Berapa Gaji Karyawan Start-up? Berikut Ini Kisarannya!

Saat ini, berkarier di bidang start-up merupakan hal yang diidam-idamkan kaum milenial. Dengan harapan gaji dan budaya kerja yang menarik membuat start-up menjadi incaran banyak orang. Lantas, berapa, ya kisaran gaji karyawan di start-up?

Berikut ini mari simak kisaran gaji karyawan start-up di lima posisi yang sering jadi incaran kaum milenial!

1. Marketing

Marketing merupakan tombak utama penjualan di perusahaan.
https://www.pexels.com/photo/brown-framed-eyeglasses-905163/
Marketing merupakan tombak utama penjualan di perusahaan.

Dalam memasarkan produknya start-up memerlukan orang yang mahir berkomunikasi. Orang-orang ini merupakan tombak utama penjualan di perusahaan terlebih bagi start-up. Tugasnya adalah memasarkan produk atau jasa melalui beragam kampanye untuk menarik perhatian konsumen.

Biasanya kualifikasi yang dibutuhkan untuk posisi ini adalah para lulusan Ilmu Komunikasi. Namun, apabila kamu memiliki pengalaman dan keahlian dalam bidang relasi dan komunikasi walaupun tidak memiliki latar belakang lulusan terkait, kamu tetap dapat mencoba berkarier di posisi ini.

Selanjutnya, dalam wilayah start-up untuk kisaran gaji, rata-rata posisi ini mendapat 5-10 juta rupiah. Cukup fantastis bukan?

2. Web Developer

Start-up yang memanfaatkan website sebagai ladang bisnisnya sangat mengandalkan keahlian web developer.
https://www.pexels.com/photo/abstract-business-code-coder-270348/
Start-up yang memanfaatkan website sebagai ladang bisnisnya sangat mengandalkan keahlian web developer.

Pandemi membuat kegiatan masyarakat di luar rumah menjadi terbatas. Agar bisnis tetap berjalan, beberapa start-up mulai beralih menjual produk melalui laman digital. Oleh karena itu, saat ini banyak start-up yang membuka website guna menjajakan produknya.

Selanjutnya, untuk membuat dan menjaga website dapat beroperasi dengan baik dibutuhkan bantuan ahli. Dalam start-up posisi ini diisi oleh web developer. Perusahaan biasanya akan membagi pekerjaan web developer menjadi tiga fungsi bagian, yaitu  frontend developer, backend developer, dan fullstack developer.

Sementara itu, kualifikasi background pendidikan yang start-up butuhkan, yaitu dari lulusan Teknik Informatika dan/atau Teknik Komputer. Gaji karyawan start-up untuk posisi ini berkisar antara 5-20 juta rupiah. Besaran gaji ini bergantung pada tingkatan keahlian serta tekanan dari tuntutan pekerjaan yang perusahaan berikan.

Baca juga: 5 Model Keuntungan di Start-Up! Sudah Tahu?

3. Mobile Developer

Mobile developer memiliki prospek kerja yang sangat bagus.
https://www.pexels.com/photo/person-holding-silver-iphone-7-887751
Mobile developer memiliki prospek kerja yang sangat bagus.

Selain melalui website, banyak juga start-up yang mengembangkan lapak jualannya melalui aplikasi mobile. Maka, saat ini muncullah profesi mobile developer. Posisi ini bertanggung jawab membuat, mengatur, dan menjaga stabilitas fungsional aplikasi yang start-up luncurkan.

Sama seperti web developer, posisi ini membutuhkan kualifikasi dari lulusan Teknik Informatika dan/atau Teknik Komputer. Kebanyakan start-up memberikan gaji untuk posisi ini sebesar 5-12 juta rupiah.  Apakah kamu tertarik?

4. Graphic Designer

Tidak harus dari jurusan seni dan grafis, kamu juga bisa menjadi graphic designer asalkan punya keahlian.
https://www.pexels.com/photo/silver-and-black-imac-s-326501/
Tidak harus dari jurusan seni dan grafis, kamu juga bisa menjadi graphic designer asalkan punya keahlian.

Posisi ini memiliki tanggung jawab membuat desain grafis untuk kebutuhan dalam berbagai hal.

Pengalaman atas seni rupa atau desain sangat dibutuhkan untuk posisi ini. Namun, untuk bisa menjadi seorang designer graphic lulusan yang dibutuhkan tidak harus dari jurusan Seni dan Grafis. Selama memiliki keahlian dan pengalaman yang sepadan, kamu juga memiliki kesempatan yang sama!

Gaji karyawan start-up dalam bidang graphic designer berada di kisaran 10-70 juta rupiah. Sangat luar biasa!

Baca juga: 4 Tahap Membangun Start-Up Tanpa Modal!

5. Content Writer

Menjadi penulis di bidang start-up merupakan pekerjaan yang memiliki prospek tinggi.
https://www.pexels.com/photo/person-writing-on-a-notebook-beside-macbook-1766604/
Menjadi penulis di bidang start-up merupakan pekerjaan yang memiliki prospek tinggi.

Content writer merupakan jenis profesi penulis yang bertanggung jawab untuk merancang dan menerbitkan konten di berbagai platform. Saat ini start-up memanfaatkan berbagai platform untuk berinteraksi dengan para konsumennya. Oleh karena itu, kebutuhan akan seorang content writer sangatlah tinggi.

Tidak harus dengan latar belakang Jurnalistik, Komunikasi, dan Sastra, kamu dapat menjadi content writer jika memiliki kemahiran menulis yang baik. Gaji yang biasanya ditawarkan untuk posisi ini berada di kisaran 4-12 juta rupiah.

Jadi, makin tertarik bekerja di start-up? Selain posisi-posisi di atas, masih banyak lagi posisi lain yang dapat kamu coba untuk berkarier di bidangnya.

Sebagai persiapan, kamu dapat belajar melalui rangkaian kelas persiapan karier di MySkill.id! MySkill menyediakan banyak kelas persiapan karier khususnya dalam dunia start-up yang dapat kamu ikuti dengan harga yang sangat bersahabat!  

Baca juga: Yuk, Intip 5 Kelas Terbaik untuk Membangun Startup Impian Bersama MySkill

Editor: Resti Hanafiani