5 Website Portofolio Online Gratis untuk Content Writer

Penggunaan portofolio bagi seseorang yang bekerja pada bidang desain mungkin sudah sering kali terdengar. Namun, pernahkah kalian mendengar mengenai penggunaanya untuk pekerjaan content writer? Pada dasarnya beberapa pekerjaan pada bidang industri kreatif seperti content writer juga membutuhkannya lho. Guna mempermudah dalam merancangnya, kalian dapat menggunakan website portofolio online untuk content writer

Portofolio biasanya menjadi bagian yang terlampir bersama CV, ketika ingin melamar pekerjaan. Bagi penulis yang baru saja ingin mencari lowongan content writer dan bingung bagaimana cara meyakinkan perekrut, kalian tak perlu bingung lagi sekarang! Karena sudah banyak website penyedia portofolio online yang sangat bermanfaat bagi content writer.

Melalui website portofolio online ini content writer dapat mengunggah hasil tulisannya yang belum pernah mereka publikasikan. Selain itu, dengan situs portofolio online kita dapat menghimpun tulisan-tulisan yang sudah kita publikasikan pada beberapa situs berbeda menjadi satu. 

Penggunaan website portofolio online ini memudahkan kita dalam mempromosikan diri pada perekrut maupun client. Hanya dengan menyisipkan link-nya pada badan email ataupun CV, perekrut dapat mengakses hasil karya-karya kalian dengan mudah. Tidak perlu berlama-lama lagi, mari kita simak penjelasan di bawah mengenai 5 website penyedia portofolio online yang gratis!

Mau jadi Digital Marketer? Baca panduan lengkap Digital Marketing berikut.

Contoh Website Portofolio Online

1. Contently
Contently adalah salah satu website portofolio online gratis
Contently dapat memudahkan client memahami hasil projek kita

Contoh pertama ini merupakan salah satu website portofolio online terbaik. Dengan tampilan dan cara pengoperasian yang simpel, user akan cepat memahami penggunaan tiap fitur yang Contently sediakan. Terlebih, kita juga dapat mengakses seluruh fitur secara gratis!

Kita dapat menyematkan hasil projek tulisan sebelumnya dalam bentuk link dan PDF. Setiap projek juga dapat diberikan keterangan dan tags untuk memudahkan client dalam memahami projek. Selain konten tulisan, kita juga dapat memasukan projek konten video dan gambar dalam bentuk link maupun PDF. 

Di samping menjadi website penyedia portofolio online, Contently sebenarnya memiliki fungsi utama untuk menyediakan pekerjaan freelance pada penulis. Pada situs ini, client dapat mencari penulis yang sesuai dengan kebutuhannya dengan melihat projek hasil karya penulis yang terhimpun dalam satu halaman.

Tertarik jadi Data Analyst? Baca panduan lengkap Data Analysis ini.

2. Journo Portofolio
Journo Portofolio akan berfokus untuk membantu penulis dalam membuat Portofolio
Journo Portofolio fokus membantu penulis dalam membuat Portofolio

Situs ini berfokus untuk membantu jurnalis, penulis, dan bloger untuk membuat situs halaman yang dapat memamerkan hasil tulisan mereka. Dalam website portofolio online ini, pengguna dapat menulis secara langsung tulisan mereka atau menyisipkan tautan yang berisi tulisan mereka dari tempat lain. 

Selain itu, situs ini memiliki fitur editing options yang fleksibel, sehingga user bisa mengatur halaman pameran karyanya sesuai keinginan user. Sama seperti Contently, mereka juga menyediakan akses gratis bagi pengguna, tetapi penggunaanya terbatas. Pengguna hanya dapat mengunggah dan menautkan 10 artikel setiap satu homepage.

Mau jadi UI-UX Designer? Cek panduan lengkap UI-UX Design berikut.

3. Medium
Medium adalah sebuah platform publishing yang termasuk website portofolio online gratis
Medium adalah sebuah platform publishing

Contoh kali ini sebuah website khusus penyedia portofolio online seperti dua situs sebelumnya. Medium sebenarnya adalah sebuah platform publishing yang sering digunakan orang-orang untuk mengunggah tulisan panjang yang tidak dapat mereka unggah pada platform lain seperti Twitter. Walau begitu, Medium tetap bisa menjadi opsi terbaik bagi penulis yang ingin menghimpun hasil karyanya untuk melamar kerja.

Di dalamnya juga memiliki berbagai fitur yang menarik, seperti trending topic dan audience status. Pada audience status, pengguna dapat mengetahui secara berkala jumlah pengunjung tulisannya dan bagaimana pengunjung dapat menemukan tulisan penulis. Di samping itu, penulis dapat mengakses Medium secara gratis. 

Mau lancar Bahasa Inggris? Baca panduan lengkap bahasa Inggris, TOEFL, IETLS & Beasiswa ini.

4. Muck Rack
Muck Rack adalah webite yang menawarkan dua platform untuk penulis dan client
Muck Rack menawarkan dua platform untuk penulis dan client

Sebagai website portofolio online, Muck Rack memiliki kesamaan dengan Contently yang berfokus menghubungkan penulis freelance dengan client-nya. Berdiri sejak 2008, Muck Rack menawarkan dua platform, yaitu pertama untuk freelancer dan kedua untuk client yang sedang mencari jasa freelancer. Situs ini memberikan akses gratis pada platform freelancer. Namun, mereka mengenakan biaya untuk platform khusus client

Seseorang atau perusahaan yang terdaftar dalam platform client biasanya akan mendapatkan notifikasi bila terdapat tulisan baru yang berkaitan dengan kebutuhan perusahaan mereka. Penulis dapat memasukkan tulisannya pada Muck Rack dalam bentuk PDF dan tautan. Bahkan, penulis dapat mengetahui berapa ‘like’ yang artikelnya dapatnya. 

Baca juga: 5 Cara Membuat Portofolio Content writer

5. WordPress
Westie Portofolio Online Gratis - WordPress
Penggunaan WordPress dapat membantu content writer dalam meyakinkan perekrut

Sama seperti situs Medium, WordPress sebenarnya bukan website penyedia portofolio online. Namun, WordPress tetap bisa menjadi pilihan tepat bagi penulis untuk mengumpulkan tulisannya guna meyakinkan perekrut. Pada WordPress penulis dapat mengunggah tulisan-tulisannya yang belum pernah mereka publish sebelumnya. 

WordPress sangat cocok untuk kalian yang tulisannya belum pernah diunggah pada suatu situs. Kalian dapat menyetor tulisan secara rutin. Jika sudah ada beberapa tulisan, link WordPress kalian dapat membantu untuk melamar pekerjaan. Selain itu, WordPress dapat kalian nikmati secara gratis. 

Nah, itu dia 5 website penyedia portofolio online yang dapat membantu kalian untuk mendapatkan pekerjaan sebagai content writer. Jika ingin menjadi content writer yang bekerja di industri digital, kalian juga perlu Mengenal Search Engine Optimization. Kalian yang berminat terjun dalam bidang ini dapat mengikuti kelasnya bersama Myskill.id.

Mari terus belajar dan kembangkan skill di MySkill

Editor: Wida Kurniasih

Tinggalkan Balasan