Sepele! 5 Kesalahan Penulisan Deskripsi Diri di CV Ini Bisa Berujung Pahit bagi Karirmu

Pernahkah kamu kembali melakukan screening terhadap Curriculum Vitae milikmu? Coba deh perhatikan lagi CV tersebut, terutama pada kolom deskripsi diri yang sebelumnya telah kamu isi. Ternyata ada loh, beberapa kesalahan dalam menyajikan self description pada CV yang pada akhirnya membuat HRD memalingkan wajah dari dokumenmu. Informasi berkenaan dengan itu telah MySkill.id rangkum dalam lima kesalahan penulisan deskripsi diri di CV yang patut kamu hindari.

1. Deskripsi Diri Mengesankan pada CV Ini Ternyata Bohong Belaka!

Jangan sampai kamu berbohong atas apa yang kamu tulis.
Tak perlu repot berbohong, masih ada banyak waktu untuk self-upgrading

Langkah awal yang memang harusnya kamu pahami sebelum menuliskan kolom deskripsi ini adalah mengenali dirimu sendiri. Tentu, sebagai pemilik dari tubuh tersebut kamu telah lebih paham soal kelemahan juga kekuatan yang bersarang di dalamnya. Jangan sampai menuliskan informasi dengan unsur bohong, ya. Jelas ini merupakan red flag yang dapat kamu terima dari perusahaan, loh!

Bila kamu memang merasa belum mumpuni dalam segi kualitas diri, masih ada banyak waktu untuk memperbaikinya. Salah satunya, dengan bergabung dalam kelas online milik MySkill.id. Kamu jadi tak perlu repot-repot berbohong dalam self description tersebut!

2. Narasi yang Terlampau Panjang Menjadi Salah Satu Kesalahan Penulisan Deskripsi Diri di CV

Kesalahan penulisan deskripsi diri di CV berikutnya adalah narasi yang terlalu panjang.
Coret yang tak perlu!

Kamu pasti terlalu bersemangat saat menuliskan part ini ya, sampai tak sadar bahwa informasi tersebut malah terlampau berlebihan. Menyajikan narasi soal gambaran diri memang terbilang tricky alias susah-susah gampang. Hal yang termuat di dalamnya harus mampu memvisualisasikan dirimu secara singkat, tetapi tetap padat dan jelas.

Untuk itu, ada baiknya menandai terlebih dahulu part yang memiliki value dengan membuat daftar prioritas. Ini akan sangat membantu dalam memberi batasan hal-hal apa saja yang tidak perlu dicantumkan di CV. Jangan lupa untuk meng-highlight kelebihanmu supaya semakin stunning!

Baca Juga: 5 Tips Membuat CV ATS Friendly di Tahun 2021

3. Lupa Membuat Daftar Kata Kunci adalah Kesalahan Penulisan Deskripsi Diri di CV Selanjutnya

Jangan lupa membuat kata kunci.
Make your own keyword list

Seberapa penting sih memanfaatkan keyword untuk menulis self description? Ini dapat terbilang sama seperti priority list sebelumnya. Keberadaan kata kunci yang telah kamu persiapkan akan menjadi navigator yang baik dalam mengarahkan poin-poin utama yang akan melekat di CV tersebut. Jadi, tak perlu pusing lagi memikirkan kelanjutan kalimat yang akan kamu tulis di kolom deskripsi diri ini. Cukup lihat saja catatan keyword yang ada.

Selain akan menjadi panduan dalam memudahkanmu menulisnya nanti, keberadaan kata kunci ini dapat membuat recruiter terkesan. Kata kunci seolah-olah telah menggambarkanmu, perihal seberapa potensial dan cerdik dalam mengemasnya pada kolom deskripsi diri. Semua jadi lebih sistematis arahnya, hebat!

4. Tidak Menyertakan Persentase dalam Deskripsi Diri juga Diperhitungkan, Loh!

Tidak menyerakan persentase juga termasuk kesalahan penulisan deskripsi diri di CV
Sajikan pencapaianmu dalam bentuk persentase

Saat ini, awamnya para recruiter senang melihat bagian deskripsi diri dimana kamu turut menyertakan persentase angka di dalamnya. Hal ini akan menunjukkan efektivitas dan kemampuanmu dalam menghandle pekerjaan secara lebih mendetail. Selain itu, keberadaanya juga menjadi parameter besar kecilnya kontribusi dan perubahan yang mampu kamu berikan pada perusahaan terdahulu. Jangan sampai terlewat, ya!

5. Typo Masuk dalam Daftar Kesalahan Penulisan Deskripsi Diri di CV

Awas, jangan sampai ada typo!
Bye-bye typo! Periksa kembali CV milikmu

Terdengar sederhana dan sepele, siapa yang menyangka bahwa typo dalam menuliskan kalimat pada kolom deskripsi diri juga seringkali menjadi permasalahan. Maka dari itu, sebelum mengirimkan CV pada perusahaan, MySkill.id menyarankanmu untuk kembali mengecek ulang setiap narasi di dalamnya. 

Jangan sampai hanya karena satu kesalahan huruf saja, kamu jadi dianggap remeh oleh recruiter. Tunjukkanlah bahwa kamu adalah pribadi yang berpotensi dan menjunjung ketelitian dengan selalu meninjau kembali pekerjaanmu.

Nah, itulah tadi beberapa kekeliruan dalam menuliskan bagian deskripsi diri pada CV. Ingat untuk selalu memperhatikan setiap detail dan jangan sampai menyepelekan hal-hal yang terlihat remeh ya! Yuk, cari tahu lebih lanjut bagaimana sih menuliskan CV dengan format yang baik dan sesuai bersama MySkill.id. Kini kami menyediakan jasa untuk mereview CV lengkap dengan simulasi interview bersama HR yang berpengalaman, loh!

Selain itu, kamu juga akan mengantongi sejumlah template CV terbaik yang telah MySkill.id sediakan. Tertarik mencobanya? Segera akses laman MySkill.id untuk mengetahui deskripsi lengkapnya, yuk!

Baca Juga: Jangan Tuliskan 3 Hal Ini Dalam CV Kalau Tidak Mau Terkesan Lebay!

Editor: Agnes Zefanya Yonatan