Gunakan 5 Jenis Digital Marketing Ini Supaya Produk Kamu Mudah Dilirik Konsumen

2 min read

Menjalankan sebuah digital marketing tidak berhenti ketika kamu sudah memahami dasarnya saja. Kamu juga harus mengerti bentuk dari pemasaran digital yang ternyata luas sekali cakupannya. Penggunaan jenis digital marketing yang spesifik dapat membantu mengoptimasi pemasaran kamu. Maka dari itu, untuk menarik perhatian konsumen kamu harus memilih jenis pemasaran yang paling sesuai dengan rancanganmu!

MySkill.id tentu tidak akan membiarkan kamu kebingungan memilihnya. Kami sudah menyediakan rekomendasi lima jenis digital marketing agar produk kamu terlihat semakin eye-catching di mata konsumen. Ingin tahu daftarnya? Yuk, scroll down sampai kamu menemukan bentuk pemasaran digital-mu sendiri!

1. Search Engine Optimization Marketing (SEO)

Keyword merupakan hal penting dalam digital marketing.
Gunakan keyword yang sesuai dengan trend pasar

Siapa di antara kita yang tidak mengenal Google? Ya, Google merupakan mesin pencarian yang akan menampilkan banyak pilihan kebutuhanmu. Hanya dengan mengetikkan keyword, Google akan menyuguhkan tidak hanya satu, melainkan ribuan website yang mendukung pencarian tersebut. Hal ini juga yang terjadi pada Search Engine Optimization (SEO). Keberadaan SEO dapat menjadi acuan traffic kunjungan pada sebuah content

Sama halnya dengan sistem kerja Google, SEO membantu para content creator mengoptimalkan content mereka dengan mengaitkannya pada keyword yang sesuai. Keyword yang relevan akan membantu website kamu muncul pada daftar pencarian utama di mesin pencarian, termasuk Google, loh. Semakin relate keyword yang digunakan, besar kemungkinan content tersebut lebih mudah ditemukan. Tunggu apalagi, yuk optimalkan content kamu dengan memperhatikan SEO yang ada. 

2. Website Marketing, Jenis Digital Marketing yang Tidak Boleh Terlewatkan

Menjangkau konsumen dengan satu klik pada laman website.
Menjangkau konsumen dengan satu klik pada laman website

Pemasaran via website bukan hal yang asing lagi di dunia digital marketing. Keberadaan sebuah website dapat membantu para pegiat usaha untuk memperkenalkan citra diri perusahaan yang dirintis. Penggunaan website guna pemasaran digital ini merupakan alternatif yang baik untuk menjangkau konsumen secara luas dan tidak terbatas.  Terlebih lagi, biaya yang dikeluarkan tidak terlalu menguras kantong, sobat MySkill.id

Hemat dan lebih efisien, terutama bagi  founder startup yang baru merintis usahanya. Perlu diingat nih, meskipun terlihat mudah namun pengelolaan website perusahaan juga tidak dapat dilakukan secara sembarang, loh. Tetap harus sesuai prosedur supaya bisnismu terlihat profesional di mata konsumen.

Baca Juga: Digital Marketing Mendatangkan Untung, Pahami Konsepnya!

3. Social Media Marketing

Manfaatkan sosial media untuk digital marketing milikmu.
The power of social media

Tidak jarang kita melihat iklan ketika sedang membuka laman media sosial, seperti pada Instagram, Twitter, Facebook, dan sebagainya. Media sosial merupakan dunia yang luas, kita dapat menemukan apa saja dan siapa saja di dalamnya. Untuk itu, social media marketing merupakan cara instan untuk menarik minat konsumen. Terlebih lagi saat ini ada orang-orang yang menamai diri mereka sebagai influencer. Itu loh, mereka dengan followers ribuan bahkan jutaan di laman sosial yang nantinya akan mempromosikan produk milik kamu. 

Istilah yang mereka gunakan adalah endorsement. Kita nantinya akan membayar sesuai dengan rate card milik mereka sebelum akhirnya produk bisa wara-wiri di laman Instagram dan social media lainnya. Hanya perlu menyesuaikan budget dan memilih influencer mana yang memiliki pengaruh paling besar dalam pasaran. Tertarik mencoba?

4. Video Marketing

Youtube juga bisa jadi alat untuk digital marketing-mu.
Iklan di Youtube tidak selalu menyebalkan

Sejalan dengan social media marketing, dalam pemasaran juga mengenal video marketing, loh. Pemasaran lewat video ini biasanya akan mudah kita temui lewat kanal Youtube, yang kita kenal sebagai adsense. Coba perhatikan pada video yang kamu mainkan, biasanya akan ada penanda berwarna kuning pada layar ketika kamu hendak melihat durasi sebuah tayangan. Itulah adsense, pilihan bagi pegiat usaha dapat menyisipkan iklan produk mereka di sela-sela tontonan kamu. 

Terkadang memang terasa menyebalkan, waktu menonton kita jadi sedikit tertunda karenanya. Namun, itulah marketing. Mereka akan mencoba menyajikan iklan semenarik mungkin agar para penonton tidak serta-merta menekan tombol skip ads pada kanal yang tertaut. 

5. Radio dan TV Juga Bagian dari Digital Marketing

Siapa bilang radio dan TV itu kuno
Siapa bilang radio dan TV itu kuno

Jangan menganggap sepele keberadaan radio juga televisi, ya. Bahkan, jauh sebelum adanya media sosial seperti hari ini, keduanya telah lebih dulu berkutat dengan dunia pemasaran. Jangan takut untuk merambah radio dan televisi, yang kamu butuhkan adalah ide-ide cemerlang dan narasi unik yang dapat menjadi ciri khas produkmu. 

Sebagai konsumen, tentu akan sulit mengingat sebuah produk jika namanya saja sukar dalam pengucapan. Kurun waktu satu hari saja, ada kemungkinan 3-4 jam bagi seseorang untuk menonton tv. Begitu juga radio, setidaknya orang menghabiskan 1-2 jam pertama di pagi hari untuk mendengarkan berita. Jadi, kemungkinan produk kamu untuk dilirik juga semakin besar, bukan?

Lima jenis digital marketing di atas tentu akan menjadi angin segar bagi kamu yang tengah bingung bagaimana menjalankan bisnismu. Cobalah memulai dari tahap yang paling sederhana. Setelahnya terus tingkatkan level marketing dan coba untuk upgrade kualitas produk milikmu, ya. Tertarik dengan yang mana? Yuk, tinggalkan jejak digital-mu di kolom komentar MySkill.id.

Buat kamu yang ingin meningkatkan kualitas skill dan CV untuk menunjang karir, yuk join Myskill.id! Di sini, kami menyediakan berbagai pelatihan upskilling via e-learning dan bootcamp yang bisa kamu ikuti dengan berbagai praktisi dan cara yang menyenangkan.

Baca Juga: Intip, 5 Rekomendasi PElatihan Digital Marketing Gratis Untuk Pemula!

Editor: Agnes Zefanya Yonatan