PRD vs MRD: Menggali Perbedaan Antar Dokumen Kunci dalam Desain Produk

PRD (Product Requirements Document) dan MRD (Market Requirements Document) adalah dua dokumen kunci dalam proses desain produk yang memiliki peran penting dalam mengarahkan pengembangan produk menuju kesuksesan. Mari kita pahami secara lebih mendalam apa yang dimaksud dengan PRD dan MRD, serta perbedaan esensial di antara keduanya.

Definisi PRD (Product Requirements Document)

PRD, atau Dokumen Persyaratan Produk, adalah panduan rinci yang merinci kebutuhan dan spesifikasi produk yang akan dikembangkan. Dokumen ini mencakup segala sesuatu mulai dari tujuan produk, fitur, fungsionalitas, hingga batasan-batasan tertentu. PRD dirancang untuk memberikan panduan yang jelas kepada tim pengembangan produk agar mereka memiliki pemahaman yang seragam tentang visi produk.

Definisi MRD (Market Requirements Document)

Sementara itu, MRD atau Dokumen Persyaratan Pasar adalah dokumen yang lebih fokus pada persyaratan yang diinginkan dari sudut pandang pasar atau konsumen. MRD memberikan pandangan makro terhadap kondisi pasar, kebutuhan konsumen, dan elemen-elemen lain yang dapat mempengaruhi penerimaan produk di pasar. Dokumen ini membantu tim produk untuk memahami secara menyeluruh tentang apa yang diharapkan oleh pelanggan target.

Perbedaan PRD dan MRD

  1. Fokus Utama
  • PRD: Lebih berfokus pada spesifikasi teknis dan fungsionalitas produk.
  • MRD: Lebih berfokus pada kebutuhan dan preferensi konsumen, kondisi pasar, dan faktor-faktor eksternal yang dapat memengaruhi keberhasilan produk.

2. Sumber Informasi

  • PRD: Informasi lebih banyak berasal dari tim pengembangan produk dan aspek teknis.
  • MRD: Informasi lebih banyak berasal dari penelitian pasar, umpan balik pelanggan, dan analisis tren industri.

3. Waktu Pembuatan

  • PRD: Umumnya dibuat setelah MRD, menggunakan panduan dari dokumen tersebut.
  • MRD: Dibuat pada tahap awal perencanaan produk untuk merumuskan visi dan strategi pasar.

4. Sasaran Audience

  • PRD: Ditujukan untuk tim pengembangan, insinyur, dan pemangku kepentingan internal.
  • MRD: Ditujukan untuk tim produk, pemasaran, dan manajemen eksekutif yang ingin memahami pasar dan konsumen.

5. Isi Dokumen

  • PRD: Memuat detail teknis, fitur, dan persyaratan fungsional.
  • MRD: Memuat informasi tentang segmen pasar, kebutuhan pelanggan, analisis pesaing, dan strategi pemasaran.

Dalam rangka mencapai keberhasilan produk yang komprehensif, kedua dokumen ini harus saling melengkapi. PRD membutuhkan arahan jelas dari MRD agar dapat memastikan produk yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar dan konsumen. Dengan demikian, kolaborasi efektif antara tim pengembangan produk dan tim pemasaran menjadi kunci untuk menciptakan produk yang memenangkan hati pelanggan.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/.

Tinggalkan Balasan