Mengungkap Pentingnya Subject Email dalam Lamaran Kerja dan Cara Menulisnya yang Efektif

Dalam proses melamar pekerjaan, seringkali perhatian kita terfokus pada isi email dan lampiran CV, namun terkadang kita lupa betapa pentingnya subject email. Subject email adalah pintu gerbang pertama untuk memikat perhatian perekrut. Mari kita jelajahi seberapa krusial subject email dalam lamaran kerja dan beberapa tips efektif dalam menulisnya.

1. Seberapa Penting Subject Email saat Melamar Kerja?

Subject email dalam lamaran kerja bisa diibaratkan sebagai kesempatan kita untuk membuat kesan pertama yang positif. Banyak perekrut yang harus menangani ratusan hingga ribuan email setiap harinya. Dengan subjek yang menarik dan jelas, kita dapat memastikan email kita tidak terkubur di antara tumpukan yang lain.

Subject email juga mencerminkan profesionalisme dan kemampuan komunikasi kita. Jika kita dapat menyusun subject email dengan baik, hal ini dapat menandakan bahwa kita adalah kandidat yang serius dan rapi dalam pendekatan kita terhadap pekerjaan.

2. Tips Menulis Subject Email untuk Lamaran Kerja:

a. Jadilah Spesifik dan Relevan:
Subjek email sebaiknya mencerminkan tujuan utama kita. Sebagai contoh, “Lamaran Posisi [Nama Posisi] – [Nama Kita]” menunjukkan dengan jelas tujuan email kita dan memberikan informasi yang diperlukan.

b. Gunakan Kata-kata Kunci:
Sesuaikan subject email dengan kata-kata kunci yang umumnya digunakan dalam industri atau perusahaan tertentu. Ini dapat meningkatkan kemungkinan email kita ditemukan melalui pencarian atau filter yang digunakan oleh perekrut.

c. Hindari Kata-kata Berlebihan:
Jangan tergoda untuk menggunakan kata-kata berlebihan atau terlalu jargonistik. Kita ingin membuat kesan profesional, bukan terkesan berlebihan atau tidak tulus.

d. Sesuaikan dengan Petunjuk Lowongan:
Jika lowongan pekerjaan memiliki petunjuk khusus tentang subject email, pastikan kita mengikutinya. Ini menunjukkan keterlibatan kita dalam membaca dan memahami detail.

e. Gunakan Format Tertentu:
Contoh format subjek yang umum digunakan adalah “Lamaran Pekerjaan – [Nama Kita]”. Format ini sederhana dan langsung to the point.

f. Tetap Singkat dan Jelas:
Hindari subject email yang terlalu panjang atau rumit. Perekrut biasanya menyukai subjek yang singkat namun memberikan informasi yang cukup.

g. Pertimbangkan Penggunaan Nomor atau Statistik:
Jika memungkinkan, masukkan nomor atau statistik yang relevan dalam subjek. Misalnya, “Pengalaman 5 Tahun dalam [Industri] – Lamaran Posisi [Nama Posisi]”.

Melalui penerapan tips ini, kita dapat meningkatkan peluang subjek email kita dibaca dan diberi perhatian oleh perekrut. Sehingga, sekecil apapun, subjek email memiliki dampak besar dalam meraih kesuksesan dalam dunia karier kita. Dengan pemikiran ini, mari kita perhatikan dan perbaiki cara kita menulis subject email dalam setiap lamaran pekerjaan kita ke depannya.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/.

Tinggalkan Balasan