Rully Desthian Pahlephi Rully Desthian Pahlephi, 20. Senang menuangkan isi pikiran ke dalam tulisan. Menggemari cukup banyak hal: politik, sejarah, olahraga, psikologi. Hobinya bermain basket, sepak bola, memainkan alat musik, dan menonton film. Saat ini sedang berusaha untuk menjadi seorang jurnalis di media besar atau bahkan menciptakan media saya sendiri.

Cara Menulis Deskripsi Diri dalam CV dan Contohnya

3 min read

Deksripsi diri harus ditulis denganbaik

Deskripsi diri dalam CV merupakan menjadi bagian yang cukup krusial. Sebab, bagian tersebut bisa menentukan apakah recruiter mau membaca keseluruhan CV kamu atau tidak. Oleh karena itu, setiap pelamar kerja perlu mengetahui cara menulis deskripsi diri yang baik.

Nah, melalui artikel ini, MySkill.id akan memberikan tips menulis deskripsi diri beserta contohnya untuk berbagai profesi. Simak pembahasan di bawah ini, ya!

1. Apa Itu Deskripsi Diri?

Deskripsi diri dalam CV mampu menarik perekrut
Bagian deskripsi diri merupakan bagian yang sangat penting

Deskripsi diri merupakan profil diri sendiri yang terdiri dari beberapa kalimat dalam CV. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran singkat. Biasanya berisi riwayat pendidikan, pengalaman, dan keterampilan.

Walaupun kesannya sederhana, tetapi menulis deskripsi diri ternyata tidak sesederhana itu. Kita harus membuatnya secara singkat dan harus mampu membuatnya menarik di mata perekrut.

2. Tips Menulis Deskripsi Diri dalam CV

Ada beberapa tips untuk menuslis deksripsi diri
Menulis deskripsi diri tidak bisa dilakukan sembarangan

a. Pahami Deskripsi Pekerjaan

Tips pertama adalah dengan membaca dan memahami deskripsi pekerjaan dari suatu lowongan kerja. Ketahui tipe pekerja seperti apa yang mereka sedang cari. Jika kamu merasa sesuai dan memiliki kualifikasinya, ceritakanlah mengapa kamu cocok dengan pekerjaan tersebut dalam deskripsi diri.

b. Kemukakan Keterampilan dan Prestasi

Satu hal yang tidak boleh kamu lewatkan untuk kamu tuliskan pada deskripsi diri adalah keterampilan dan prestasi yang relevan dengan pekerjaan. Kamu perlu menuliskan hal ini secara singkat, tetapi tetap dapat menarik perhatian perekrut

Agar isinya tidak terlalu panjang, kamu tidak perlu menuliskan semua keterampilan yang kamu miliki. Cukup menuliskan hal yang paling dikuasai dan dirasa paling membangggakan. Buatlah informasinya secara singkat dan padat akan informasi.

c. Menjelaskan Pencapaian

Perekrut akan tertarik jika kamu menjelaskan pencapaian yang kamu raih pada pekerjaan sebelumnya. Apalagi jika pencapaian tersebut relevan dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar.

d. Gunakan Angka dan Simbol

Pencapaian yang kamu jelaskan dengan angka/simbol akan terlihat lebih menonjol dan lebih akurat. Tujuan lainnya juga agar perekrut lebih mudah dalam membaca CV-mu. Contohnya, “Berhasil menaikkan penjualan sebesar 20% per tahun”.

3. Hal yang Perlu Dihindari Saat Menulis Deskripsi Diri dalam CV

Deskripsi diri harus diperhatikan dengan baik
Kesalahan dalam penulisan dapat merugikan kandidat

a. Kesalahan Penulisan

Pastikan tidak ada typo dalam penulisan deskripsi diri pada CV kamu. Jika kamu melakukannya, hal ini bisa berdampak buruk pada lamaran kerjamu sebab meninggalkan kesan pertama yang buruk di mata recruiter.

b. Menuliskan Kebohongan 

Mereka yang menuliskan kebohongan umumnya mencantumkan keterampilan, prestasi, dan pengalaman palsu. Kamu wajib menghindari hal ini karena suatu kebohongan memerlukan kebohongan lainnya.

