Apa Itu JSON? Definisi, Fungsi, Perbedaan dengan XML, Kelebihan, Kekurangan & Cara Membukanya

JSON, singkatan dari JavaScript Object Notation, adalah format data ringan yang digunakan untuk pertukaran data di berbagai platform. Artikel ini akan membahas definisi JSON, fungsi utamanya, perbedaannya dengan XML, kelebihan dan kekurangannya, serta cara membuka file JSON.

Apa Itu JSON dalam Software Engineering?

JSON adalah format data yang digunakan untuk pertukaran informasi antara berbagai platform. Meskipun namanya mengandung “JavaScript”, JSON dapat digunakan dalam berbagai bahasa pemrograman, sehingga membuatnya menjadi format data universal.

Tertarik Jadi Software engineering? Baca panduan lengkap Software Engineering di sini.

Fungsi JSON

  1. Pertukaran Data: JSON digunakan untuk mengirim dan menerima data di berbagai aplikasi atau sistem, terlepas dari bahasa atau platform yang digunakan.
  2. Penyimpanan Data: JSON juga digunakan untuk menyimpan data dalam berbagai aplikasi, terutama yang memerlukan struktur data fleksibel.
  3. Konfigurasi dan Pengaturan: JSON sering digunakan untuk mengkonfigurasi aplikasi atau menyimpan pengaturan preferensi pengguna.

Mau jago Microsoft Excel? Simak panduan lengkap Excel di sini.

Perbedaan JSON dan XML

  1. Sintaksis: JSON menggunakan sintaksis yang lebih ringkas dan mudah dibaca oleh manusia. XML menggunakan tag dan atribut yang lebih rumit.
  2. Ukuran File: JSON cenderung lebih ringan dan membutuhkan lebih sedikit ruang daripada XML untuk menyimpan data serupa.
  3. Pengolahan: JSON lebih cepat dalam pengolahan data karena strukturnya yang sederhana.

Mau lancar Bahasa Inggris? Baca panduan lengkap bahasa Inggris, TOEFL, IETLS & Beasiswa ini.

Kelebihan JSON

  1. Ringan: JSON memiliki struktur data yang sederhana, sehingga menghasilkan file yang lebih kecil dibandingkan dengan format data lain seperti XML.
  2. Mudah Dibaca dan Ditulis: Manusia dapat membaca dan menulis JSON dengan mudah karena strukturnya yang intuitif.
  3. Dukungan Luas: JSON didukung oleh sebagian besar bahasa pemrograman dan dapat diimplementasikan di berbagai platform.

Mau jadi Product Manager? Baca panduan lengkap Product Manager berikut.

Kekurangan JSON

  1. Tidak Mendukung Komentar: JSON tidak memiliki mekanisme untuk komentar di dalam data, yang bisa menjadi kendala dalam dokumentasi atau penjelasan data.
  2. Tidak Dapat Menangani Data Binari: JSON tidak dirancang untuk menangani data biner secara efisien.

Bagaimana Cara Membuka File JSON?

  1. Dengan Editor Teks: Anda dapat membuka file JSON menggunakan editor teks sederhana seperti Notepad di Windows atau TextEdit di Mac.
  2. Dengan Peramban Web: Banyak peramban web modern memiliki alat penguraian JSON bawaan yang memungkinkan Anda membuka dan menavigasi file JSON.
  3. Dengan Alat Khusus: Ada juga berbagai alat dan aplikasi khusus yang dapat membantu membuka dan mengedit file JSON dengan lebih efisien.

Dengan penggunaan JSON yang semakin meluas dalam pengembangan perangkat lunak, pemahaman tentang cara membaca, menulis, dan memanipulasi data dalam format ini sangat penting. JSON membantu mempermudah pertukaran data antara aplikasi dan sistem yang berbeda, dan merupakan komponen kunci dalam pengembangan perangkat lunak modern.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan