Atasan Resign? Jangan Khawatir, Ini 5 Hal yang Dapat Kamu Lakukan

2 min read

Tips saat atasan regin

Fenomena resign merupakan hal yang biasa terjadi di dunia kerja. Namun, apabila hal tersebut terjadi secara mendadak, maka itu bisa membuat repot. Apalagi jika yang melakukan resign adalah atasan. Kejadian ini akan membuat bawahannya kehilangan leader secara tiba-tiba yang bisa jadi berdampak pada pekerjaannya. 

Nah, untuk menjawab kebingungan ini, MySkill akan memaparkan tentang lima hal yang bisa kamu lakukan ketika atasan resign. Untuk membantumu keluar dari situasi tidak mengenakkan ini. Yuk, simak artikel ini sampai habis!

1. Tetap Tenang Walaupun Atasan Resign

Bersikap tenang saat atasan resign. pexels
Tetap tenang merupakan hal yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah

Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah tetap tenang meski dalam situasi kehilangan leader. Ketika atasan mengumumkan pengunduran diri, mungkin respons alamimu adalah terguncang. Hal tersebut memang wajar, tetapi kamu harus bisa menangani situasi tersebut dengan berusaha untuk tetap tenang.

Walaupun kepergian atasan akan menyebabkan perubahan struktur perusahaan, cobalah untuk tetap tenang agar kamu bisa memproses dan menyikapi situasi dengan baik agar tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

2. Cari Tahu Alasan Atasan Resign

Mencari tahu alasan atasan resign. Pexels
Cari tahu alasan dengan berhati-hati

Ada baiknya jika kamu mengetahui alasan mengapa atasanmu resign. Dengan demikian, kamu bisa lebih mengerti mengapa dia harus mengundurkan diri sehingga dapat lebih berbesar hati menerima keputusan tersebut.

Kamu juga harus menanyakan ini dengan hati-hati, karena untuk beberapa orang, alasan resign adalah suatu hal yang sensitif. Jika memungkinkan, cobalah untuk menanyakannya secara. Namun, jika itu sulit, cobalah tanyakan kepada beberapa orang di kantor.

3. Jangan Terlalu Emosional

Tetap tersenyum
Terlalu emosional akan memberikan dampak tidak baik

Hal ketiga yang bisa kamu lakukan ketika menemui atasan yang memutuskan untuk resign adalah jangan terlalu terbawa emosi. Kamu mungkin telah membangun hubungan yang baik dan sudah menganggapnya sebagai teman sehingga kamu merasa ditinggalkan ketika dia memutuskan untuk mengundurkan diri.

Dalam situasi ini, janganlah terlalu terbawa emosi. Ingatlah bahwa atasanmu buat pasti sudah memikirkan keputusannya matang-matang dan memiliki alasan yang kuat. Apalagi jika dia merupakan leader yang baik, tentu dia telah memikirkan cara agar transisi perubahan struktur berjalan lancar.

Jadi, jangan berpikir bahwa mantan atasanmu adalah orang yang jahat karena telah meninggalkanmu. Sebaiknya, cobalah ketahui alasannya, mendukung keputusannya, dan tawarkan bantuan untuk membantu proses transisi. Ciptakanlah kesan terakhir yang positif dan tetap berhubungan baik dengan mantan atasanmu.

Baca juga: 7 Alasan Resign Untuk Pertimbangan Berhenti Kerja

4. Tingkatkan Performa

Tunjukkan performa. Pexels
Harus tetap dalam performa terbaik

Kehilangan sosok leader bisa menjadi tantangan untuk tetap memberikan performa yang baik di tempat kerja. Jika memungkinkan, kamu bisa mengajak mantan atasanmu untuk bertemu membahas pekerjaan dan meminta saran untuk meningkatkan kemampuanmu dalam bekerja. Jika dia leader yang baik, maka dia tidak akan keberatan untuk berbagi pengalamannya.

Pengunduran diri atasan juga akan membuatmu untuk meng-handle pekerjaannya. Usahakanlah untuk mengambil alih pekerjaan yang sebelumnya menjadi tanggung jawab atasanmu. Maka dari itu, kamu harus memberikan effort lebih agar semua pekerjaan terselesaikan dengan baik.

Meskipun perubahan besar akan terjadi ketika atasan mengundurkan diri, hal yang harus kamu lakukan adalah tetap profesional dengan tetap mempertahankan performa yang baik dan usahakan untuk tidak terpengaruh dengan apa pun.

5. Pertimbangkan Kesempatan

Pertimbangkan peluang yang terbuka karena atasan resign.
Terbuka kesempatan untuk promosi

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan adalah mempertimbangkan kesempatan yang terbuka untuk kenaikan jabatan, seiring terjadinya kekosongan pada posisi yang ditinggalkan mantan atasanmu.

Usahakanlah untuk coba berbincang dengan mantan atasanmu mengenai pekerjaan dan skill yang dibutuhkan untuk mengisi posisi tersebut. Kamu bisa meminta masukan mengenai hal yang mesti diperbaiki agar bisa menjadi penggantinya dan jangan takut untuk menyampaikan ide-ide yang kamu miliki tentang pekerjaan pada posisi tersebut.

Kehilangan atasan boleh jadi merupakan sesuatu yang memberatkan. Namun, setiap orang pasti memiliki alasan tersendiri ketika memutuskan resign. Jika atasanmu memutuskan untuk mengundurkan diri, maka ini adalah kesempatan untuk mengisi posisi tersebut. Namun, untuk mengisi posisi atasan, kamu pasti memerlukan berbagai keterampilan, kan? Nah, MySkill punya banyak kelas untuk meningkatkan kemampuanmu. Yuk, tingkatkan kemampuanmu bersama MySkill.

Baca juga: Mau Resign Kerja Baik-Baik? Simak Tips Berikut!

Editor: Wahda Nur Lestari