Stay Interview: Obrolan Asyik antara Bos dan Karyawan

Stay Interview merupakan praktik yang strategis dan berorientasi pada manusia yang bertujuan untuk memahami kebutuhan, motivasi, dan harapan karyawan yang telah memilih untuk tetap bekerja di suatu perusahaan. Stay Interview seperti semacam obrolan akrab antara bos dan kita sebagai karyawan yang sudah memilih untuk bertahan di perusahaan. Ini bukan seperti wawancara biasa untuk penerimaan, tetapi lebih seperti curhatan santai yang bertujuan untuk memahami apa yang membuat kita ingin tetap bersama.

Tujuan utamanya sederhana: mencari tahu apa yang membuat kita dan bagaimana mempertahankannya. Ini bisa berkaitan dengan segala hal, mulai dari suasana kerja yang menyenangkan, peluang pengembangan, hingga dukungan dalam mencapai keseimbangan antara hidup dan kerja.

Dalam konteks globalisasi dan persaingan bisnis yang ketat, mempertahankan bakat karyawan yang berharga menjadi kunci keberhasilan jangka panjang bagi perusahaan. Oleh sebab itu, Stay Interview menjadi semakin penting dalam manajemen sumber daya manusia. Berikut rangkuman dari My Skill penjabaran yang lebih rinci tentang definisi, tujuan, manfaat, dan cara kerja Stay Interview. Simak yuk!

Definisi

Stay Interview adalah proses terstruktur di mana manajemen perusahaan berinteraksi secara formal dengan karyawan yang memutuskan untuk tetap bekerja di perusahaan tersebut. Biasanya dilakukan secara satu lawan satu antara atasan langsung dan karyawan yang bersangkutan. Tujuan utamanya adalah untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan karyawan untuk tetap tinggal di perusahaan dan untuk mendapatkan masukan yang berharga untuk meningkatkan retensi karyawan.

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

Tujuan

  1. Meningkatkan Kepuasan dan Keterlibatan Karyawan: Dengan memahami kebutuhan dan harapan karyawan, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih memuaskan dan mendukung keterlibatan karyawan.
  2. Mengidentifikasi Faktor-faktor Penyebab Karyawan Tetap Tinggal: Stay Interview membantu perusahaan mengidentifikasi faktor-faktor yang membuat karyawan memilih untuk tetap bekerja di perusahaan, seperti budaya perusahaan, kesempatan pengembangan, kompensasi, atau keseimbangan kerja-hidup.
  3. Mengurangi Turnover Karyawan: Dengan memahami kebutuhan karyawan dan mengambil tindakan yang sesuai, perusahaan dapat mengurangi tingkat turnover karyawan yang dapat mengganggu kelangsungan operasional dan pertumbuhan jangka panjang.

Tertarik jadi Data Analyst? Baca panduan lengkap Data Analysis ini.

Manfaat

  1. Pemahaman yang Mendalam tentang Karyawan: Stay Interview membantu manajemen memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang kebutuhan, motivasi, dan harapan karyawan secara individual.
  2. Peningkatan Retensi Karyawan: Dengan memperoleh masukan langsung dari karyawan tentang apa yang mereka hargai dari pekerjaan mereka, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mempertahankan bakat yang berharga.
  3. Peningkatan Produktivitas dan Kinerja: Lingkungan kerja yang memuaskan dan mendukung keterlibatan karyawan dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja keseluruhan tim dan organisasi.
  4. Pembangunan Hubungan yang Kuat: Stay Interview membantu membangun hubungan yang kuat antara manajemen dan karyawan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan loyalitas dan keterlibatan karyawan.

Mau jago Microsoft Excel? Simak panduan lengkap Excel di sini.

Cara Kerja

  1. Persiapan yang Matang: Manajemen perlu mempersiapkan pertanyaan yang relevan dan terstruktur berdasarkan konteks individu masing-masing karyawan.
  2. Pelaksanaan Wawancara: Wawancara dilakukan antara atasan langsung dan karyawan untuk membahas berbagai aspek pekerjaan, kepuasan, harapan, dan kebutuhan karyawan.
  3. Analisis dan Tindak Lanjut: Manajemen menganalisis masukan dari wawancara dan mengidentifikasi langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk meningkatkan pengalaman kerja karyawan.
  4. Implementasi Perubahan: Langkah terakhir melibatkan implementasi perubahan berdasarkan masukan yang diberikan oleh karyawan, baik itu terkait dengan pengembangan karir, keseimbangan kerja-hidup, atau aspek lain yang memengaruhi kepuasan kerja.

Mau jadi UI-UX Designer? Cek panduan lengkap UI-UX Design berikut.

Setelah membahas tentang Stay Interview, kita bisa melihat betapa pentingnya menjaga suasana kerja yang hangat dan menyenangkan. Dengan obrolan yang asyik antara kita dan bos, bukan hanya kita tyang merasa dihargai, tetapi juga terjalin hubungan yang lebih erat antara semua pihak di perusahaan.

Mari kita terus menjaga suasana kerja yang positif dan memberikan perhatian yang pantas untuk menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan bagi semua orang. Tetap semangat dan terus berkolaborasi dengan baik. Good luck!

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill