Membedah 10 Perbedaan Job Description dan Job Specification

Dalam mencari pekerjaan, dua hal yang seringkali menjadi panduan utama adalah Job Description (JD) dan Job Specification (JS). Namun, tak jarang banyak orang yang bingung membedakan keduanya. Mari kita cermati apa sebenarnya JD dan JS, serta sepuluh perbedaan kunci di antara keduanya.

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

1. Apa Itu Job Description?

Job Description (JD) adalah dokumen tertulis yang memberikan gambaran rinci mengenai pekerjaan yang harus dilakukan oleh seseorang dalam posisi tertentu. JD menyajikan informasi mengenai tugas, tanggung jawab, kewajiban, dan hak-hak yang terkait dengan posisi tersebut.

2. Apa Itu Job Specification?

Job Specification (JS), atau biasa disebut Person Specification, adalah dokumen yang merinci karakteristik, kualifikasi, dan keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan tugas yang dijabat sesuai dengan Job Description. JS memberikan panduan kepada calon karyawan tentang apa yang diharapkan oleh perusahaan.

3. Perbedaan Job Description dan Job Specification

a. Fokus Utama

  • Job Description: Fokus pada tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan oleh seseorang di posisi tersebut.
  • Job Specification: Fokus pada kualifikasi, keterampilan, dan karakteristik pribadi yang diharapkan dari calon karyawan.

b. Isi

  • Job Description: Menjelaskan pekerjaan secara keseluruhan, mencakup tanggung jawab harian, proyek-proyek tertentu, dan hubungan kerja.
  • Job Specification: Menyebutkan kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan teknis, dan karakteristik kepribadian yang diinginkan.

c. Tujuan

  • Job Description: Membantu karyawan memahami pekerjaan mereka dengan jelas dan memberikan dasar untuk evaluasi kinerja.
  • Job Specification: Memberikan panduan kepada tim HR dalam proses rekrutmen untuk menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

d. Lingkup

  • Job Description: Lebih bersifat deskriptif, merinci tugas harian dan tanggung jawab pekerjaan.
  • Job Specification: Lebih bersifat preskriptif, memberikan panduan untuk memilih kandidat yang paling sesuai dengan persyaratan posisi.

e. Berfokus pada Siapa

  • Job Description: Menyajikan informasi kepada karyawan yang sudah bekerja di perusahaan.
  • Job Specification: Menyajikan informasi kepada calon karyawan yang sedang mencari pekerjaan.

Mau lancar Bahasa Inggris? Baca panduan lengkap bahasa Inggris, TOEFL, IETLS & Beasiswa ini.

f. Waktu Penyusunan

  • Job Description: Umumnya disusun sebelum proses rekrutmen untuk memberikan pemahaman tentang pekerjaan yang ditawarkan.
  • Job Specification: Disusun ketika posisi tersebut akan diisi, memberikan panduan konkret bagi calon karyawan.

g. Sifat

  • Job Description: Bersifat lebih umum dan mencakup berbagai tanggung jawab.
  • Job Specification: Lebih spesifik dan terperinci, mencantumkan persyaratan khusus.

h. Dikelola oleh

  • Job Description: Dikelola oleh departemen manajemen dan karyawan yang menjalankan tugas tersebut.
  • Job Specification: Dikelola oleh tim HR dan digunakan dalam proses rekrutmen.

i. Konten

  • Job Description: Menjelaskan peran dan fungsi pekerjaan.
  • Job Specification: Membahas kualifikasi pendidikan, pengalaman, dan keterampilan teknis.

Tertarik Jadi Software engineering? Baca panduan lengkap Software Engineering di sini.

j. Fleksibilitas

  • Job Description: Kurang fleksibel dan lebih tetap.
  • Job Specification: Lebih fleksibel karena dapat disesuaikan sesuai kebutuhan rekrutmen.

Dengan memahami perbedaan antara Job Description dan Job Specification, kita dapat lebih efektif dalam menyusun lamaran pekerjaan dan memilih posisi yang sesuai dengan kualifikasi kita. Ini adalah langkah awal yang penting dalam mencapai kesuksesan karier kita. Mari manfaatkan pengetahuan ini untuk mempersiapkan diri dalam menjelajahi dunia kerja.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/.

Tinggalkan Balasan