5 Tips Puasa di Penerbangan Panjang yang Harus Kita Ketahui

Penerbangan panjang seringkali menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan jarak jauh. Namun, bagi mereka yang sedang berpuasa, menjalani puasa di tengah penerbangan panjang bisa menjadi tantangan tersendiri. Untuk membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan selama perjalanan, berikut adalah lima tips yang perlu kita ketahui:

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

1. Berolahraga Sebelum dan Selama Penerbangan:

Sebelum memulai penerbangan panjang, berolahraga ringan dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi risiko pembekuan darah. Selama penerbangan, lakukan gerakan-gerakan sederhana seperti berjalan di lorong pesawat atau meregangkan otot-otot tubuh setiap beberapa jam sekali untuk menjaga aliran darah tetap lancar.

Tertarik jadi Data Analyst? Baca panduan lengkap Data Analysis ini.

2. Membawa Bekal Makanan dan Minuman yang Sesuai:

Persiapkan bekal makanan dan minuman yang sesuai dengan waktu berbuka dan sahur. Pilihlah makanan ringan, bergizi, dan mudah dicerna seperti buah-buahan segar, kacang-kacangan, atau makanan tinggi protein. Pastikan juga untuk membawa air minum dalam botol yang dapat diisi ulang untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama penerbangan.

3. Menyesuaikan Waktu Berbuka dan Sahur dengan Waktu Tujuan:

Ketika melakukan perjalanan lintas zona waktu, penting untuk menyesuaikan waktu berbuka dan sahur dengan waktu di tujuan akhir. Perhatikan waktu matahari terbenam dan terbit di tujuan kita, dan atur jadwal makan kita sesuai dengan waktu tersebut untuk menjaga keseimbangan hormon tubuh dan menghindari gangguan pencernaan.

Mau jago Microsoft Excel? Simak panduan lengkap Excel di sini.

4. Menghindari Makanan dan Minuman yang Menyebabkan Dehidrasi:

Hindari konsumsi makanan dan minuman yang dapat menyebabkan dehidrasi seperti kafein, minuman beralkohol, dan makanan asin atau pedas. Sebaliknya, pilihlah makanan yang mengandung air tinggi seperti mentimun, selada, atau semangka, dan minumlah air putih secara teratur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

5. Istirahat dan Tidur yang Cukup:

Cobalah untuk mendapatkan istirahat dan tidur yang cukup selama penerbangan panjang. Gunakan penutup mata dan bantal leher untuk meningkatkan kenyamanan dan membantu kita tidur lebih nyenyak. Jika memungkinkan, pilih kursi dengan ruang kaki yang lebih luas atau menggunakan fasilitas kursi tidur untuk mendapatkan posisi tidur yang nyaman.

Mau lancar Bahasa Inggris? Baca panduan lengkap bahasa Inggris, TOEFL, IETLS & Beasiswa ini.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, menjalani puasa di penerbangan panjang dapat menjadi pengalaman yang lebih nyaman dan lancar. Selain itu, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi jika kita memiliki kondisi kesehatan tertentu atau membutuhkan saran khusus tentang pola makan dan minum selama perjalanan. Semoga tips ini bermanfaat dan membantu kita menjalani puasa dengan nyaman dan aman di tengah penerbangan panjang kita!

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Tinggalkan Balasan