Mengenal Sekuritas: Definisi, Jenis, dan Tips Memilihnya

2 min read

Salah satu elemen penting yang harus ada dalam transaksi pasar modal ialah sekuritas (security). Bahkan, dapat dikatakan bahwa keberadaan security merupakan sumber kekayaan dari para investor.

Lalu, apa itu sekuritas dan bagaimana cara tepat untuk memilihnya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

1. Definisi Sekuritas

Sekuritas
Pengertian security

Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, sekuritas merupakan bukti utang atau bukti pernyataan modal, seperti saham, obligasi, wesel, sertifikat, dan deposito.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), security adalah bukti utang piutang atau bukti kepemilikan modal dalam bentuk surat berharga yang dapat diperdagangkan, seperti obligasi, saham, hipotek, wesel, promes, sertifikat deposito, kupon, skrip, jaminan, right, dan opsi (securities).

Di samping itu, terdapat dua istilah lain terkait kegiatan investasi, yakni perusahaan sekuritas dan pasar sekuritas. Perusahaan sekuritas adalah lembaga negeri atau swasta yang bertugas untuk menjual sekaligus mengelola security .

Sementara itu, pasar sekuritas merupakan sebuah lembaga yang menjadi wadah dalam proses jual beli securities. Tidak hanya itu, pasar juga berperan untuk mengawasi jalannya transaksi di lingkungannya.

Di Indonesia sendiri, terdapat banyak perusahaan security yang beroperasi, sedangkan untuk pasar securities hanya ada satu yakni Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berlokasi di Jakarta.

2. Cara Kerja

Sekuritas
Tahap dan cara kerja pada security

Sebelum melakukan transaksi dan memperoleh keuntungan, calon investor akan mendapat tawaran mengenai security terlebih dahulu.

Selanjutnya, jika tertarik untuk membeli, calon investor dapat memilih dua opsi, yaitu menghubungi perusahaan securities atau terjun sendiri secara langsung ke pasar securities (BEI).

Baca juga: Bursa Efek Indonesia: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

3. Aktivitas dan Kegiatan Usaha

Sekuritas
Peran utama perusahaan securities

Secara umum, terdapat dua kegiatan utama perusahaan sekuritas, yakni sebagai berikut:

  • Menjadi Perantara Perdagangan Efek (Broker Dealer)

Kegiatan usaha pertama perusahaan securities adalah menjadi perantara jual beli efek, baik untuk kepentingan pribadi atau pihak lain. Perusahaan dapat bertindak sebagai perantara jual beli dengan pengawasan Bursa Efek Indonesia (BEI) atau melakukan transaksi di luar BEI yang disebut dengan over the counter (OTC).

  • Menjadi Penjamin Emisi Efek (Underwriter)

Tugas berikutnya dari perusahaan securities adalah menjamin kemudahan client emitennya ketika melakukan IPO (initial public offering) atau penawaran saham kepada publik. Selain itu, perusahaan juga berperan untuk melengkapi administrasi, mengeluarkan tanggal perilisan saham pada publik, dan masih banyak lagi.

4. Jenis-Jenis Sekuritas

Macam-macam security
  • Surat Utang atau Obligasi

Jenis security yang pertama adalah surat utang atau obligasi. Obligasi merupakan sertifikat berharga yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah dengan nilai nominal dan waktu jatuh tempo tertentu. Adapun beberapa contoh dari sekuritas jenis ini adalah Surat Utang Negara (SUN), Saving Bond Ritel (SBR), sekuritas syariah yang berupa sukuk (surat berharga syariah), dan masih banyak lagi.

  • Saham atau Ekuitas

Jenis security berikutnya adalah ekuitas yang pada umumnya lebih dikenal dengan istilah saham. Saham merupakan bukti kepemilikan seseorang atas nilai suatu badan usaha yang berbentuk lot atau lembar saham.

Baca juga: Reksa Dana: Pengertian, Jenis, Keuntungan, dan Risikonya

5. Tips Memilih Sekuritas

Cara memilih perusahaan securities

Dari sekian banyak perusahaan securities yang ada di Indonesia, kita perlu memilih secara cerdas guna memperoleh keuntungan yang maksimal. Adapun berikut adalah beberapa tips yang harus diperhatikan dalam memilih sekuritas:

  • Pilih Perusahaan yang Terdaftar di OJK

Cara pertama sebelum memutuskan untuk memilih sekuritas adalah dengan melakukan checking apakah perusahaan tersebut terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini perlu kita lakukan agar keamanan transaksi terjamin dan bebas penipuan.

  • Perhatikan Sistem Transaksi di Dalamnya

Dalam memilih perusahaan sekuritas, kita harus memperhatikan aspek kemudahan saat bertransaksi. Terlebih, bagi para investor pemula, penting untuk mencari perusahaan dengan pelayanan yang sabar dan mau berdiskusi sehingga akan meminimalisir kesalahan pengambilan keputusan.

  • Ketahui Kualitas Manajer Investasinya

Manajer Investasi (MI) merupakan seseorang yang bertugas untuk melayani dan membantu client dalam menganalisis potensi sekuritas. Oleh karena itu, sebelum memilih perusahaan sebagai mitra investasi, penting untuk mengetahui kualitas manajer investasi terlebih dahulu melalui media internet atau testimoni orang-orang.

  • Cari Perusahaan dengan Tarif yang Sesuai Budget

Setiap perusahaan securities memiliki standar pelayanan dan tarif masing-masing. Dengan demikian, kita bisa melakukan riset agar bisa menemukan perusahaan dengan layanan terbaik sesuai budget.

Itulah penjelasan mengenai sekuritas dari segi definisi, jenis, dan tips memilihnya. Nah, di samping mempelajari seputar sekuritas, yuk, tingkatkan pula skill investasi kamu dengan mengikuti program E-Learning dan Bootcamp dari MySkill!

Editor: Deden Usman Hafidi