Thanks for the Feedback: The Science and Art of Receiving Feedback Well

3 min read

Thanks for the Feedback: The Science and Art of Receiving Feedback Well

Judul buku: “Thanks for the Feedback: The Science and Art of Receiving Feedback Well”

Penulis: Douglas Stone dan Sheila Heen

Penerbit: Viking

Tahun penerbitan: 2014

“Thanks for the Feedback: The Science and Art of Receiving Feedback Well” yang ditulis oleh Douglas Stone dan Sheila Heen adalah sebuah panduan yang membahas secara mendalam tentang bagaimana menerima umpan balik dengan baik. Penulis menggunakan pendekatan yang berdasarkan ilmu pengetahuan dan seni dalam menerima umpan balik untuk membantu pembaca mengembangkan kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi dan memanfaatkan umpan balik yang diberikan oleh orang lain.

Buku ini menggali berbagai aspek dalam menerima umpan balik, mulai dari cara mengatasi reaksi emosional terhadap umpan balik yang tidak menyenangkan, hingga bagaimana memperoleh wawasan yang berharga dari umpan balik yang konstruktif. Penulis juga membahas berbagai strategi untuk mengubah perspektif terhadap umpan balik, serta teknik untuk memanfaatkan umpan balik tersebut sebagai alat pembelajaran dan pengembangan pribadi.

Dengan menggunakan contoh-contoh nyata dan studi kasus yang relevan, buku ini memberikan wawasan yang mendalam tentang dinamika menerima umpan balik, termasuk berbagai jenis umpan balik yang umum diterima, seperti umpan balik positif, kritik konstruktif, dan umpan balik yang sulit diterima. Penulis juga membantu pembaca memahami pentingnya umpan balik dalam hubungan interpersonal, baik di lingkungan kerja, hubungan pribadi, maupun dalam mengembangkan keterampilan dan potensi diri.

“Thanks for the Feedback” memberikan strategi praktis dan panduan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan keterampilan menerima umpan balik. Buku ini akan bermanfaat bagi siapa saja yang ingin memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana menerima umpan balik dengan sikap terbuka, membangun hubungan yang lebih baik, dan terus berkembang secara pribadi dan profesional.

Key Summary:

  1. Memahami bahwa menerima umpan balik merupakan pilihan penting bagi kita dalam proses belajar dan pertumbuhan pribadi. Kita dapat melihat umpan balik sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan mengembangkan potensi kita, bukan sebagai serangan pribadi yang harus dipertahankan.
  2. Mengenali tiga jenis umpan balik yang umum: umpan balik yang menghargai, umpan balik yang memperbaiki, dan umpan balik yang mengejutkan. Umpan balik yang menghargai memberikan pengakuan terhadap prestasi kita, sementara umpan balik yang memperbaiki memberikan saran untuk perbaikan. Umpan balik yang mengejutkan dapat menghadirkan sudut pandang baru yang tidak terduga.
  3. Mengendalikan reaksi emosional saat menerima umpan balik yang sulit diterima. Buku ini memberikan tips untuk mengatasi emosi seperti marah, defensif, atau merasa terancam saat menerima kritik. Dengan mengendalikan reaksi emosional, kita dapat merespons umpan balik dengan lebih efektif dan objektif.
  4. Menerapkan prinsip “pemberi umpan balik yang kuat” dengan membangun hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitar kita. Kita dapat menciptakan lingkungan di mana orang merasa nyaman memberikan umpan balik yang konstruktif dengan membangun kepercayaan dan saling menghargai.
  5. Mengembangkan keterampilan mendengarkan aktif untuk memperoleh wawasan yang lebih dalam dari umpan balik. Buku ini memberikan teknik dan strategi mendengarkan yang efektif, seperti bertanya secara terbuka dan menghindari sikap defensif. Dengan mendengarkan secara aktif, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik dari umpan balik yang diberikan.
  6. Mengubah perspektif terhadap umpan balik yang sulit diterima dengan melihatnya sebagai kesempatan untuk pertumbuhan. Buku ini mengajarkan kita untuk tidak melihat umpan balik yang sulit diterima sebagai serangan pribadi, melainkan sebagai kesempatan untuk mengenali kelemahan kita dan melakukan perbaikan.
  7. Menghargai umpan balik yang positif dan memanfaatkannya untuk memperkuat kelebihan kita. Kita perlu merespons umpan balik yang positif dengan rendah hati dan menggunakannya untuk memperkuat kinerja dan kepercayaan diri kita.
  8. Menghadapi umpan balik yang konstruktif dengan sikap terbuka dan menerima tantangan. Buku ini memberikan strategi tentang bagaimana kita dapat menerima umpan balik konstruktif dengan berpikiran terbuka, menghilangkan ego, dan berkomitmen untuk terus belajar dan berkembang.
  9. Mengatasi perbedaan persepsi dan kesalahpahaman dalam menerima umpan balik. Buku ini membahas pentingnya menyadari bahwa setiap individu memiliki sudut pandang yang berbeda. Untuk mengatasi perbedaan persepsi, kita perlu mengkomunikasikan harapan dan saling memahami agar dapat mengambil manfaat yang berharga dari umpan balik tersebut.
  10. Menggunakan umpan balik sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas hubungan interpersonal. Menerima umpan balik dengan baik dapat memperkuat hubungan dengan orang lain, memperdalam saling penghargaan, dan meningkatkan komunikasi yang efektif.
  11. Mengetahui cara mengelola umpan balik yang bertentangan atau kontradiktif. Buku ini memberikan panduan tentang bagaimana kita dapat menghadapi umpan balik yang bertentangan atau kontradiktif dengan bijaksana. Kita dapat mencari kesamaan di antara mereka, mengeksplorasi lebih lanjut, dan menentukan tindakan yang tepat.
  12. Membangun kesadaran diri yang kuat untuk memperoleh wawasan yang lebih baik tentang kekuatan dan kelemahan kita. Buku ini memberikan tips tentang bagaimana kita dapat mengembangkan kesadaran diri yang mendalam, mengenali pola perilaku dan kebiasaan kita, sehingga kita dapat menerima umpan balik dengan lebih baik.
  13. Menggunakan umpan balik sebagai sumber motivasi dalam mencapai tujuan kita. Buku ini mengajarkan cara kita dapat menggunakan umpan balik sebagai dorongan motivasi untuk terus meningkatkan diri dan mencapai tujuan yang kita inginkan.
  14. Membentuk timbal balik dengan pemberi umpan balik untuk meningkatkan efektivitas komunikasi. Penulis menjelaskan pentingnya menjalin dialog dua arah dengan pemberi umpan balik, mendiskusikan harapan, dan saling memberikan masukan untuk mencapai pemahaman yang lebih baik.
  15. Menyadari bahwa menerima umpan balik adalah proses yang berkelanjutan dan membutuhkan latihan. Buku ini menegaskan bahwa menjadi ahli dalam menerima umpan balik memerlukan kesabaran, latihan, dan komitmen untuk terus belajar dan berkembang.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di https://myskill.id/

The Song of Significance

MySkill
2 min read

The Creative Act

MySkill
2 min read