Lateral Thinking: Arti, Cara Mengembangkan, dan Manfaat

Apa Itu Lateral Thinking?

Lateral thinking adalah sebuah konsep yang diperkenalkan oleh Edward de Bono, seorang ahli pemikiran kreatif. Ini adalah pendekatan terhadap pemecahan masalah dan inovasi yang berbeda dengan pemikiran konvensional atau “linear”. Dalam lateral thinking, seseorang diajak untuk berpikir di luar kotak dan menemukan solusi yang tidak terduga atau tidak konvensional.

Cara Mengembangkan Lateral Thinking

  1. Pertanyakan Asumsi: Lateral thinking mendorong kita untuk mempertanyakan asumsi yang mendasari suatu masalah atau situasi. Ini membuka pikiran kita untuk melihat situasi dari sudut pandang yang berbeda.
  2. Gunakan Teknik Brainstorming: Brainstorming adalah cara yang baik untuk mengembangkan lateral thinking. Dalam sesi brainstorming, kita diharapkan untuk memunculkan ide-ide yang kreatif dan tidak konvensional.
  3. Lakukan Analogi: Menghubungkan masalah dengan situasi atau konsep yang sepertinya tidak terkait bisa membantu kita melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda dan menemukan solusi yang tidak terduga.
  4. Gunakan Metode “What If?”: Bertanya pada diri sendiri “What if?” bisa membantu kita melihat kemungkinan-kemungkinan yang belum terpikirkan sebelumnya dan mengembangkan ide-ide yang kreatif.
  5. Lakukan Percobaan: Terkadang, mencoba sesuatu yang baru atau berbeda bisa membuka pikiran kita untuk melihat situasi dengan cara yang baru.

Manfaat Lateral Thinking

  1. Mengatasi Masalah Kompleks: Lateral thinking dapat membantu kita mengatasi masalah yang kompleks atau sulit dengan cara yang kreatif dan tidak konvensional.
  2. Meningkatkan Inovasi: Dengan berpikir di luar kotak, kita dapat menghasilkan ide-ide yang inovatif dan memecahkan masalah dengan cara yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.
  3. Meningkatkan Kreativitas: Melatih lateral thinking dapat meningkatkan kreativitas kita dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam pekerjaan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Membuka Peluang Baru: Dengan melihat situasi dari sudut pandang yang berbeda, kita dapat melihat peluang baru yang sebelumnya tidak terlihat.
  5. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Fleksibel: Lateral thinking membantu kita untuk menjadi lebih fleksibel dalam berpikir dan merespon situasi yang berubah-ubah dengan cepat dan efektif.

Dengan mengembangkan lateral thinking, kita dapat melatih diri kita untuk berpikir lebih kreatif, inovatif, dan fleksibel dalam menghadapi berbagai situasi dan masalah dalam kehidupan.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/

Tinggalkan Balasan