Peran Penting Pantarlih dalam Kebijakan Keamanan

Pantarlih, yang juga dikenal sebagai petugas keamanan, adalah individu yang bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tempat-tempat umum, seperti pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, pusat rekreasi, atau acara-acara publik. Mereka memainkan peran penting dalam mencegah gangguan, kejahatan, dan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan serta memberikan rasa aman bagi pengunjung dan pekerja di tempat tersebut.

A. Tugas dan Kewajiban Pantarlih

  1. Pengawasan Keamanan: Pantarlih bertugas untuk mengawasi aktivitas di area kerja mereka, memeriksa identitas pengunjung, dan memastikan bahwa orang-orang yang masuk memiliki tujuan yang jelas.
  2. Patroli Rutin: Mereka melakukan patroli rutin di sekitar area kerja untuk memantau situasi, mengidentifikasi potensi ancaman keamanan, dan menanggapi kejadian yang memerlukan intervensi.
  3. Penegakan Aturan: Pantarlih bertanggung jawab untuk menegakkan aturan dan peraturan yang berlaku di tempat mereka bertugas, termasuk kebijakan keamanan, larangan merokok, dan larangan membawa senjata.
  4. Penanganan Darurat: Mereka dilatih untuk menangani situasi darurat seperti kebakaran, kecelakaan, atau serangan, dan memberikan bantuan pertama jika diperlukan serta mengkoordinasikan respons dengan pihak berwenang.
  5. Pengawasan Teknologi Keamanan: Pantarlih dapat bertanggung jawab untuk mengoperasikan dan memantau sistem keamanan, seperti kamera CCTV, alarm, atau detektor logam.

B. Gaji dan Masa Kerja Pantarlih

Gaji seorang pantarlih bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk lokasi, pengalaman, dan jenis industri tempat mereka bekerja. Secara umum, gaji pantarlih biasanya berada dalam kisaran yang kompetitif, dengan kemungkinan kenaikan gaji seiring dengan pengalaman dan keterampilan yang berkembang.

Masa kerja pantarlih juga dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan dan jadwal operasional tempat mereka bekerja. Beberapa pantarlih bekerja dalam skift atau jadwal rotasi, sementara yang lain mungkin memiliki jadwal tetap atau fleksibel, tergantung pada kebijakan perusahaan dan persyaratan tugas mereka.

C. Syarat Pendaftaran Pantarlih

Syarat pendaftaran untuk menjadi pantarlih dapat berbeda-beda tergantung pada kebijakan perusahaan atau lembaga yang mempekerjakan mereka. Namun, beberapa syarat umum yang biasanya diperlukan termasuk:

  1. Pelatihan dan Sertifikasi: Calon pantarlih mungkin perlu mengikuti pelatihan keamanan dan mendapatkan sertifikasi yang diperlukan sesuai dengan persyaratan hukum atau kebijakan perusahaan.
  2. Kondisi Kesehatan Fisik: Mereka harus dalam kondisi fisik yang baik dan mampu menjalankan tugas-tugas fisik yang mungkin dibutuhkan, seperti berpatroli atau menangani situasi darurat.
  3. Latar Belakang Keamanan: Beberapa perusahaan atau lembaga mungkin memeriksa latar belakang keamanan calon pantarlih untuk memastikan bahwa mereka tidak memiliki catatan kriminal yang relevan atau riwayat perilaku yang tidak pantas.
  4. Keterampilan Komunikasi: Kemampuan untuk berkomunikasi dengan jelas dan efektif, baik secara lisan maupun tertulis, adalah aset berharga bagi seorang pantarlih dalam berinteraksi dengan pengunjung, staf, dan pihak berwenang.
  5. Etika Profesional: Mereka diharapkan untuk menjaga etika profesional yang tinggi, termasuk integritas, tanggung jawab, dan keramahan dalam menjalankan tugas-tugas mereka sebagai perwak

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/

Tinggalkan Balasan