Ini Dia Perbedaan Marketing dan Advertising, Jangan Sampai Tertukar!

Banyak orang yang menganggap marketing dan advertising adalah dua hal yang sama, padahal keduanya adalah hal yang berbeda. Pemasaran dan pengiklanan memang memiliki beberapa keterkaitan satu sama lain, tetapi bukan berarti menjadi hal yang sama.

Marketing dan advertising selalu berjalan beriringan untuk mengembangkan sebuah bisnis. Pengetahuan dan keahlian mengenai dua hal ini sangat penting bagi kemajuan sebuah perusahaan. Nah, dalam artikel ini, MySkill akan memberi penjelasan mengenai hal tersebut hingga menjelaskan perbedaan keduanya. Supaya tidak tertukar lagi, simak artikel ini sampai habis, ya!

1. Apa itu Marketing?

Marketing.
Marketing memiliki pengertian yang lebih luas dari advertising

Marketing/pemasaran merupakan proses membangun hubungan antara perusahaan dan audiens yang dilakukan dengan cara menarik perhatian dan memperkenalkan produk kepada pelanggan. Dalam pelaksanaannya, perusahaan akan melakukan penelitian pasar dan merumuskan strategi terlebih dahulu agar mencapai tujuan perusahaan.

Pemasaran memiliki beberapa tujuan utama, seperti menciptakan brand awareness, membangun identitas brand, serta menciptakan buyer persona. Di dalam sebuah perusahaan, biasanya bagian pemasaran memiliki departemen yang bisa dipecah menjadi market research, market analyst, search engine marketing, social media marketing, hingga content marketing. Merekalah yang bertanggung jawab dalam tercapainya tujuan pemasaran suatu perusahaan.

Dalam proses pemasaran, memahami calon konsumen dan mengetahui apa yang ingin mereka dapatkan dari produk/jasa yang kamu tawarkan sangat penting untuk dilakukan. Selain itu, produk yang kamu ciptakan juga perlu memiliki keunikan yang bisa menjadi pembeda antara produkmu dengan kompetitor. Keunikan ini biasa kita kenal dengan sebutan unique selling point (USP). 

2. Apa itu Advertising? Apakah Sama dengan Marketing?

Advertising di layar LCD.
Advertising berfokus pada cara pengiklanan produk

Advertising/pengiklanan merupakan suatu upaya untuk mendapatkan perhatian audiens melalui pesan-pesan yang bersifat persuasif, baik dalam bentuk visual, audio, audio visual, ataupun tulisan. Tujuan utamanya adalah untuk mengajak audiens agar membeli produk/layanan yang tengah ditawarkan.

Advertising merupakan bagian yang lebih khusus dalam proses marketing sehingga memiliki tujuan yang kurang lebih sama, yaitu untuk meningkatkan brand awareness, memperkuat identitas brand, mencapai buyer persona yang tepat, memaksimalkan penjualan dan promosi produk, serta sebagai faktor pembeda dengan brand kompetitor.

Kita sering menjumpai advertensi, baik yang bersifat offline maupun online. Advertensi yang kita lihat di billboard, spanduk, atau televisi merupakan contoh dari iklan offline, sedangkan advertensi yang biasa kita jumpai di media sosial dan berbagai aplikasi smartphone adalah bentuk iklan online. Saat ini, penggunaan online advertising lebih marak terjadi karena jangkauannya yang luas, dapat fokus pada target, dan membutuhkan biaya yang lebih kecil daripada offline advertising.

3. Perbedaan Marketing dan Advertising

Papan-papan advertising di New York
Perbedaan marketing dan advertising terletak pada tanggung jawab dan skill

Setelah mengetahui pengertian dari marketing dan advertising, kini saatnya kita membahas mengenai perbedaan di antara kedua komponen bisnis tersebut. Berikut MySkill rangkum beberapa perbedaannya dari berbagai aspek.

a. Tanggung Jawab

Perbedaan pertama dari pemasaran dan pengiklanan adalah dari sisi tanggung jawabnya. Seperti yang telah tertulis di atas, salah satu tujuan dari pemasaran adalah meneliti dan menentukan target pasar yang tepat. 

Tanggung jawab dari departemen marketing adalah melakukan penelitian pasar untuk menentukan target pasar serta merumuskan strategi yang tepat. Setelah itu, menyampaikan hasilnya ke bagian advertising dan sales untuk menarik pelanggan. 

Sementara advertising adalah tahap lanjutan setelah tim marketing meriset pasar dan menentukan strategi. Di sini, advertising berperan sebagai eksekutor. Mereka bertanggung jawab untuk mendesain konsep iklan yang menarik dan mencari ide tagline advertensi yang unik agar dapat menarik pelanggan.

b. Skill

Orang-orang yang bekerja di bagian pemasaran dan pengiklanan tentu membutuhkan keterampilan yang berbeda. Marketing lebih berfokus pada analisis dan strategi sehingga membutuhkan keterampilan analisis, riset, berpikir kritis, hingga pengetahuan bisnis yang baik.

Sementara pengiklanan membutuhkan keterampilan yang lebih bersifat teknis seperti desain grafis, video editing, dan copywriting. Kemampuan ini juga perlu dibarengi dengan kreativitas tinggi, inovasi, dan kemampuan komunikasi yang baik.

Itu dia penjelasan mengenai perbedaan marketing dan advertising. MySkill harap semoga kamu sudah memahami perbedaan dari kedua hal ini. Jika kamu ingin mendatkan ilmu tentang pemasaran dan pengiklanan, MySkill menyediakan banyak sekali kelas yang bisa kamu akses dengan harga terjangkau. Yuk, segera beli kelasnya! 

Baca juga: 5 Kesalahan dalam Marketing Plan yang Wajib Banget Kamu Hindari!

Editor: Wahda Nur Lestari