Mengoptimalkan Kesempatan dengan 6 Cara Follow Up Interview Kerja dan Contohnya

Proses wawancara kerja adalah langkah krusial dalam meraih kesempatan karier. Setelah menjalani wawancara, melakukan tindak lanjut atau follow-up adalah strategi cerdas untuk memperkuat kesan positif dan menunjukkan komitmen kita terhadap posisi tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas enam cara efektif untuk melakukan follow-up setelah wawancara, serta menyajikan contoh email dan pesan WhatsApp yang dapat kita gunakan.

1. Segera Kirimkan Terima Kasih

Secepatnya setelah wawancara, kirimkan email ucapan terima kasih kepada pewawancara. Ekspresikan rasa terima kasih kita atas kesempatan wawancara dan tampilkan antusiasme kita terhadap peran tersebut. Contoh:

Subject: Ucapan Terima Kasih Setelah Wawancara

Halo [Nama Pewawancara],

Terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan untuk wawancara di perusahaan Anda. Saya sangat antusias dengan potensi kerja sama ini dan semakin yakin bahwa peran ini sesuai dengan keterampilan dan pengalaman saya. Saya menantikan jawaban positif dari Anda.

Terima kasih lagi dan salam hormat,
[Nama Kita]

2. Periksa Batas Waktu yang Diberikan

Jika pewawancara memberikan batas waktu untuk pengumuman keputusan, pastikan untuk menghormati tenggat waktu tersebut. Jika belum ada kabar setelah melewati batas waktu, kita dapat mengirimkan pesan ringan untuk mengekspresikan ketertarikan kita dan bertanya tentang status rekrutmen.

3. Tekankan Keunggulan Kita

Dalam pesan follow-up, jangan ragu untuk menekankan kembali keunggulan dan keterampilan kita yang relevan untuk posisi tersebut. Ini dapat memperkuat kesan positif dan memberikan pengingat kepada pewawancara tentang kontribusi yang dapat kita bawa ke perusahaan.

4. Tanyakan Pertanyaan yang Relevan

Tanyakan pertanyaan yang menunjukkan keinginan kita untuk terlibat lebih dalam dengan perusahaan. Misalnya, tanyakan tentang proyek-proyek terkini, budaya kerja, atau harapan perusahaan terhadap peran yang sedang kita lamar.

5. Gunakan Pesan WhatsApp dengan Bijak

Jika kita memiliki nomor WhatsApp dari pewawancara, kita dapat mengirimkan pesan ringan untuk mengekspresikan apresiasi dan ketertarikan kita terhadap posisi tersebut. Pastikan untuk tetap mempertahankan tingkat profesionalisme yang sesuai dengan konteks.

6. Contoh Pesan WhatsApp:

Halo [Nama Pewawancara],

Saya ingin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas kesempatan wawancara kemarin. Saya sangat antusias dengan kemungkinan bekerja di perusahaan Anda. Apakah ada informasi lebih lanjut yang bisa saya bantu sediakan untuk mendukung proses pengambilan keputusan?

Terima kasih banyak dan salam hormat,
[Nama Kita]

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kita dapat meningkatkan kesempatan kita untuk berhasil dalam proses rekrutmen. Memberikan follow-up yang bijak dan berfokus pada kepentingan perusahaan dapat menciptakan kesan positif yang tak terlupakan. Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah calon yang berkomitmen dan berkelas.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/.

Tinggalkan Balasan