Para recruiter juga biasanya melakukan pengecekan tentang apa yang pelamar tulis dalam CV. Jika terbukti berbohong, maka nama kandidat tersebut akan dicoret dan dimasukkan dalam blacklist perusahaan. Bahkan, perekrut juga bisa saja menginformasikan kebohongan ini kepada perekrut dari perusahaan lain, lo!

c. Terlalu Banyak Informasi

CV yang menarik bukanlah CV yang sangat panjang dengan informasi yang terlalu banyak. Beberapa hal tidak perlu kamu tuliskan dalam CV, seperti identitas yang berlebihan, agama, status pernikahan, dan informasi lain yang tidak berkaitan dengan pekerjaan.

Baca juga: 5 Kesalahan Sepele dalam Penulisan CV yang Membuatmu Gagal Dilirik Employer

4. Contoh Deskripsi Diri untuk CV Berbahasa Indonesia

Contoh deskripsi diri
CV tidak harus ditulis dalam Bahasa Inggris
  • “Lulusan S1 Desain Komunikasi Visual dari Universitas X. Berpengalaman 3,5 tahun dalam dunia desain grafis. Menguasai bermacam-macam software seperti Adobe Illustrator, CorelDRAW, Adobe Photoshop. Berpengalaman dalam pembuatan storyboard dan visual untuk berbagai kebutuhan pemasaran. Sekarang sedang mencari posisi desainer grafis senior untuk meningkatkan karier dan kualitas perusahaan.
  • “Saya merupakan orang yang kreatif dan terbiasa dalam pembuatan konten seperti artikel, video, atau gambar untuk media sosial. Selama satu tahun bekerja, saya berperan untuk meningkatkan trafik situs web sebesar 35%. Kreativitas yang saya miliki juga berperan penting dalam meningkatkan keterampilan memecahkan masalah sehingga saya bisa mencari solusi saat ada kendala.”
  • “Customer service specialist berpengalaman selama tiga tahun. Memiliki kemampuan problem solving dan kreatif. Berhasil meningkatkan loyalitas pelanggan hingga 50%. Saya mencari posisi sebagai sebagai supervisor agar dapat meneruskan karier di bidang manajemen.”

Baca juga: Lebih Baik Mencantumkan IPK atau Pengalaman Organisasi di CV? Ini Jawabannya

5. Contoh Deskripsi Diri untuk CV Berbahasa Inggris

Contoh deskripsi diri untuk CV berbahasa Inggris
CV Bahasa Inggris cocok untuk perusahaan Internasional
  • “I am looking to secure a position within Digital Media, where I can bring immediate, strategic value for your company’s vision. During my recent work, I have contributed to a large variety of projects which showcase multiple aspects of a company’s purpose. I have worked group and solo projects which developed successful relationship with internal staff and external businesses.”
  • “I’am a highly creative, ambitious, and experienced content editor with more than 3 years of experience in managing marketing campaigns and projects by evaluating Instagram captions, blog posts, and more. Passionate about working in a digital marketing agency where I can be involved in a department and deliver the best results for clients, shareholders, and partners in all sectors.”
  • “Enthusiastic fresh graduate with a Master’s degree in Human Resources Management. Skilled with social media and looking forward to leveraging it to discover the best candidates out there.”

Setelah mendapatkan informasi tentang menulis deskripsi diri, tentu sekarang kamu sudah tahu cara menulisnya dengan baik, kan? Nah, untuk lebih memahami cara membuat CV secara keseluruhan, kamu bisa mengikuti kelas Membuat CV yang Impresif dari MySkill.id. Harganya juga terjangkau, lo! Yuk, segera daftar kelasnya!

Baca juga: Organisasi, Internship, dan Volunteer: Mana yang Perlu Dicantumkan dalam CV?

Editor: Wahda Nur Lestari

Rully Desthian Pahlephi Rully Desthian Pahlephi, 20. Senang menuangkan isi pikiran ke dalam tulisan. Menggemari cukup banyak hal: politik, sejarah, olahraga, psikologi. Hobinya bermain basket, sepak bola, memainkan alat musik, dan menonton film. Saat ini sedang berusaha untuk menjadi seorang jurnalis di media besar atau bahkan menciptakan media saya sendiri.