Menulis Gap Year: Tips & Contoh Mencantumkan di CV

Gap year, atau tahun sabbatikal, adalah periode di mana seseorang memutuskan untuk mengambil istirahat dari pendidikan atau pekerjaan untuk mengeksplorasi minat pribadi, memperdalam pemahaman diri, atau berpartisipasi dalam kegiatan sukarela atau pengalaman internasional. Menyertakan gap year dalam Curriculum Vitae (CV) kita dapat menambah nilai tambah dan menunjukkan kepada calon perekrut bahwa kita telah memanfaatkan waktu luang kita secara produktif.
Berikut adalah empat cara menulis gap year di CV beserta contohnya. Yuk simak!

1. Jelaskan Tujuan dan Manfaat Gap Year yang Diambil

Jelaskan dengan jelas tujuan kita mengambil gap year dan bagaimana ini telah memengaruhi perkembangan pribadi dan profesional kita. Sorotkan manfaat yang kita peroleh dari pengalaman ini, seperti pengembangan keterampilan interpersonal, peningkatan pemahaman budaya, atau pengalaman belajar di luar ruang kelas.

Contoh:

Gap Year (Tahun-Tahun)
Setelah menyelesaikan gelar sarjana, saya memutuskan untuk mengambil gap year untuk mengeksplorasi minat pribadi dan memperdalam pemahaman saya tentang dunia. Selama periode ini, saya bekerja sebagai relawan di proyek konservasi lingkungan di Amerika Selatan, di mana saya belajar tentang pentingnya keberlanjutan dan bekerja dalam tim lintas budaya.

2. Sorotkan Pengalaman dan Pencapaian

Sorotkan pengalaman, pencapaian, atau proyek yang kita lakukan selama gap year yang relevan dengan jalur karier kita atau kebutuhan perusahaan yang kita lamar. Jelaskan peran kita dalam proyek tersebut dan apa yang kita pelajari dari pengalaman tersebut.

Contoh:

Relawan, Proyek Konservasi Lingkungan, Amerika Selatan
- Terlibat dalam kegiatan pemulihan hutan, termasuk penanaman pohon dan pemantauan keanekaragaman hayati.
- Mengorganisir program pendidikan lingkungan untuk komunitas lokal dan sekolah-sekolah setempat.
- Memimpin tim relawan internasional dalam proyek-proyek konservasi.

3. Hubungkan Gap Year dengan Pekerjaan yang Dilamar:

Pastikan untuk menjelaskan bagaimana pengalaman yang kita dapatkan selama gap year dapat diterapkan dalam peran yang kita lamar. Tunjukkan keterampilan dan pengalaman yang kita peroleh yang relevan dengan pekerjaan yang kita inginkan.

Contoh:

Pengalaman saya sebagai relawan di proyek konservasi lingkungan mengasah keterampilan kepemimpinan, kerja tim, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru. Saya yakin pengalaman ini akan bermanfaat dalam peran saya sebagai manajer proyek di perusahaan ini, di mana kemampuan berkomunikasi lintas budaya dan kepemimpinan sangat diperlukan.

4. Cantumkan dengan Jelas dalam Bagian Pendidikan atau Pengalaman Kerja:

Tempatkan informasi tentang gap year kita dengan jelas dalam bagian pendidikan atau pengalaman kerja kita. Berikan tahun mulai dan selesai serta detail singkat tentang kegiatan atau proyek yang kita ikuti selama periode tersebut.

Contoh:

Pendidikan:
Gelar Sarjana dalam Teknik Informatika, Universitas ABC, Tahun
Gap Year (Tahun-Tahun)
Relawan di Proyek Konservasi Lingkungan, Amerika Selatan

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dan menyertakan informasi yang relevan, kita dapat menulis tentang gap year dalam CV kita dengan cara yang efektif dan meyakinkan. Pastikan untuk menyesuaikan penjelasan kita dengan kebutuhan perusahaan dan pekerjaan yang kita lamar, serta memperbarui secara teratur CV kita sesuai dengan pengalaman dan pencapaian terbaru kita. Semoga berhasil!

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/.

Tinggalkan Balasan