5 Hal yang Bisa Kamu Lakukan Setelah Menamatkan Kuliah!

1 min read

Selain langsung terjun ke dunia kerja, ada banyak kegiatan yang bisa kamu lakukan setelah menamatkan kuliah. Namun, apa pun kegiatan yang kamu lakukan, jangan lupa diselingi dengan menyusun rencana karier yang matang. Kegiatanmu tetap harus memberikan dampak positif bagi kariermu selanjutnya.

Yuk, berikut ini kita intip 5 kegiatan positif yang bisa kamu lakukan setelah menamatkan kuliah!

1. Jadi Asisten Riset

Asisten riset dosen bisa jadi pilihan. 
https://www.pexels.com/photo/person-holding-laboratory-flask-2280571/
Menjadi asisten riset penelitian dosen bisa jadi pilihan.

Kamu dapat menjadi asisten peneliti apabila dosen meminta untuk dibantu penelitiannya. Tridrama perguruan tinggi mewajibkan para dosen melakukan penelitian. Karena itu, terkadang beberapa dosen ada yang meminta bantuan mahasiswa untuk membantunya meneliti. Tujuannya agar mempermudah penelitian, di samping pekerjaannya yang lain.

Hal pertama yang perlu kamu persiapkan untuk menjadi asisten penelitian, yaitu tentunya harus memahami disiplin ilmu yang akan diteliti. Selanjutnya, kamu perlu membangun relasi dengan dosen agar kamu bisa mendapatkan kesempatan menjadi asisten risetnya.

2. Bangun Sebuah Bisnis

Membangun bisnis cocok untuk kamu yang memiliki jiwa entrepreneur.
https://www.pexels.com/photo/photo-of-people-doing-handshakes-3183197/
Membangun bisnis cocok untuk kamu yang memiliki jiwa entrepreneur.

Hal yang biasa dilakukan mahasiswa setelah lulus adalah membangun bisnis. Kamu bisa memulai untuk mencari peluang bisnis yang menarik di sekitarmu.

Dalam hal ini, yang kamu perlukan untuk membangun bisnis, yaitu kemauan, ide kreatif—inovatif, dan modal. Kamu bisa mengolaborasikan ide dan ilmu yang kamu dapat selama kuliah untuk merintis bisnismu.

3. Mengembangkan Hobi

Manfaatkan passion-mu untuk menghasilkan uang.
https://www.pexels.com/photo/person-playing-brown-ukulele-346726/
Manfaatkan passion-mu untuk menghasilkan uang.

Setiap orang pasti memiliki hobi. Entah hobi memotret alam, mendaki gunung, bermain futsal, atau bermain game. Pada dasarnya semua itu dapat kamu kembangkan dan mungkin bisa jadi ladang pekerjaan. Oleh karena itu, kamu harus memiliki kejelian untuk melihat peluang usaha dari hobi yang kamu jalani.

Dengan demikian, kamu tidak akan hanya menikmati hobi, tetapi juga menikmati pengalaman dan uang yang akan kamu dapatkan dari hobi yang dibayar.

4. Menjadi Volunteer

Kamu dapat menjadi volunteer untuk memperkaya pengalamanmu.
https://www.pexels.com/photo/hands-people-friends-communication-45842/
Kamu dapat menjadi volunteer untuk memperkaya pengalamanmu.

Kegiatan sukarela memberikanmu berbagai dampak positif. Salah satunya, kamu dapat membangun banyak relasi dengan orang dari berbagai kalangan. Dengan menjadi relawan, kamu akan bertemu banyak orang dari berbagai lembaga, yang mungkin salah satunya akan membuka peluang kerjamu kedepannya. Tambahan lagi, sertifikat dari kegiatan sukarela ini bisa kamu masukkan juga ke dalam CV lo!

Baca juga: Organisasi, Internship, dan Volunteer: Mana yang Perlu Dicantumkan dalam CV?

5. Melanjutkan Studi

Kamu boleh memilih lanjut studi untuk meningkatkan kompetensimu
https://www.pexels.com/photo/woman-in-blue-denim-jacket-carrying-baby-in-blue-jacket-5427659/
Kamu boleh memilih lanjut studi untuk meningkatkan kompetensimu.

Memilih melanjutkan kuliah untuk jenjang selanjutnya setelah lulus daripada kerja bukan suatu yang salah. Dengan melanjutkan studi, kamu akan memperdalam bidang ilmu yang kamu pelajari. Peluang kerja kedepannya pun akan semakin luas.

Pada dasarnya, apa pun pilihan kegiatanmu setelah lulus harus bisa memberikan dampak yang positif. Selain beragam kegiatan tadi, kamu juga bisa mengisinya dengan mengikuti kelas-kelas pengembangan diri untuk mempersiapkan diri menuju karier impian. Salah satunya, kamu bisa memilih rangkaian kelas persiapan karier yang disediakan oleh MySkill. Yuk, isi waktu luangmu menjadi lebih produktif bersama MySKill!

Baca juga: Lebih Baik Mencantumkan IPK atau Pengalaman Organisasi di CV? Ini Jawabannya

Editor: Resti Hanafiani