduan lengkap Data Analysis ini.

1. Jenis Sertifikasi Berdasarkan Profesi:

  • Sertifikasi Keuangan (Contoh: Certified Public Accountant – CPA):
    • Sertifikasi ini cocok untuk para profesional di bidang akuntansi dan keuangan. CPA menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang peraturan keuangan dan kemampuan untuk menyusun laporan keuangan yang akurat.
  • Sertifikasi Manajemen Proyek (Contoh: Project Management Professional – PMP):
    • PMP adalah sertifikasi yang diakui secara internasional untuk manajer proyek. Ini menegaskan bahwa pemegangnya memiliki keterampilan untuk memimpin dan mengelola proyek dengan efisien.
  • Sertifikasi Human Resources (Contoh: Professional in Human Resources – PHR):
    • Para profesional di bidang sumber daya manusia dapat mempertimbangkan sertifikasi PHR. Ini menunjukkan pemahaman yang kuat tentang praktek dan kebijakan SDM.
  • Sertifikasi Teknologi Informasi (Contoh: CompTIA Security+):
    • Sertifikasi ini memvalidasi pengetahuan keamanan informasi. Sangat berharga untuk profesional IT yang ingin menunjukkan keterampilan dalam melindungi sistem dan data.
  • Sertifikasi Digital Marketing (Contoh: Google Ads Certification):
    • Bagi para pemasar digital, sertifikasi Google Ads memberikan kepercayaan bahwa pemegangnya memahami cara mengelola kampanye iklan online dengan efektif.

2. Jenis Sertifikasi Software:

  • Microsoft Certified:
    • Sertifikasi Microsoft, seperti Microsoft Certified: Azure Administrator Associate, dapat menambah nilai dalam dunia teknologi dan administrasi sistem.
  • Cisco Certified Network Associate (CCNA):
    • Merupakan sertifikasi untuk profesional jaringan, menunjukkan pemahaman tentang perencanaan, operasi, dan pemeliharaan jaringan.
  • Adobe Certified Expert (ACE):
    • Sertifikasi ini fokus pada keterampilan kreatif menggunakan perangkat lunak Adobe seperti Photoshop atau Illustrator, yang sangat berguna bagi desainer grafis dan kreator konten visual.
  • Salesforce Certified Administrator:
    • Membuktikan kemampuan dalam mengelola dan mengonfigurasi platform Salesforce, sertifikasi ini sangat dicari oleh administrator Salesforce.

Mau jadi UI-UX Designer? Cek panduan lengkap UI-UX Design berikut.

Mendapatkan sertifikasi bukan hanya tentang menambahkan baris indah pada resume kita; ini adalah investasi dalam diri sendiri dan dapat membuka pintu untuk peluang karir yang lebih besar.

Saat mencari sertifikasi, kita harus mempertimbangkan kebutuhan industri tempat kita berkarir. Sertifikasi yang berhubungan langsung dengan pekerjaan atau industri kita akan memberikan nilai tambah yang lebih besar. Pastikan untuk selalu memperbarui sertifikasi kita sesuai dengan perkembangan industri dan teknologi, menjadikan diri kita sebagai profesional yang selalu relevan dan diinginkan oleh rekruter.

Mau jadi HRD? Simak panduan lengkap Human Resource Development di sini.

Dengan menggali sertifikasi yang relevan dan diperhatikan oleh rekruter, kita dapat meningkatkan daya saing kita di pasar kerja yang kompetitif. Sertifikasi adalah kunci untuk membuka pintu kesuksesan karir, dan sebagai generasi profesional muda, kita memiliki akses untuk terus mengasah keterampilan kita melalui program sertifikasi yang beragam. Mari bersama-sama berinvestasi dalam pengembangan diri kita dan membuka pintu kesempatan yang lebih luas di dunia kerja.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill