Tanda Wawancara Kerja yang Tidak Mengesankan Perekrut

Siapa yang tidak ingin menerima panggilan wawancara dari perusahaan incaran? Sebagai pelamar kerja, tentunya kamu akan berusaha sebaik mungkin untuk mempersiapkan berbagai hal, termasuk wawancara. Namun, bagaimana jika wawancaramu tidak berjalan sesuai harapan?

Untuk itu, kamu perlu mengenali beberapa tanda wawancara kerja yang tidak membuat perekrut terkesan. Apa saja? Berikut MySkill.id sudah merangkum 5 tanda wawancara kerja yang tidak mengesankan perekrut untukmu! 

1. Perekrut Tampak Tidak Tertarik, Menunjukkan Tanda Wawancara Kerja denganmu Tidak Berkesan

Perekrut tampak tidak tertarik saat wawancara
Tanda wawancara kerja denganmu tidak berkesan bisa terlihat dari perekrut yang tampak tidak tertarik selama sesi wawancara

Salah satu tanda yang menunjukkan bahwa perekrut tidak terkesan denganmu saat wawancara bisa terbaca dari gestur tubuh dan cara mereka mengajukan pertanyaan, lho. Biasanya, sebagai pewawancara yang tertarik denganmu, mereka akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan pengalamanmu secara lebih mendalam. 

Selain itu, kamu bisa melihat gestur tubuh perekrut. Jika selama wawancara berlangsung mereka memberikan sinyal positif, seperti mendengarkan jawabanmu dengan saksama, maka kemungkinan besar mereka tertarik denganmu. Akan tetapi, jika kamu menangkap sinyal negatif, seperti gestur tubuh yang kaku dan menanggapimu seadanya, maka kemungkinan besar kamu bukanlah kandidat yang mereka cari. 

Mau jadi HRD? Simak panduan lengkap Human Resource Development di sini.

2. Wawancara Terlalu Kaku dan Singkat

Wawancara terlalu kaku bisa jadi  tanda wawancara kerja
Wawancara yang terlalu kaku dan singkat bisa jadi faktor penentu perekrut tidak terkesan dengan kualifikasi

Jika kamu menyadari bahwa sesi wawancara berlangsung terlalu kaku dan singkat, maka bisa jadi tanda bahwa kamu tidak membuat perekrut terkesan. Pasalnya, wawancara yang ideal tidak terpaku pada daftar pertanyaan yang sudah perekrut siapkan, tapi juga berlangsung dua arah seperti diskusi. 

Namun, perlu kamu ingat bahwa wawancara yang terlalu kaku juga bisa saja disebabkan oleh dua hal, yaitu perekrut yang kurang berpengalaman atau jawabanmu kurang memuaskan. Apapun itu, kamu tetap harus bersiap dengan kemungkinan terburuk. 

Tertarik Jadi Software engineering? Baca panduan lengkap Software Engineering di sini.

3. Perekrut Tidak Membicarakan Gaji

Perekrut tidak membicarakan gaji saat wawancara kerja
Perekrut tidak membicarakan tentang gaji denganmu

Gaji jadi salah satu pembahasan penting saat wawancara. Kamu harus berhati-hati apabila perekrut tidak membahas perihal gaji di akhir sesi wawancara. Biasanya, perekrut tidak membicarakan rentang gaji yang kamu terima atau ekspektasi gaji kepadamu adalah karena mereka sudah membuat keputusan bahwa kamu bukan kandidat yang tepat. Oleh sebab itu, mereka tidak membahas gaji denganmu. 

Mau jadi Product Manager? Baca panduan lengkap Product Manager berikut.

4. Perekrut Tidak Menanyakan Hal-Hal Penting

Ada beberapa hal penting yang seharusnya perekrut tanyakan padamu saat sesi wawancara kerja

Ada beberapa hal yang hampir pasti akan perekrut tanyakan apabila mereka tertarik untuk meneruskan proses rekrutmen denganmu. Pertama, mereka akan bertanya mengenai kesiapanmu bergabung dalam perusahaan, dan yang kedua, penjelasan mengenai tahap seleksi berikutnya. 

Apabila perekrut melewatkan hal-hal penting tersebut, maka besar kemungkinan mereka memang tidak berminat untuk mengajakmu bergabung di perusahaan mereka. 

5. Perekrut Menjadikanmu sebagai Kandidat Cadangan adalah Tanda Wawancara Kerja Kurang Mengesankan

Perekrut menjadikanmu kandidat cadangan
Perekrut menjadikanmu sebagai kategori B atau kandidat cadangan

Apabila perekrut mengatakan bahwa mereka akan memproses rekrutmenmu setelah mewawancarai kandidat lainnya, maka kamu termasuk sebagai kandidat cadangan. Biasanya, ini menunjukkan bahwa mereka masih ragu-ragu terhadapmu. 

Sebetulnya, hal ini bukan berarti buruk, meskipun bukan pula sebaliknya. Perekrut bisa jadi sudah mengajukan penawaran ke kandidat lain dan menjadikan kamu sebagai cadangan seandainya penawaran mereka sebelumnya mendapat penolakan. 

Itulah 5 tanda wawancara kerja yang tidak begitu berkesan di mata perekrut. Meskipun tidak bisa menghindar sepenuhnya, kamu tetap bisa mempersiapkan diri secara maksimal agar wawancaramu memiliki peluang sukses yang lebih besar.

Tertarik jadi Graphic Designer? Baca panduan lengkap Graphic Design di sini. 

Untuk kamu yang ingin mempersiapkan wawancara kerja, MySkill.id menyediakan kelas Sukses Menghadapi Wawancara Kerja yang bisa kamu ikuti. Di dalam kelas ini, kamu akan belajar mengenali wawancara kerja, menjawab pertanyaan dengan STAR Framework, dan berbagai tips setelah wawancara kerja. Wah, banyak yang bisa kamu pelajari, bukan? Jadi, jangan lupa untuk gabung, ya! 

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Editor: Diah Ayu Chairani

Tinggalkan Balasan